
...Saat kepercayaan yang di berikan kepadamu...
...Tapi kepercayaan itu kau salah gunakan...
...Maka saat itu tak akan ada lagi kesempatan ...
...Kesempatan berikutnya...
...Saat di berikan kepercayaan ...
...Jangan kau sia-siakan kepercayaan itu...
...Memang kadang masih ada yang memberikan kesempatan ketiga...
...Tapi semua tak akan lagi sama ...
...Seperti kepercayaan pertama ...
...Kepercayaan yang sempurna ...
...Ibarat kepercayaan itu seperti Cermen yang sudah pecah...
...Lalu di perbaiki kembali seperti semula...
... Pasti cermen itu ada bekas retakannya...
...Begitupun kepercayaan seseorang yang kita khianati...
...Akan susah di perbaiki seperti semula...
..."@_Bintang_@"...
...π πΈ πΈ πΈ π...
__ADS_1
Beberapa hari kemudian,,
Setelah di malam itu saat kecurigaan Bintang tak membuahkan hasil jawaban kejujuran dari suaminya . Berapa-apa hari ini Biru pulang selalu telat dan setiap Bintang mau mencuci baju Suaminya selalu bau parfum tak seperti di pakai Biru, bau parfumnya seperti parfum perempuan. Tak hanya sekali atau dua kali Bintang mencium bau parfum di baju suaminya saat pulang ke rumah. Akhirnya suatu hari Bintang bertanya untuk memastikan parfum siapa yang menempel di baju suaminya setiap harinya.
" Bang, Bekas parfum siapa yang selalu menempel di baju Abang setiap Abang pulang kerja ? Seperti bau parfum perempuan ?" tanya Bintang.
"Ooh, Itu bau parfum teman Abang . Teman Abang itu suka banget peluk Abang saat berpisah di parkiran. Padahal Abang tak suka Dia peluk takut Adek salah paham nantinya. Soalnya Dia suka banget pakai parfum ceweknya. "balas Biru.
"Masa setiap hari pulang kerja selalu berpelukkan "pikir Bintang.
"Oooh " Kata Bintang.
...π π π π π ...
Entah kenapa hari ini Bintang ingin makan siang di luar.
"Hari ini aku pingin banget makan Ayam Geprek, mau membuatnya bahannya tidak ada makan di luar saja kalau begitu. Bulan, juga masih di rumah Neneknya. Lama juga tidak makan siang di luar semenjak Bulan lahir. "Kata Bintang.
Setelah berpikir lama Bintang memutuskan makan siang di luar, sambil nostalgia saat masih sendiri. Tak ingin berlama-lama membuang waktunya, Bintang mulai bersiap supaya tak akan lama keluarnya nanti keburu Bulan pulang dari rumah Neneknya. Hanya membutuhkan waktu lima menit Bintang sudah siap. Tinggal menunggu ojek online yang sudah Bintang pesan sebelum bersiap-siap tadi.
"Dengan Neng Bintang " tanya Ojek Online yang Bintang tunggu.
"Iya, Bang "jawab Bintang.
"Ayo naik Neng . Sesuai alamat tadi kan Neng ?" Kata sang Abang Ojek.
"Betul Bang "jawab Bintang.
Mereka langsung berangkat ketujuan sesuai alamat di aplikasi yang telah Bintang berikan saat memesan Ojek Online tadi.
Tak membutuhkan lama 30 menit akhirnya Bintang sampai ketujuan.
"Berapa Bang ?" tanya Bintang .
__ADS_1
"Cuma 30 Ribu saja untuk Neng yang manis ini,, hehehe"jawab Abang Ojek sambil merayu Bintang.
"Hehe ini Bang Uangnya. Makasih ya Bang ?" balas Bintang sambil ikut tertawa dengar rayuan Abang Ojek.
"Sama-sama "ucap Abang Ojek.
Setelah membayar Abang Ojek Bintang langsung masuk ke resturan yang menyediakan makanan yang di inginkan Bintang. Bintang mencari tempat duduk yang tak jauh dari pintu masuk dan bisa melihat pemandangan luar Resturan .
"Selamat siang Kak, mau pesan apa ? "tanya pelayan.
"Aku mau pesan Ayam Geprek pakai nasi putih, terus minumnya Es Capucinno "jawab Bintang.
"Oke Mbak, di tunggu pesanannya "balas pelayan Resturan
Bintang pun menikmati pemandangan resturan sambil mengabdikan pemandangannya tersebut dengan Camera phonselnya, sambil menunggu pesanannya datang. Tak sengaja camera phonselnya menangkap pemandangannya sepasang kekasih baru saja masuk Restro dengan bergandengan tangan dengan mesra merekapun duduk di belakang Bintang. Setelah memesan makan siang sepasang kekasih tersebut asyik bercanda dengan tangan sang cowok tak lepas selalu memegang tangan sang Cewek . Hati Bintang sungguh perih melihat pemandangan sepasang kekasih yang asyik dengan dunianya tanpa memikirkan perasaan istri dan anak di rumah.
Sungguh miris perasaan Bintang sudah di bohongi di selingkuhi pula . Tak cukup kah kesempatan kedua yang di berikan Bintang untuk Biru agar bisa berubah dan tak membuat Bintang kecewa begitu dalam.
"Kak, ini pesanannya sudah siap " suara pelayan membuat Bintang cepat-cepat menghapus air matanya yang hampir jatuh.
"Makasih Mbak? "jawab Bintang.
"Sama-sama Kak "balas pelayan.
Setelah pelayan pergi Bintang langsung memakan pesanannya agar cepat pulang . Selama 10 menit Bintang memyelesaikan malam siangnya. Kemudian Bintang membayar pesanannya ke kasir tanpa melihat ke belakang takut menambah sakit hati dan kecewanya.
... πΌ πΉ πΉ πΉ πΌ...
Bersambung....
...πΌ π¦ π¦ π¦ πΌ...
Sampai di dulu ya Reader ?
__ADS_1
Jangan lupa vote, like dan comment nya?