
...Sinar rembulan menemani malam ku...
...Ada kalanya malam ditemani hujan...
...Ada kalanya malam terang rembulan menyinari bumi...
...Seperti itu juga kehidupan...
...Ada kalanya hidup ku bahagia...
...Ada kalanya hidup ku sedih...
...Ada kalanya kita sehat...
...Ada kalanya kita sakit...
...Semua kehidupan ini tak luput dari skenario-Nya...
...Kita hanya sebagai aktor aktris nya di bumi ini...
...Jalani kehidupan kita sebagaimana mestinya...
...Sebagaimana takdir kehidupan kita...
...Jangan selalu merasa tersakiti...
__ADS_1
...Karena padahal di atas semua deritamu di dunia ini...
...Akan Allah SWT bayar di dunia ini...
...Namun , bila di dunia ini kecewa belum di gantikan Allah SWT...
...Bisa nanti saat di akhirat rasa kecewamu akan di gantikan...
...Dengan begitu banyak kebahagian yang tak pernah kamu bayangkan...
...πΉπΉπΉπΉπΉ...
Waktu tak terasa malam telah datang menggantikan sang mentari untuk menemani malam . Kini waktunya semua orang mengistrihatkan badan dari penatnya rasa lelah tuk mengais rejeki . Lelahnya menghadapi dunia yang penuh sandiwara. Malam hari dipergunakan untuk memulihkan tenaga agar esok hari lebih segar lagi menjalankan aktivitas Esok hari. Namun, tidak dengan Bintang, ia harus tetap terjaga karena tiba-tiba badan Bulan deman. Saat selesai makam malam di lanjutkan kumpul keluarga memang Bulan sudah kurang enak badan.
Namun, saat Bintang cek Bulan apakah sudah tidur atau belum. Saat itu Bintang memperbaiki selimut Bulan tak sengaja tangan Bintang menyentuh badan Bulan yang lagi deman.
Sebelum tidur memang Bintang selalu mencek keadaan Bulan apakah benar-benar sudah tidur . Dulu Bulan selalu tidur larut malam, sehingga sekarang harus di ingat kan dulu agar cepat tidur dan jangan terlalu malam tidurnya. Bila Bulan susah tidur maka Bulan minta bacakan dongeng , atau Bulan di nyanyikan lagu Islami. Kadang Bintang sampai ketiduran di kamar Bulan habis bercerita. Kadang Mau menidurkan anak malah Mamanya juga ikut tidur .Pernah juga terjadi , belum selesai bercerita sudah tidur duluan .malah yang di bacakan cerita belum ngantuk dan matanya masih segar baget lagi.
Melihat Bulan sedang tak baik-baik saja Bintang bergegar keluar untuk mengompes Bulan .Karena bila saat badan Bulan demam pasti ada yang sakit di badannya, misalnya karena jatuh tadi pasti ada yang sakit di dalam. Mungkin tadi tidak ada luka di luar yang terlihat tapi belum tentu luka di dalam apakah ada atau tidak ada.
Saat di bawa tukang urut baru ketahuan sakitnya. Tapi, Bintang bersyukur demamnya cepat turun setelah di kompres tadi. Bintang selalu khawatir dan tak tenang bila Bulan sudah demam. Dulu saat kecil Bulan pernah sakit, badannya sangat panas semua. Saat tidur kadang mengigau sampai tangan menunjuk kearah yang tak tentu.
"Tu,,tu,,ada antu ? Ma angan ingal akan Bulan ?"ucap Bulan saat badan keadaan panas.
Saat itu padahal mata Bulan masih terpejam tapi tangannya tak hentinya menunjuk ke segala arah .Bulan sampai ketakutan entah apa yang Bulan lihat. Kata orang tua anak kecil/bayi memang bisa melihat makhluk halus, entah itu hanya mitos atau fakta Bintang tak tahu juga kebenarannya.
__ADS_1
Masa-masa itu yang masih sangat membekas di hati Bintang saat Bulan jatuh sakit . Bintang selalu khawatir berlebihan bahkan tak bisa tidur dengan tenang sampai Bulan sudah sehat kembali baru Bintang tak khawatir lagi. Begitupun malam ini Bintang tak beranjak sedikitpun meninggalkan kamar Bulan.
Cup,,
"Semoga cepat sayang ? Sehat kembali beraktifitas kembali ?" Do'a Bintang.
Setelah Bintang mencium kening Bulan,Bintang juga ikut merebahkan dirinya di samping Bulan. Bintang berharap ikut tidur di kamar Bulan akan mudah cek keadaanBulan.Namun,lama kelamaan Bintang juga ketiduran di samping Bulan. Walau kadang sebentar-bentar Bintang terbangun untuk menggantikan kompres Bulan .
...ππΉπΉπΉπ...
Mentari kini menyapa hari, sang rembulanpun meredup seiring pagi datang. Cahayanya menyilaukan mata, tirai-tirai jendela mulai terbuka menyambut sejuknya udara pagi hari.
Begitu pun sejuknya dan dinginnya suasana di waktu subuh, sampai mengganggu kenyamanan tidur setiap orang.Begitu juga dengan Bintang, di saat orang-orang masih enggan bangun pagi nyaman tidur di balik selimut. Bintang yang sudah terbiasa bangun subuh , hawa dingin di pagi hari tak membuat Bintang bermalas-malasan .Sebelum keluar kamar Bintang terlebih dulu mencek demam Bulan apakah sudah turun atau belum ?
"Alhamdulilah demamnya sudah mendingan " ucap Bintang saat sudah cek demam Bulan.
Bintang bersyukur demam Bulan sudah berkurang tak panas seperti pertama kali Bintang periksa. Walaupun sore hari nanti harus di bawa ke tukang urut untuk memastikan tidak ada yang sakit di dalam tubuh Bulan.
Setelah memastikan keadaan Bulan dan memperbaiki selimut Bulan, Bintang kembali ke kamarnya untuk mandi dan shalat subuh. Kemudian menyiapkan sarapan pagi dan mulai buka ruko.
...ππΉπΉπΉπ...
Bersambung...
...πΌπ¦π¦π¦πΌ...
__ADS_1
Selamat menjalankan aktivatas semuanya ?π