
Perkenalkan namaku Cahaya Mentari, keluarga ku biasanya memanggilku cahaya tapi di kampus mereka memanggilku 'si jelek', si'kutu buku', dan Panggilan merendahkan lainnya.
Bisa di mengerti kenapa mereka begitu saat melihatku pasti Karena penampilan ku, yah benar aku memang terbiasa dengan pakaian yang bagi sebagian orang tidak akan mungkin mau di pakai lagi Di zaman fashion yang Sangat berkembang seperti sekarang, baju kebesaran yang sudah ketinggalan zaman kata mereka tapi nyaman menurutku, Kacamata tebal ciri khas ku,rambut yang di kepang kadang juga di gulung ke atas, dan wajah tanpa make up,tapi inilah kenyamanan buatku tak peduli bagaimana pemikiran orang terhadapku, selama aku merasa tidak ada yang salah maka tidak perlu di pikirkan.
Hari hari belalu seperti biasanya dengan kegiatan ku yang akhir akhir ini lebih banyak ku habiskan di kampus dari pada tempat lainnya, bukannya tanpa alasan, yah seperti kebanyakan mahasiswi lainnya harus mengerjakan tugas ini itu dan lain sebagainya.
Tak terasa jam istirahat pun tiba, dosen yang selesai mengajar mulai membereskan barang bawaannya, begitupun dengan ku. Tapi, dari kejauhan terlihat tiga wanita berjalan menghampiriku dan semakin dekat, aku tau siapa mereka dan sudah biasa menghadapi mereka, salah satu dari mereka adalah primadona kampus namanya Laras dan entah siapa nama dua temannya, nanti akan ku beritahu setelah ku ingat jadi sebut saja mereka laras beserta dayang dayangnya ..
" Hey cupu" kata laras sambil duduk di dekat cahaya di ikuti ke 2 temannya
tetapi cahaya tidak menghiraukannya dan tetap melanjutkan membereskan barang barangnya, dan Itu membuat laras tambah kesal Karena tidak di hiraukan
" yah cupu kau tidak dengar? aku sedang memanggil mu" kata laras lagi.
tapi yah Karena memang cahaya orang yang tidak terlalu peduli sekitarnya jadi dia langsung berdiri setelah membereskan barang barangnya dan berjalan berlalu begitu saja meninggalkan mereka yang semakin kesal Karena ketidakpedulian cahaya.
Tapi tiba tiba saja salah satu dari mereka menarik tas yang di pakai cahaya dengan keras untuk menghentikannya, lalu laras berjalan ke arah cahaya dan berkata,
"yah cupu kau sudah berani menentangku?" kata laras dengan suara yang cukup tinggi
"Apa mau mu? " kata cahaya karena dia sedang malas berurusan dengan mereka.
"mau ku? aku mau kau mengerjakan tugas ku"
kata laras dengan tidak tau malu
__ADS_1
"kenapa? " kata cahaya
" Karena aku sedang sibuk dan malas mengerjakannya" kata laras sambil bertingkah sok imut
" kenapa aku yang harus mengerjakannya? " kata cahaya
lalu salah satu teman laras menyahut
" Jangan banyak bertanya, kerjakan saja apa yang di perintahkan kepadamu"
"aku juga sibuk " kata cahaya sambil menghentakkan tangan wanita yang memegang tasnya hingga terlepas lalu berlari keluar kelas dengan cepat.
" yahhh cupu awas kau" teriak laras dan teman temannya yang mencoba mengejar cahaya tapi tidak bisa karena mereka memakai heals yang cukup tinggi dan susah untuk berlari, cahaya yang melihatnya hanya tertawa dan mengejek mereka.
karena merasa tidak ada yang mengikutinya lagi jadi cahaya pun bisa berjalan dengan santai menuju perpustakaan seakan tidak terjadi apa apa.
Saat masuk, perpustakaan terlihat sepi hanya ada satu atau dua orang yang terlihat sedang berbincang di balik rak buku, dan tanpa sengaja cahaya mendengar percakapan mereka. Karena rak buku yang cukup tinggi, cahaya tidak bisa melihat wajah mereka dengan jelas.
"aku menyukai mu" kata gadis tersebut sambil menunduk, tapi pria tersebut tidak merespon dan tetap melanjutkan memilih buku di rak di depannya.
"Minggir" kata pria Itu dengan dingin, lalu berlalu ke rak buku di sebelah gadis tersebut.
"Aku sudah lama menyukai mu" kata gadis itu lagi
"lalu? " tanya pria itu yang masih sibuk memilih buku
__ADS_1
"Aku hanya ingin mengatakan itu dan apa kau mau" kata gadis Itu sambil memainkan jarinya, belum sempat dia melanjutkan kata katanya tapi,pria Itu langsung menjawab
"Tidak, aku tidak menyukai mu" kata pria Itu dengan cueknya
"Apa yang tidak kau sukai dari ku? " kata gadis itu.
"Semuanya " jawab pria itu
cahaya yang ada di sana mau tidak mau mendengarnya tapi dia abaikan karena Itu bukan urusannya.
"kenapa kau sejahat Itu" kata gadis itu dengan sedih tapi si pria seakan tidak peduli dan tetap melanjutkan mencari buku yang ingin di bacanya.
"katakan dengan jelas apa yang tidak kau sukai" kata gadis itu lagi, pria itu menatap sekilas gadis itu lalu berkata
"Aku hanya tidak menyukai mu" kata pria itu
"kalau begitu wanita seperti apa yang Kau sukai?" kata gadis itu
"entahlah" jawab pria itu dengan cuek, merasa di permalukan gadis Itu lalu keluar sambil menghentakkan kakinya dengan kesal, cahaya melihat wanita itu pergi, dan tidak lama pria itu juga keluar dan duduk tidak jauh dari cahaya
lanjut ????
Tunggu kelanjutannya yah,
Bagi yang Penasaran siapa sosok pria tadi, bab selanjut nya akan di bahas dan ada rahasia yang di sembunyikan cahaya dari banyak orang, mau tau rahasianya Jangan lupa vote yah😁😀
__ADS_1