
Saat Rom melihat Evaluasi yang Sistem jelaskan, Dia hanya terdiam dan merasa beruntung. Tidak ada namanya harapan jika tidak melakukan apa-apa. Tapi Rom berbeda. Dia dari dunia lain yang memiliki akal sehat dan bekerja keras. Dirinya akan melakukan apapun dan berusaha untuk bertahan hidup. 'Dengan adanya Usaha, maka ada Harapan!' Usaha tidak membohongi hasil walau tak sesuai ekspektasi, tapi jika masih hidup, masih bisa berusaha lagi dan mencoba lagi.
Setelah itu, Rom pun mencoba fitur-fitur yang tersedia di Sistem, dengan menekan berbagai Opsi dan tutorial yang ada tersedia dengan penjelasannya. Dan Rom menyadari bahwa walaupun Sistemnya tampak rumit dan tidak terlalu berguna dari kelihatannya, ternyata itu sangat kuat dan penggunaannya relatif sederhana.
Dihalaman pertama dalam panel yang ada foto diri Rom adalah menampilkan 「Status」 disebelah kanan foto tersebut. Dan setelah mencoba, ternyata Sistem Kostumisasi Iblis ini sangat berguna dan kuat.
Dengan menggambar, membuat efek spesial dan perinciannya lalu menggabungkannya kedalam kolase untuk dipadukan dan menghasilkan sesuatu yang Kita inginkan. Dalam proses Perincian dan Animasi, Kita tidak perlu melakukannya secara manual, Sistem secara otomatis membaca pikiran Kita dan menjadikannya lebih baik.
Tetapi, ada satu hal yang harus dilengkapi ditahap akhir setelah penggunaan fitur-fitur tersebut, itu merupakan barang khusus yang mana adalah Jiwa!
Misalnya, Rom ingin membuat dirinya mempunyai sayap Iblis yang keren, pertama-tama dirinya akan menggunakan Pena yang ada dalam fitur 「Gambar」 untuk menggambar sayap Iblis, kemudian menggunakan fitur 「Tulisan」 untuk menentukan bahwa itu sepasang sayap Iblis yang dapat digunakan untuk terbang. Dia juga bisa menggunakan fitur 「Rincian」 untuk deskripsi sayap dan Fitur 「Efek Spesial」 jika Dia menambahkan Kemampuan Khusus seperti Api atau Es pada sayap Iblis. Lalu, Sistem akan mengkalkulasi jumlah Jiwa yang dibutuhkan untuk merealisasikan sayap Iblis tersebut.
Sepanjang seluruh kemajuan ini, bahan yang digunakan dalam menggambar, warna, dan efek khusus tidak memakan biaya apapun, dan Dia dapat menggunakannya sebanyak yang Dia mau. Namun, langkah terakhir tetap bayarannya, yaitu Jiwa!
Semakin detail Gambar-nya, semakin terperinci defenisinya. Semakin cantik Efek Spesial-nya, semakin banyak Kualitas dan Kuantitas Jiwa yang dibutuhkan.
Tentu Kita bisa menunda merealisasikan Proyek yang sudah dikerjakan, dengan fitur 「Simpan」 maka gambar yang sudah jadi dan belum direalisasikan karena kurangnya Jiwa bisa disimpan terlebih dahula dan memudahkan Kita untuk mengumpulkan Jiwa terlebih dahulu.
Ada juga jika Kita mencicil Jiwa Kita bayar untuk Proyek yang Kita kerjakan, dan tentu bisa dibatalkan dengan pengembalian Jiwa 100% tidak kurang.
Sederhananya, ini adalah sebuah Sistem Seni yang mana mengutamakan kesenian anda juga akal Anda untuk membuat sesuatu Model. Itu mengapa namanya Sistem Kostumisasi Iblis.
Menggambar bukanlah masalah bagi Rom begitu pula dengan Animasi yang mana Sistem bisa membantu, karena Rom terlahir dengan bakat Desain Seni sebelum terlahir kembali. Masalahnya adalah memperoleh Jiwa.
Awal-awal agak sulit! Jadi, bagaimana cara mendapatkan Jiwa pertama Saya?
Sinar Bulan dari Bulan Ungu mulai bersinar lebih terang dari sebelumnya saat Rom merenung. Radiasi disekutar semakin kuat, seperti pertanda. Sejumlah besar telur di pantai mulai menetas satu demi satu. Iblis kecil yang didalamnya mulai memecahkan kulit telur mereka dan merangkak keluar. Pantai yang tadinya sunyi kini menjadi hidup dengan suara retak dan gesekan antara kulit telur yang bergoyang-goyang dengan pasir magma dibawahnya. Segala macam suara aneh bermunculan dari telur-telur tersebut.
Telur Iblis mulai menetas dalam berkelompok, seolah-olah waktunya telah tiba.
Iblis kecil keluar dari telurnya, dan seluruh pantai tiba-tiba menjadi tempat kelahiran para monster.
Iblis kecil perlahan menetas satu demi satu, dan bentuk Mereka semua berbeda-beda. Beberapa dari Mereka adalah Humanoid seperti Rom, sementara yang lainnya memiliki bentuk tubuh binatang berkaki empat.
Selain itu, ada Iblis mirip dengan serangga yang mempunyai banyak kaki. Ada juga yang mempunya elytra di punggung Mereka dan mata faset seperti lalat.
__ADS_1
Selain bentuknya, warna kulit pun juga berbeda-beda. Sebagian besar berwarna merah tua, dan yang lainnya merah, ungu, cokelat, cyan, abu-abu, dan perak. Sebagian juga dengan kulit ganda yang mana saling tumpah tindih berbeda warna tapi serasi.
Rom yang melihat ini pun cukup takjub dengan perbedaan diantara Iblis. Ternyata sebutan Iblis hanya sebutan umum. Pembagian Ras dan Garis Keturunan juga cukup rumit diantara Iblis.
Berbeda dengan Rom yang sedang mengamati lingkungan setelah menetas, para Iblis kecil tersebut didorong naluri untuk memakan cangkang telur Mereka begitu Mereka menetas. Seluruh pantai dipenuhi oleh suara gemerisik dan gemericing saat beberapa Iblis tersebut mengunyah cangkang telur Mereka sendiri.
Rom menyaksikan hal tersebut dengan hati-hati, Dia tidak memiliki perasaan persahabatan dengan para Iblis kecil ini. Setelah mengamati seluruhnya, Rom menyadari sesuatu. Iblis kecil yang baru menetas ini berbeda dengan dirinya saat menetas.
Sebagian besar tubuh mereka relatif kering, tidak ada lendir yang banayak keluar seperti Rom saat Mereka menetas. Rom juga menyadari bahwa tubuhnya tidak sebesar Iblis kecil ini, juga tidak sekuat Iblis kecil dengan warna kulit yang sama dengannya.
'Apa ini akibat dari Lahir Prematur?' Batin Rom sambil melihat Iblis kecil keluar dari telur Mereka.
Rom memperhatikan salah satu Iblis kecil yang telah selesai melahap cangkang telurnya, lalu melakukan suatu hal yang membuat Rom terkejut dan merinding.
Iblis kecil tersebut bermata tunggal dengan badan yang cukup berotot dengan 4 tangan serta tanduk yang condong kedepan bukan keatas. Pupil matanya berbentu tambah (+) dengan warna kuning cerah dan sekitarnya merah. Dibelakangnya ada ekor pendek.
Rom memperhatikan Iblis ini menepuk perutnya dengan 2 tangan setelah selesai melahap cangkang telurnya. Lalu terlihat merenung sejenak lalu mengambil batu magma yang ada disekitarnya, lalu melompat kebelakangnya dimana itu lebih dekat dengan laut.
Ada cukup banyak telur yang belum menetas dekat pantai. Iblis berkata satu tersebut menemukan salah satu telur yang belum menetas, berwarna hitam dengan garis abu-abu yang mengelilinginya. Iblis bermata satu tersebut mengangkat batunya yang Ia pegang di ke empat tangannya lalu membenturkan batu tersebut ke telur tersebut.
Krak-
Lendir lengket bening pun mengalir keluar setelah kulit telur tersebut memecah. Iblis kecil di dalamnya sudah memiliki bentuk dan sepertinya menyadari bahaya yang Ia hadapi. Ia berusaha untuk membuka mata dan menggerakkan tubuhnya keluar dari cangkangnya, akan tetapi Iblis tersebut tidak bisa menunggu lama dan bertindak kejam. Iblis bermata satu tersebut mengangkat batu tinggi-tinggi lalu membenturkannya ke Iblis yang sedang bejuang keluar dari cangkang telurnya.
Jrek-
"Treekhg!!!"
Rasa sakit yang parah membuat Iblis kecil yang terjebak di cangkangnya menjerit keras setelah menerima benturan batu dari Iblis bermata satu. Iblis tersebut tidak bisa menghentikan tindakan kejam Iblis bermata satu yang menyerangnya karena gerakannya yang terbatas. Jeritannya perlahan lemah setiap batu membenturnya.
Dia secara tidak sadar mengetahui bahwa dirinya bakalan mati sebelum Dia menetas.
Rom yang melihat ini merasa ngeri dan tubuhnya menggigil kuat dan merasa terkena mental melihat adegan kejam dan berdarah dihadapannya. Rom menutup mulutnya menggunakan tangan mungil berkuku panjangnya.
Rom bisa melihat disekitar, sebagian besar Iblis kecil lainnya melakukan hal yang sama terhadap telur yang belum menetas sama dengan apa yang dilakukan Iblis bermata satu tersebut. Tampaknya Mereka setuju dengan teriakan Mereka. Mereka menggunakan batu-batu ditanah sebagai senjata untuk memecahkan telur-telur Iblis yang belum menetas dan kemudian membunuh Iblis kecil yang ada didalam telur tersebut.
__ADS_1
Rom merasakan hawa dingin di punggungnya setelah memperhatikan adegan kejam dan berdarah dipandangannya. Rom mengetahui kalau di kehidupan sebelumnya, bahwa para Iblis sangat kejam.
Tapi setelah dengan transformasinya yang menjadi Iblis itu sendiri setelah terlahir kembali, dan menyaksikan kekejaman para Iblis didepannya dengan mata kepala sendiri membuat Rom menggigil hebat dengan tubuhnya yang kecil tersebut.
'A-Apakah ini Aturan Hukum bertahan hidup di Dunia Iblis ini?' Batin Rom dengan kengerian diwajahnya.
...🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳...
...🅑 🅔 🅡 🅢 🅐 🅜 🅑 🅤 🅝 🅖...
...🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳...
Terima kasih sudah membaca :
...💠 Sistem Kostumisasi Iblis 💠...
Jika ada Kesalahan dalam Penulisan atau Typo, berikan Saran dan Kritikan Anda di kolom Komentar.
ℹ️ Dukung terus novel Sistem Kostumisasi Iblis dengan cara :
•Like 👍
...•Komen 💬...
^^^•Vote 🎫^^^
•Hadiah 🎁
...•Favorit ❤️...
^^^•Bagikan 👥^^^
...----------------...
...🇮🇩 ⧼ R'56 ⧽ 🇮🇩...
__ADS_1
...----------------...