Sistem Kostumisasi Iblis

Sistem Kostumisasi Iblis
[SKI A01] Bab 05 • Bertarung Melawan Iblis Bermata Satu


__ADS_3

Setelah cakar Rom selesai termodifikasi, dirinya langsung mendongak keatas dan melihat kedepan bahwa Iblis bermata satu terlihat marah dan berlari ke arah dirinya.


"Kroark!!!" Raung Iblis bermata satu yang berjalang dengan merangkan menggunkan 2 tangan dan sepasang kakinya, sedangkan 2 tangannya lagi diarahkan kedepan layaknya seperti tanduk dengan telapak tangan yang siap untuk mencengkram.


"Sial-Triekt!!!" Ucap Rom dan dengan panik berusaha berdiri sebisa mungkin.


Dirinya masih merasakan nyeri di tubuhnya setelah selesai beradaptasi dengan modifikasi cakarnya. Rom dengan tubuh menggigil sambil menggertakkan gigi berusaha berdiri dan-


Buk-


"Kuahk-Triekt-"


Rom terlempar karena serudukan Iblis bermata satu yang menerjang dirinya saat berusaha berdiri. Rom terlempar sejauh 10 meter dari tempatnya berdiri semula.


"Bangsat-Triekt!" Ucap Rom dengan marah.


Ia pun bangkit dengan berdiri bersusah payah dan merentangkan cakarnya bersiap menyerang.


"Triekt!!!" Raung Rom.


"Kroark!!!" Raung Iblis bermata satu yang terprovokasi oleh Rom, lalu Iblis bermata satu pun menerjang kearahnya dengan melompat.


Dua tangan Iblis bermata satu sudah dikepalkan dan diangkat tinggi-tinggi saat melompat. Rom yang melihat ini pun bersalto dan bermanuver ke belakang dengan cepat.


Boom-


Asap bertebaran dimana-mana karena pukulan Iblis bermata satu, Ia yang menyadari bahwa dirinya tidak mengenai targetnya pun meraung-raung lalu mencari dimana keberadaan Rom.


Rom yang membungkuk dengan kepala condong kedepan, cakar kanannya itu letakkan didepan mencakar tanah dan bersiap menerjang dengan posisi berlari. Setelah asap perlaha mulai menghilang, Rom pun berlari menerjang ke arah Iblis bermata satu dengan cepat.


Rok sudah mengetahui dirinya tidak bisa berlari untuk bersembunyi karena Iblis bermata satu itu terlihat marah dan akan memburunya sampai mati. Mau bagaimana lagi, Rom harus melawannya dengan cakar baru dan tubuh yang sudah berevoli karena beradaptasi dengan modifikasi cakar barunya.


'Lihatlah, akan kupotong ginjal ginjal Kau lalu menggunakan Jiwa mu untuk memperkuat diriku! Hahaha, jadilah modalku Bangsat!' Batin Rom yang menyeringai saat berlari menerjang kearah Iblis bermata satu.


Iblis bermata satu yang menyadari akan adanya bahaya pun langsung bereaksi dan menoleh kebelakang dan melihat Iblis kecil aneh yang Ia tergetkan sudah berada dibelakangnya.


Crek-


"Kroark!!!" Erang kesakitan Iblis bermata satu karena terkena cakaran Rom tepat perut bagian kanan.


Rom tersenyum melihat hal ini lalu mencakarnya secara bertubi-tubi, hingga perut Iblis bermata satu itu terbuka karena cakarannya dan mengeluarkan darah hijau yang banyak.


Iblis bermata satu yang meraung-raung itu pun menepis kedepan dimana Rom berada secara membabi buta yang membuat Rom terbang.


"Kuhkh-"


Rom ditepis hingga melayang, tetapi Rom sudah mengantisipasi keadaan tersebut dengan menyilangkan kedua tangannya didadanya untuk melindungi tubuhnya.


Rom bermanuver sekali lagi di udara dan mendarat dengan baik. Rom merasakan kedua lengannya sedikit keram dan kesemutan karena pukulan Iblis bermata satu tersebut. Rom menyadari bahwa Kekuatan Fisik Iblis bermata satu lumayan tinggi, sehingga membuat Rom sedikit waspada dan menerjang kembali.


Para Iblis kecil lainnya hanya menghiraukan pertarungan tersebut dan Mereka bertarung satu sama lainnya, kadang ada yang mencuri mangsa Ibli kecil yang lebih lemah yang mana sudah mengalahkan Iblis kecil yang lain. Kadang ada yang berkelompok dan bekerja sama membunuh yang lebih kuat, akan tetapi kelompok tersebut berakhir dengan rusuh karena saling merebut Jiwa lalu bertengkar satu sama lain dan saling membunuh.

__ADS_1


"Koaek!!!" Raung Iblis bermata satu.


Iblis bermata satu sekali lagi menerjang kearah Rom lalu meninjunya secara membabi-buta, dengan empat tangan miliknya yang jelas bahwa Iblis bermata satu memiliki kelebihan dalam bertinju, adegan tersebut terlihat mirip dengan adegan 'Jojo' dengan efek suara 'Mudamudamudamudamuda!' yang mmbuat Rom bernostalgia sejenak dan kewalahan dengan serangan Iblis bermata satu yang secara bertubi-tubi dilayangkan kepadanya.


Rom mau tidak mau harus mundur kebelakang dengan cepat dan ingin memutuskan kombo tinju milik Iblis bermata satu. Rom tidak ingin mati lagi setelah dirinya terlahir kembali. Dirinya pun menghargai hidupnya saat ini walaupun terlahir sebagai Iblis. Lalu, Rom dengan cepat berlari dan menyerang Iblis bermata satu ditempat yang sama dimana perut Iblis bermata satu terluka dengan parah dimana darahnya berceceran sanagt banyak.


Iblis bermata satu yang terluka tersebut membuat pergerakan dirinya terbatas dan merasakan pusing karena pendarahan yang membuat Iblis bermata satu kekurangan darah.


"Koark!"


Iblis bermata satu pun meraumg marah dan maju kedepan dengan merangkak dan itu terlihat pelan dimata Rom karena terluka.


Rom pun mengganti tujuannya, Ia ingin sepenuhnya melumpuhkan Iblis bermata satu dengan cara memotong tendon kaki Iblis bermata satu agar pergerakannya benar-benar berhenti. Rom juga menyadari kemungkinan bahwa Iblis bermata satu masih dapat bergerak karena 4 tangan yang Ia miliki yang mana mungkin Iblis bermata satu akan menyeret tubuhnya dengan 2 tangan dan 2 tangan lainnya digunakan untuk menyerang.


Disaat yang bersamaan, Rom juga memprediksi kalau dirinya akan menang melihat pendarahan yang dialami Iblis bermata satu. Suatu pikiran terlintas dibenak Rom, apakah dirinya akan berlari-lari saja sampai Iblis bermata satu kelelahan mengejarnya sehingga mati kekurangan darah? Atau menyerangnya secara langsung?


Dengan pemikiran tersebut, Rom pun memutuskn untuk mempermainkan Iblis bermata satu dulu hingga lelah lalu menyerngnya secara tiba-tiba! Yah, itu adalah strategi yang bagus dan menguntungkan untuk dirinya.


Rom pun segera berhenti menerjang kearah Iblis bermata satu yang kini berlari kearahnya. Rom pun meraung-raung mencoba untuk memprovokasi Iblis bermata satu.


"Triekt! Triekt!!" Raung Rom.


Iblis bermata satu yang mendengar raungan Rom yang Dia anggap sebagai provokasi pun mulai marah dan memukul-mukul dadanya. Terlihat bahwa Iblis bermata satu itu menghiraukan luka dan pendarahannya demi mengejar Rom.


Rom yang berdiam diri sejenak pun menyerungai dan menyadari sesuatu, seenarnya Iblis bermata satu tersebut bodoh. Rom kini memanfaatkan sifat Iblis yang mana suka bertarung yaitu 「Demon Culture」. Untung dirinya sudah membaca dan mengingatnya dengan jelas.


Disaat yang bersamaan, dimana Rom kini berlari dari kejaran Iblis bermata satu, dirinya juga menyadari bahwa Sistem yang Ia daoat ini kurang banyak berbicara dan bahkan tidak sama sekali berbicara bahkan di keadaan yang genting. Rom mengharapkan ada teman bicara disini, dimana sama seperti cerita Novel, Komik, maupun Anime dimana Sistemnya memiliki sebuah Asisten yang bisa berbicara dan melakukan percakapan dengan Pemiliknya.


Rom yang berlari dari kejaran Iblis bermata satu pun menoleh kebelakang dan melihat bahwa Iblis bermata satu terlihat mulai melambat dan kelelahan. Rom pun menemukan waktu dan kesempatan untuk menyerang.


'Sekarang!' Batin Rom dengan seringai menyeramkan diwajahnya.


Rom tiba-tiba berbalik dengan cepat lalu berlari dengan kecepatan tinggi kearah Iblis bermata satu.


"Triekt!" Raung Rom bersemangat.


Kali ini Dia akan mendapatkan Jiwa lagi dan akan memikirkan kedepannya apa yang harus Ia tingkatkan.


Rom mengarahkan cakar kanannya kedepat dan cakar kiri kebelakang, menyiapkan diri untuk menyerang Iblis bermata satu.


"Koark!" Raung Iblis bermata satu.


Mendengar raungan Iblis kecil yang mana Rom sebagai targetnya pun meraung membalas raungan mangsanya. Iblis bermata satu pun mengambil langkah besar dan melompan untuk memukul Rom dengan kedua tangannya.


Rom yang melihat bahwa sekitarnya seperti melambat atau dirinya yang cepat pun hanay tersenyum, Ia bisa melihat Iblis bermata satu yang mrlompat tinggi sambil menyatukan tangan yang terkepal erat. Terlihat bahwa banyak darah hijau yang berceceran dari tubuh Iblis bermata satu yang mengalir keluar.


Rom melihat mangsa yang empuk dnegan banyaknya daerah yang terbuka tidak terlindungi. Rom pun melompat tinggi dan bermanuver hingga mencakar perut kiri Iblis bermata satu dan itu tertebas dengan sangat dalam.


"Koark!!!" Erang kesakitan Iblis bermata satu.


Boom-

__ADS_1


Gedebuk-


Iblis bermata satu terjatuh hingga menghasilkan cetakan dirinya di tanah. Iblis lainnya pun berhenti dan menoleh kearah Iblis bermata satu dengan tatapan yang bermakna. Terlihat semuanya melihat adanya mangsa yang lemah dan Mereka menyadarinya.


Alasan Mereka sebenarnya menghiraukan Iblis bermata satu bertarung dengan Rom sebagai Iblis kecil yang lemah karena tidak ingin menyinggung Iblis bermata satu karena kuat. Mereka lebih baik mencari mangsa lainnya yang lebih lemah daripada mengundang kematian.


Kini, Iblis bermata satu yang dianggap kuat tersebut dalam keadaan lemah, membuat Iblis kecil lainnya melompat-lompat dan meraung-raung melihat mangsa yang lemah.


Rom yang memperhatikan hal ini pun terkejut dan panik. Dengan segera Ia meraung dan menyerang Iblis bermata satu hingga mati.


"Triekt!!" Raung Rom dengan kuat lalu mencabik-cabik punggung Iblis bermata satu secara membabi-buta.


Iblis bermata satu yang terbaring membelakangi langit itu pun meraung kuat dan berteriak histeris. Teriakan menyedihkan dari Iblis bermata satu itu pun terdengar disekitar. Para Iblis kecil yang melihat itu pun mundur beberapa langkah tetapi tatapan Mereka tidak teralihkan menyaksikan Rom mencabik-cabik punggung Iblis bermata satu.


Perlahan, raungan Iblis bermata satu pun perlahan mereda dan berakhir dengan tidak bersuara. Keempat tangan yang awalnya memukul-mukul tanah berusaha untuk bangkit kini berhenti bergerak.


Rom kali ini mendapat kemenangannya dari melawan Iblis yang melakukan perlawanan. Dirinya yakin bahwa kali ini Dia akan mendapatkan Jiwa yang lumayan berkualitas mengingat Iblis bermata satu tersebut lumayan kuat dan sudah melahap beberapa Jiwa sebelumnya.


'Hahaha, Aku akan berusaha dan melakukan apapun untuk hidup dan bertambah kuat di Dunia Iblis ini! Haha!' Batin Rom dengan bangga.


...🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳...


...🅑 🅔 🅡 🅢 🅐 🅜 🅑 🅤 🅝 🅖...


...🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳🔳...


Terima kasih sudah membaca :


...💠 Sistem Kostumisasi Iblis 💠...


Jika ada Kesalahan dalam Penulisan atau Typo, berikan Saran dan Kritikan Anda di kolom Komentar.


ℹ️ Dukung terus novel Sistem Kostumisasi Iblis dengan cara :


•Like 👍


...•Komen 💬...


^^^•Vote 🎫^^^


•Hadiah 🎁


...•Favorit ❤️...


^^^•Bagikan 👥^^^


...----------------...


...🇮🇩 ⧼ R'56 ⧽ 🇮🇩...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2