
"Ayah, tetua agung, tetua semua, hari ini ayah pindah ke sini, tetua agung di sebelah ayah, tetua yang lain silahkan mengambil di deretan rumah ini, saya berharap semua pindah hari ini, karena agar nanti halam depan lebih luas, jadi rumah tetua, aula semua akan saya bongkar",terang liu chen.
" dan pintu gerbang kita akan ada dua lapis, lapis ke dua berbatasan dengan halam kita dan lapis depannya akan chen'er dirikan paviliun alkemis untuk menjual pil tingkat 1-5 sedangkan tingkat 6,7 ,bumi dan tingkat langit akan kita lelang di sana, untuk menambah pemasukan klan, sedangkan pil tingkat illahi, dan surgawi khusus untuk klan" terang liu chen lagi.
semua yang mendengarkan liu chen hanya manggut manggut geleng geleng,mereka tak tau apa yang harus mereka katakan dan gak tau bagaimana menjawabnya.
"ke depan saya ingin satu tetua membawahi gedung alkemis di klan, dan 1 tetua membawahi penempa di klan, masing masing memiliki 5 orang dari klan untuk belajar alkimia, dan 5 orang belajar menjadi penempa, ayah dan tetua semua tidak perlu khawatir, karena setelah semua anggota klan liu naik ranah, saya sendiri yang akan memberi pemahaman kepada alkemis klan dan penempa klan.kita akan menambah tetua baru setidaknya 4 lagi, yang 3 mengurusi anggota klan, prajurit klan dan yang 1 akan mengurusi urusan luar klan, karena dari 5 tetua yang ada sekarang yang 2 akan saya berikan pemahaman alkemis dsn penempaan, yang 1 akan mengurusi pemasukan klan dari paviliun alkemis, dan yang 2 akan mengurusi perbendaharaan klan, sedangkan tetua agung tetap mengawasi semua".
"ukhuk,, ukhhuk." entah siapa yang batuk, tapi dalam pemikiran mereka pasti kagum dengan apa yang akan di lakukan liu chen.
"jadi sudah di putuskan, semua tetua akan pindah rumah hari ini, karena mulai besok sampai 2 minggu ke depan, semua keluarga liu harus melakukan pelatihan tertutup di menara kultivasi, tenang saja 2 minggu di dunia luar sama dengan 14 bulan di dalam menara kultivasi" jelas liu chen.
" entah apalagi keajaiban ini ,klan liu sungguh terberkati " bathin tetua agung.
" baik silahkan di mulai dan untuk hal selanjutnya akan kita bahas setelah semua selesai melakukan pelatihan tertutup" ucap liu chen.
Semua segera bergegas mengikuti pengaturan yang tuan muda mereka katakan.sekarang hanya tinggal Liu chen dan ayahnya, ayahnya hanya melihat liu chen dengan bingung.
"Ayah, ayah tidak perlu bingung, dan khawatir, semua chen'er lakukan sesuai perintah guru(liu chen beralasan), setelah urusan klan selesai chen'er akan segera membangun pasukan chen'er sendiri, di luar dari anggota klan liu".jelas chen'er.
__ADS_1
"Karena kelak pasukan chen'er akan di tempatkan di setiap benua, dan menyebar di setiap kota". terang chen'er kepada ayahnya.
"baiklah chen'er apapun itu, ingat apa yang pernah pesankan kepadamu, mari pulang dan pindah".ajak ayah liu chen.
"baik ayah" jawab liu chen singkat.
Liu chen san ayah nya akhirnya sampai di kediaman lama mereka, tetapi di rumah tidak ada orang, ling ling, ling yun, liu ren, liu ran tidak ada.
"kakak ran, kakak ren ada di mana kalian" ucap liu chen mengirimkan telepati kepada mereka.
"maaf tuan muda, saya sedang berada di kota, menemani nyonya besar dan adik tuan muda yang sedang berbelanja dari tadi pagi,adik tuan muda dan nyonya besar sekarang berada di restoran bersama seorang gadis,hamba belum tau siapa gadis itu, karena kakak ran dan hamba mengawasi dari jauh".jawab liu ren melalui telepati.
"baik tuan muda" jawab liu ren. p
Baik ling ling ataupun ling yun tidak mengetahui apa yang terjadi di klan, karena mereka keluar setelah liu chen dan ayahnya keluar dari rumah, dan kebetulan mereka ketemu tang qin di jalan, akhirnya mereka asik sampai lupa pulang, apalagi ling yun yang baru kenal dengan tang qin, udah lengket kaya perangko,wkwkwkw.
Di tempat lain, sebuah restoran di pusat kota Bukit bunga,terlihat tiga wanita berbeda masa sedang mengobrol dengan asyiknya.
"Qin'er kamu tidak ikut pulang ke rumah ibu? kamu tidak rindu dengan gege mu? " tanya ling ling menggoda tang qin.
__ADS_1
"eh. i.. ibu, besok saja ibu, ini sudah sore" tang qin menjawab pertanyaan ling ling tergagap dengan wajah memerah seperti tomat.
"yakin? bagaimana jika gegemu pergi lagi?"goda ling ling .
"eh... " tang qin tidak bisa menjawabnya karena bingung.
"apa kakak demam? kenapa wajahnya memerah? "tanya ling yun dengan polosnya.
" tidak tidak, kakak baik baik saja" jawab tang qin.
sebenarnya tang qin sangat rindu kepada liu chen, tapi sudah seharian tang qin belum pulang, tang qin tidak ingin membuat ayahnya khawatir.
Sementara di kediaman liu chen, sekarang liu chen sedang beres beres membantu ayahnya, di bantu paman chang, bibi mei dan kakek gong, liu chen mengeluarkan mereka dan meminta tolong pada mereka untuk membantu pindahan, liu chen pun sudah mengenalkan mereka pada ayahnya.
Setelah matahari hampir beristirahat di peraduannya, semua tetua sudah selesai pindah di bantu oleh para penjaga dan pelayan klan, liu chen dan ayahnya pun sudah selesai di bantu oleh bawahan liu chen,
Ayah liu chen, tetua semua sangat takjub dengan rumah baru yang di berikan liu chen, karena kepadatan qi di dalam rumah 10x lebih tebal daripada di luaran, gambaran rumah tetua ada 4 kamar 1 ruang tamu, 1 dapur dan 1 gudang, kamar kultivasi,sedangkan kediaman patriak atau ayah liu chen, ada 8 kamar, 1 ruang alkemis, 1 gudang, 1 dapur, dan 1 ruang tamu yang luas.
"akhirnya......
__ADS_1
....BERSAMBUNG...