SISTEM PENGUASA SURGAWI

SISTEM PENGUASA SURGAWI
Kebahagiaan yang kurang lengkap


__ADS_3

Liu chen mengeluarkan meja dan kursi yang di beli dari sistem, memanggil 30 bawahan barunya agar menata meja dengan melingkar, agar mereka bisa makan bersama dan berhadap hadapan.


"Bibi, untuk makanannya di bawa ke sana saja" ucap liu chen.


"eh sejak kapan?" tak ada lagi pertanyaan, kejutan selalu di berikan oleh keponakannya sejak datang.


" Mari semuanya menuju ke sana, biar pelayan mengantarkan makanan nya ke sana" ucap patriak ling zhan kepada semuanya.


Ling yun asik dalam gendongan tang qin mei, entah apa yang mereka bicarakan, liu chen yang melihat itu tersenyum bahagia, yang lain juga penasaran sebenarnya tentang ling yun.


Mereka akhirnya duduk bersama di halaman kediaman patriak ling zhan, Liu chen pun memperkenalkan siapa ling yun, darimana asalnya dan bagaikana bertemu ling yun.


Liu chen bahagia melihat kebersamaan ini sayangnya belum lengkap, orang tuanya sedang melakujan pelatihan tertutup.


Inilah yang liu chen inginkan, meski raga orang lain, tapi kebahagiaan itu nyata dia rasakan, sebuah keluarga, saling melengkapi, saling menjaga, saling mengasihi, tak ada iri semua membaur jadi satu.


Hampir 1 jam mereka menyelesaikan makan bersama. sama, sambil bercerita, mengobrol ringan.


" Kalian lima orang, ikutlah kakek meng dan jaga klan meng"

__ADS_1


" kalian ber lima, ikutlah kakek lu dan tugas kalian sama dengan saudada kalian.


" kalian berlima ikut paman tang, tugas kalian sama.".


" kalian berlima menyebarlah di dalam kota dan awasi kota, laporkan jika ada sesuatu.


"Dan kalian berlima tetap di sini".


"Apa kalian mengerti?"tanya liu chen.


"kami melaksanakan tugas tuan" jawab mereka serempak.


"Paman, bibi, kakek, leluhur, chen'er pamit dulu, nanti sebelum tengah malam, chen'er akan berkunjung ke kediaman paman semua untuk menempatkan menara menara pelatihan dan kultivasi, silahkan paman dan kakek rundingkan dengan para tetua paman dan kakek" ucap chen 'er berpamitan.


"Leluhur, kakek, paman, bibi semus, yun'er pulang dulu ya, kapan kapan yun'er akan bermain lagi ke sini, kakak cantik yun'er pulang, apa kakak cantik mau ikut yun'er"ucap ling yun berpamitan.


"Yun'er kakak cantikmu tidak lama lagi akan selalu tinggal di rumahmu" ucap bibi mengrou, yang akhirnya meledakkan tawa semua orang dan berhasil membuat wajah tang qin mei seperti kepiting rebus, liu chen pun sama.


"benarkah bibi?" tanya ling yun dengan polosnya.

__ADS_1


"Baiklah, chen'er terimakasih, dan kami tunggu di klan lu" ucap patriak lu bing yan, uang akhir nya memecah tawa mereka, rombongan klan lu akhirnya pergi di sertai 5 orang bawahan liu chen.


satu persatu mereka pamit, dan di sertai bawahan liu chen, liu chen pun akhirnya pergi bersama ling yun untuk pulang.


"Yun'er apa kamu menyukainya?" tanya liu chen.


"ah, mereka semua baik kepada yun'er kakak, yun'er sekarang mempunyai leluhur, mempunya banyak kakek, banyak nenek, banyak paman dan bangak bibi, mereka baik dengan yun'er,,yun'er senang kakak" ling yun menjawab pertanyaan liu chen sambil tersenyum.


Tak lama setelah itu, akhirnya mereka saudah sampai gerbang klan liu,


"Selamat datang tuan muda, tuan putri"ucap lu ren.


"eh kakak ren, apakah kakak yang berjaga? " tanya liu chen.


" benar tuan muda, saudara ran sedang berkeliling, dan saya berjaga di gerbang".jawab liu ren.


"baiklah kakak ren, kami masuk dulu, kabari jika terjadi sesuatu".ucap liu chen.


Liu chen lalu memasuki kediamannya, ling yun pun segera mandi, sesuai yang di katakan liu chen.

__ADS_1


__ADS_2