
clara yg mendengar keluh kesah Rani, jadi tidak tega, kemudian clara berkata.
" kalau aku gak masalah ran, tapi bagaimana dengan Riski, apakah dia mau balikan sama kamu.?" clara bertanya pada Rani.
"itu tidak masalah ra, asal gue udah ada izin dari loe, masalah Riski pelan pelan gue akan mendekatinya." Rani menjawab dengan wajah sendu.
Melihat wajah sendu Rani, clara jadi makin tidak tega, sungguh dia saat ini sebenarnya tidak mau berbagi, tapi di sisi lain dia tidak mau egois, kemudian dia menenangkan Rani.
"udah jangan sedih lagi, aku rela berbagi denganmu, kalau memang sungguh sungguh, kamu buktikan pada Riski, kalau kamu berubah untuknya." clara berkata sambil menepuk nepuk bahu rani menenangkannya.
"clara Terima kasih, loe orang baik, pantas saja Riski dekat sama loe, maafin gue yang egois ini." Rani berbicara sambil terisak kemudian memeluk clara.
clara menjawab.
"ya gak apa apa kok, udah jangan sedih lagi."
Ditempat lain. di rumah Riski,Ririn sedang duduk di tepi ranjang, dia sangat bersukur, karna bisa tinggal di rumah mewah Riski, menurutnya Riski bagaikan malaikat penolong disaat dia terpuruk.
sekilas melintas adegan saat bibir Ririn menyatu dengan bibir Riski,di otak ririn, mengingat itu Ririn tersipu malu wajahnya memerah.
__ADS_1
"kenapa aku sangat menyukai adegan itu.?" Ririn bergumam, sungguh dia saat ini merasa bahagia entah kenapa.
di tempat lain, Riski dan tatang sudah selesai membeli alat keperluan pendakian, dan tak lupa Riski mampir ke mall, Riski membeli baju buat Ririn dan tatang, sedangkan tatang hanya menurut saja karna Riski terus memaksanya.
selesai belanja baju, mereka keluar dari mall mewah itu, dan sampai di parkiran kemudian Riski teringat clara,
"apa aku ajak clara juga ya biar rame." Riski bergumam.
kemudian Riski berkata sama tatang.
"tang kalau gue ajak temen gue gimana yang.?" tanya Riski.
"boleh malah bagus itu, makin rame kan, tapi perlengkapan pendakian, temen loe punya gak.?" tatang bertanya pada Riski.
"ok kalau gitu, sebaiknya kita samperin temen loe sekarang, kan besok kita harus berangkat pagi pagi." tatang memberi tahu Riski.
Mendengar itu, Riski langsung mengajak tatang pergi ke rumah clara.
setengah jam kemudian.
__ADS_1
saat ini Riski sudah sampai di halaman rumah clara.
Riski turun dari mobil, dan menghampiri pardi yg sedang melayani pembeli.
"assalamu'alaikum om, apakabar om." Riski mengucap salam sambil menyalami pardi dan mencium tangannya.
sedangkan tatang hanya menguti apa yg dilakukan riski.
"waalaikumsalam nak Riski, kabar om baik, gimana dengan nak riski." pardi menjawab salam sekaligus menanyakan kabar Riski.
"alhamdulillah om saya baik, seperti yang om lihat, oh iya om ini kenalin temen baru saya, namanya tatang." Riski memperkenalkan tatang pada pardi.
Setelah selesai berkenalan Riski bertanya pada pardi. "om caranya ada.?"
"ada di dalam bersama tamunya, katanya sih temannya clara di sekolah." pardi menjawab apa yg ia tau.
Mendengar itu Riski menyipitkan matanya heran, setau dia clara di sekolah tak ada teman satu pun.
Kemudian Riski minta izin menemui clara pada pardi, selaku ayah clara, dan pardi pun mengizinkan dan mempersilahkan Riski masuk, mendapat izin dari pardi Riski dan tatang langung masuk kerumah clara.
__ADS_1
Berlanjut.....
jangan lupa like comen follow Terima kasih