
Apa itu Anak Benih Bintang? Benarkah kami berasal dari luar Bumi? Mungkin, kamu bisa menilainya sendiri setelah mendengar beberapa cerita dari sebagian kecil pengalamanku sebagai anak yang dicap sebagai Anak Benih Bintang (Starseed Children).
Sebagai Anak Benih Bintang (Starseed), terkadang aku sering bercerita pada orang di sekitarku tentang adanya kehidupan atau peradaban lain di luar sana. Namun, semua orang hanya tertawa dan menganggap diriku sebagai orang gila.
Manusia memang selalu takut dengan apa yang tidak mereka pahami dan sesuatu sulit dikatakan sebagai kebenaran jika belum melihatnya dengan mata kepala sendiri. Lantas, bagaimana kita bisa mengetahui tentang kebenaran salah satu misteri alam semesta ini jika faktanya kita selalu terbatasi oleh sesuatu atau banyak batasan pada diri kita.
Lalu, bagaimana bisa kamu tahu soal kehidupan di luar sana, padahal dirimu tidak pernah ke sana?
Namun, apa kamu pikir kita tidak bisa pergi ke sana karena kita sebagai manusia memiliki banyak batasan? Kamu salah! Sebenarnya, selalu ada cara untuk kita melewati batasan itu sehingga bisa pergi ke sana. Namun, kau akan dianggap gila atau aneh karena cara tersebut mungkin tidak dipahami oleh orang biasa.
Ini adalah cerita pengalamanku di mana aku sendiri sulit untuk menceritakannya.
Satu hal yang menjadi alasanku menceritakannya adalah karena berharap agar kalian tidak selalu menilai kami sebagai orang aneh atau gila karena selalu membahas tentang kehidupan ekstra – terestrial.
__ADS_1
Apakah kamu tahu, mungkin suatu hari nanti mereka (keluarga bintang) akan datang ketika umat manusia sudah benar-benar siap menerima.
...****************...
Malam itu, aku kembali kesulitan untuk tidur, sama seperti beberapa malam sebelumnya. Aku pikir, mungkin inilah yang biasa disebut penyakit insomnia itu. Menurut ahli kesehatan, insomnia biasanya sering dialami oleh wanita.
Sedikitnya, aku memang tahu beberapa faktor penyebab insomnia dan salah satunya adalah karena mengalami stres. Lalu, penyebab stres juga bisa terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya seperti karena terlalu banyak bekerja.
Namun, apa yang terjadi padaku adalah kasus yang sangat berbeda. Aku stres sampai tidak bisa tidur karena terlalu banyak pikiran dan muncul banyak gambaran aneh yang terus memenuhi kepalaku.
Pada akhirnya, aku jatuh dalam kondisi antara sadar dan tak sadar. Aku tidak tahu apakah aku tidur atau tidak karena sudah memejamkan mataku cukup lama, tetapi tidak kunjung masuk ke alam mimpi. Biasanya, aku bakal jatuh dalam situasi ketindihan atau sleep paralisis jika sudah seperti ini.
‘Eh? Apa yang terjadi?’
Tiba-tiba suasananya menjadi sangat hening. Lalu, posisiku saat ini malah sudah berdiri di halaman belakang rumahku. Meski begitu, aku masih merasakan sensasi tubuh fisikku yang sedang tiduran di tempat tidur. Ketika aku masih bingung dengan situasinya, tiba-tiba sesosok makhluk bercahaya muncul di depanku.
__ADS_1
“Langit, aku adalah kamu!” ucap sosok tersebut.
Aku tidak paham dengan maksud perkataannya tersebut. Akan tetapi, perlahan-lahan ia mulai berubah menjadi sosok lain yang wajahnya serupa denganku.
Aku pun merasa tidak asing dengan wujudnya tersebut, tetapi tidak ingat pernah melihatnya di mana. Lantas, ia mengangkat tangannya dan tampak mencoba memberitahukan sesuatu padaku.
‘Ah, aku ingat sekarang!’
Ketika telapak tangan kami bersentuhan, aku mulai ingat beberapa hal tentang diriku sewaktu kecil yang sering bermimpi pergi berpetualang ke dunia lain.
Tidak salah lagi, sosok di depanku ini adalah wujud diriku ketika pergi ke dunia lain waktu itu. Namun, bagaimana bisa semua ini terjadi? Kenapa aku bisa bertemu dengan sosok diriku tersebut?
__ADS_1