
Sebelumnya, aku mengatakan soal Tubuh Bintang milikku yang sudah berkunjung ke Andromeda. Tubuh bintang tersebut suka berkeliaran menjelajahi alam semesta dengan bebas dan menemukan hal-hal luar biasa di luar sana yang aku sendiri sulit menceritakannya. Namun, Tubuh bintang itu sendiri terbilang cukup luar biasa dan unik. Bagaimana tidak?
Ukurannya saja bisa sebesar sebuah planet, bahkan bisa lebih besar dari sebuah galaksi. Tubuh tersebut juga dapat melesat sangat cepat, mungkin secepat kecepatan cahaya sehingga bisa berpergian cukup jauh dalam kurun waktu yang begitu singkat.
Selain itu, terkadang ia juga menunggangi sosok makhluk-makhluk yang misterius. Beberapa di antaranya adalah makhluk-makhluk mitologi seperti Naga dan jenis lainnya.
__ADS_1
Membahas tentang tubuh bintang memang tidak akan ada habisnya. Seperti bagaimana prosesnya bisa turun ke Bumi sehingga anak-anak yang disebut Starseed terlahir. Sedikitnya aku hanya mengetahui kalau jiwa anak Starseed mengalami peningkatan dari terestrial menjadi ekstra – terestrial. Hal itu dikarenakan kekuatan bintang yang berasal dari pecahan bintang yang jatuh ke Bumi berada di tubuh fisiknya.
Penjelasan singkatnya, makhluk ekstra – terestrial menyegel jiwanya pada pecahan bintang dan pecahan tersebut akhirnya jatuh ke Bumi. Setelah itu, pecahan tersebut terserap atau menyatu dengan salah satu manusia di Bumi dalam proses waktu yang panjang.
Dalam hal ini, kita bisa membahas soal kelahiran dan kematian manusia. Seperti yang kita tahu kalau sebagian tubuh manusia yang meninggal itu jasadnya akan dikubur. Setelah itu, jasadnya akan membusuk dan habis dimakan cacing.
Setelah dimakan cacing, terjadilah proses yang cukup panjang di mana jasad itu akhirnya hanya menjadi sel-sel kecil dan nantinya saling berebut dalam rahim seorang wanita agar bisa terlahir ke dunia. Proses inilah yang biasanya disebut siklus reinkarnasi. Lalu, bagaimana kalau biji atau benih bintang itu ikut terbawa dalam proses ini.
Jadi, pada tubuh anak-anak Starseed itu terdapat sebuah benih atau pecahan bintang. Hal itu membuat jiwanya sebagai manusia menyatu dengan jiwa dari salah satu makhluk ekstra – terestrial. Namun, meski pun jiwanya menyatu dengan jiwa manusia dan terlahir ke Bumi, tetapi tubuh miliknya masih ada atau masih hidup.
__ADS_1
Itulah tubuh bintang tersebut yang akhirnya membuat anak-anak starseed seperti memiliki dua tubuh sekaligus.
Namun, aku juga tidak bisa mengatakan kalau teori dariku barusan itu sudah benar. Soalnya, masih banyak kemungkinan lainnya dalam hal ini. Karena itu, dari pada diriku pusing memikirkannya, lebih baik aku mencoba untuk menjalani apa adanya saja. Karena meski aku sudah beberapa kali menampik akan keberadaannya, tetapi sosok tersebut sudah berkali-kali membuktikan keberadaannya.
Omong-omong, tubuh starseed milikku sekarang sedang berkunjung ke sebuah planet atau peradaban yang tempatnya tidak aku ketahui pasti. Namun, peradaban tersebut memiliki kota yang bangunannya sama seperti piramid di Mesir.
Penduduknya juga tampak memiliki tunggangan hewan besar mirip singa yang mempunyai sayap di punggungnya. Satu kata yang muncul di benakku adalah kata ‘Sirian’ yang mungkin adalah nama dunia tersebut.
__ADS_1