
Setelah dikalahkan, Invaders Reptilians masih mencoba memancing ras Naga agar memberontak terhadap Caelum.
Caelum sendiri adalah tubuh kloning dari tubuh bintang milikku yang aku tugaskan untuk tetap tinggal di dunia ini. Tentu saja, apa yang dilihat oleh Caelum atau yang dilaluinya selama ini juga muncul bersama gambaran lainnya, gambaran misterius yang terus muncul dalam pikiranku. Namun, saat itu aku memang bingung tentang asal gambaran tersebut. Setidaknya, aku baru ingat setelah aku bertemu kembali dengan Caelum sekarang.
Sebenarnya, mungkin masih banyak tubuh kloningan lainnya di berbagai dunia yabg berbeda. Soalnya, dahulu aku memang banyak menjelajahi berbagai tempat atau dunia berbeda. Meski pun dalam perjalanannya aku menganggap semua hanya mimpi biasa karena aku masih anak-anak saat itu.
Ini juga sebenarnya rumit dijelaskan, tentang alasan kenapa aku menganggap mimpi. Jadi pas di dunia lain, pikiran dan mentalku menjadi. Sementara saat kembali ke dunia nyata, aku menjadi anak kecil lagi atau masih polos dan tidak mengerti apa-apa.
Akibatnya, aku mengira semua petualanganku hanya mimpi. Itulah yang membuatku mulai mengabaikan tubuh bintangku sewaktu remaja sampai aku dewasa. Lalu, tubuh bintangku juga sengaja membiarkan aku sementara waktu. Karena walau bagaimana pun, aku harus menjalani kehidupanku sebagai manusia dan mendapat banyak pelajaran atau pengalaman agar bisa lebih baik lagi.
Lalu soal ras Naga yang memberontak, mereka melakukannya secara diam-diam karena mereka masih takut terhadap Caelum.
Aku pikir masalahnya itu hanya tinggal membasmi para Reptilians yang tersisa dan menunjukan kalau leluhur Naga masih hidup kepada mereka agar berhenti berselisih. Namun, mata bintangku malah melihat sesosok Invaders yang sedang bersembunyi di suatu tempat bersama Reptilia yang tersisa. Mereka terlihat sedang bersiap untuk melakukan penyerbuan kembali. Sepertinya apa yang ditakutkan Caelum benar-benar terjadi.
“Baiklah. Leluhur Naga, ini sudah waktunya kamu keluar!”
‘Ya!’
__ADS_1
Aku segera terbang setinggi mungkin agar semua orang bisa melihatku. Lalu, aku segera memanggil Leluhur Naga agar keluar dan membuat semua orang tahu bahwa ia masih hidup. Seharusnya, ras Naga tidak akan berselisih lagi dengan manusia di dunia ini dan tidak membenci Caleum lagi.
Kemunculan Leluhur Naga ternyata memancing Invaders dan Reptilians Warriors keluar. Tentunya mereka sudah sadar kalau keberadaannya sudah diketahui. Karena itu, cepat atau lambat mereka bakal menghadapi penduduk Caelum, ras Naga, dan diriku. Itu karena mereka sudah tidak mungkin melarikan diri lagi dan sadar kalau kami tidak akan membiarkan mereka kabur lagi kali ini.
Setelah Leluhur Naga menunjukan kehadirannya, aku juga menunjukan diriku.
‘Baiklah!’
__ADS_1
Ini adalah wujud diriku ketika menyatukan kekuatan dengan Leluhur Naga. Sudah pasti Invaders dan para Reptilians Warrior itu mulai gemetaran dan ketakutan sekarang. Sebenarnya, alasan utama mereka sampai berjuang mati-matian untuk menaklukan dunia Caelum ini adalah karena mengincar kekuatan ini.
Peperangan akhirnya sudah tak bisa dihindarkan lagi karena Invaders dan pasukannya sudah muncul, begitu pun aku yang sudah terang-terangan menunjukan kekuatanku.
Aku serahkan urusan pasukan Reptilians Warrior kepada mereka penduduk Caelum dan Naga. Sementara, diriku secara personal akan menghadapi Invaders Reptilians yang memimpin mereka.
Sekarang, Invaders tersebut sudah terang-terangan mendatangiku. Tidak ada obrolan di antara kami berdua, tetapi aku bisa tahu apa yang ingin dikatakannya.
‘Kau pikir hanya dirimu saja yang sudah menjalin kontrak dengan Leluhur Naga?'
Melihat dari wujudnya yang berapi-api aku sudah bisa menebak kalau dirinya sudah menjalin kontrak juga dengan Leluhur Naga.
Aku juga merasakan emosi yang begitu kuat dari Leluhur Naga yang bersatu denganku.
__ADS_1
“Jadi dia benar-benar pengkhianat itu!" ucap Leluhur Naga sangat marah.