
Ketika aku kesulitan tidur dan jatuh dalam keadaan antara sadar tak sadar. Aku malah melihat sosok misterius yang mengaku bahwa dirinya adalah aku. Ia membuatku sangat terkejut ketika berubah wujud menjadi sosok yang aku kenali. Itu adalah wujud diriku dalam mimpi saat dahulu sering mimpi pergi ke dunia lain sewaktu kecil.
Aku heran mengapa ia bisa datang menemuiku? Kejadian seperti ini sungguh sulit dipahami.
Lalu, saat telapak tangan kami bersentuhan satu sama lain, perlahan dirinya seperti terserap masuk ke dalam diriku dan akhirnya aku mulai mengingat banyak hal yang sempat terlupakan.
Aku pun terbangun dan merasa sosoknya mencoba berbicara melalui pikiranku.
‘Jangan bingung, kelak kamu akan mengerti semuanya.’
Setelah mimpi pertemuan tak terduga tersebut, sosoknya mulai selalu ada menemaniku setiap hari dan bicara padaku melalui pikiran.
Gambaran atau penglihatan yang sering muncul dalam pikiranku juga semakin jelas. Salah satunya seperti gambaran melihat sosok diriku yang satunya itu sedang mengembara di lautan angkasa yang sangat luas. Tampaknya, ia bisa pergi ke mana pun tempat yang ia inginkan.
__ADS_1
Lalu, ia terlihat mengunjungi suatu tempat yang mana lokasinya terlihat berada di Galaksi Andromeda. Di sana, berdiri sebuah kota megah dan tampak sangat maju. Setelah itu, aku dibuat sangat terkejut karena sosok diriku tersebut menemui Raja atau Pemimpin dari peradaban misterius itu.
Aku lihat penduduk di sana sangat mirip dengan makhluk fantasi bernama Elf atau Elves. Pertemuan sosok diriku yang satunya dengan mereka tak ada dialog atau pembicaraan sama sekali. Meski begitu, kami bisa saling memahami hanya dengan saling melihat saja.
Biar lebih mudah, aku akan menyebut sosok diriku yang satunya dengan sebutan Starseed atau tubuh bintang. Karena sosok diriku tersebutlah yang membuat aku disebut sebagai Anak Benih Bintang atau Starseed Children.
Tubuh bintangku tersebut tampak sangat suka sekali menjelajahi alam semesta dan mengirimkan apa yang ia lihat kepadaku. Hal ini membuatku merasa seperti punya dua tubuh sekaligus dan harus membagi konsentrasiku.
Soal ras di Andromeda yang mirip Elf, sebenarnya mereka memiliki kekuatan dan keunikan yang sulit dijelaskan. Salah satunya seperti jubah dari pakaian yang mereka pakai. Jubah tersebut bisa berubah menjadi sayap ketika mereka ingin terbang. Entah itu sebuah teknologi super canggih atau benda ajaib. Aku sendiri masih heran ketika memikirkannya.
__ADS_1
Selain itu, di kota mereka banyak sekali bangunan-bangunan menara tinggi dengan atapnya adalah kubah berlian. Meski wujud mereka mirip Elf, tetapi mereka membangun peradaban sangat maju. Lalu, bangunan yang paling menonjol adalah istananya karena mengapung di udara. Mungkin sebab inilah yang membuat orang-orang di istana, termasuk prajurit, semuanya mempunyai jubah ajaib tersebut untuk bisa bolak-balik ke istana mengapung.
Berbeda sekali dengan Elf yang ada di cerita fantasi yang malah tinggal di hutan dan terlihat sangat primitif. Sebenarnya, penduduk Andromeda ini juga memiliki umur yang panjang sama seperti Elf. Menurutku masuk akal jika mereka bisa membangun peradaban sangat maju seperti itu. Umur yang panjang membuat mereka mampu untuk berkembang sangat baik dan memiliki gudang ilmu pengetahuan yang sangat melimpah.
Oleh sebab itu, di kota mereka terdapat sebuah bangunan atau perpustakaan khusus yang menyimpan banyak ilmu pengetahuan dan sejarah tentang berbagai kehidupan.
Ketika aku berkunjung, pemimpin mereka sempat menunjukan sebuah buku yang isinya adalah teori-teori yang memungkinkan manusia untuk mengendalikan massa. Bayangkan itu!
Namun, ia tampak takut kalau ilmu tersebut diketahui oleh manusia.
Dari ekspresi wajahnya seolah menyiratkan pesan.
‘Manusia hanya akan semakin merusak Bumi tempat mereka tinggal jika tahu mengenai teori tersebut.’
Bisa dibilang bahwa mereka selalu mengawasi Bumi, tetapi belum ada rencana untuk melakukan kontak karena penduduk Bumi dianggap masih terbelakang dan berbahaya. meski begitu, mereka masih mencoba melakukan beberapa upaya dengan mengirim beberapa utusan untuk membantu penduduk Bumi agar menuju arah yang baik. Para utusan itulah yang akhirnya bereinkarnasi menjadi manusia atau yang disebut sebagai Anak Benih Bintang (Starseed Children).
Sayangnya, ada banyak dari mereka yang malah terombang-rambing dan lupa akan tujuannya setelah bereinkarnasi menjadi penduduk Bumi (manusia).
__ADS_1