Story Badgirl

Story Badgirl
15


__ADS_3

melihat itu bulan tertawa sambil menaiki tangga


sadar sudah di kerjai oleh adiknya tino merasa kesal


"awas aja lo dek"teriak tino kesal


orang tua mereka hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan anak nya


sampai di kamar bulan segera mandi,karna lelah.


selesai mandi bulan merebahkan dirinya ke kasur kesayangn nya.bulan hendak memejamkan matanya ketika ada bunyi notif dari hanphonnya


fano kutub


Aslamualikum calon pacar.


melihat notifikasi dari fano bulan segera melihat


setelah melihat isi pesan fano bulan tersenyum tipis


lalu ia membalas pesan fano


Bulanqueenca


Halu ae sono luu


Fano kutub


gue ga halu,liat aja lo bagal jatuh ke peseno gue


BulanQuenca


Dalam mimpi!


bulan segera menyudahi chatnya dnegan fano


sedangkan di sisi lain fano tersenyum sambil membanyakan senyum manis bulan


"gue gatau knp kalo gue di dekat lo,slalu merasa nyaman"ucap fano sambil menatap langit langit kamarnya kemudian dia tertidur


pagi harinya bulan masih tertidur pulas di kamar nya sampai tidak mendengar ketukan pintu


"woyy dek bangonn loo" teriak tino dari luar kamar

__ADS_1


karna merasa ga ada jawaban tino langsung masuk mendapati adiknya masih tertidur dengan slimut membungkus badanya


"woyy dek bangun, lo tidur apa mati sih"teriak tino lagi


"eemm 5 menit lagi mah"ucap bulan sambil menggeliat


"5 menit lagi 5 menit lagi,tu liat udah jam setngah 7"ucap tino kesal


"Abang kenapaa ga banguni bulan dari tadi kan jadinya bulan telat" teriak bulan


"lo nya aja yang budek udah di bangunin ga Bangun bangun,lo tidur apa latihan meninggal"sewot tino


"tau ah minggir gue mau cuci muka" ucap bulan sambil turun dari ranjang


"ga mandi lo dek"tanya tino


"gausah udah telat, lagian masih cantik kok"ucap bulan narsis


"cih cantik apanya noh iler lu masih nempel" ledek tino,smabil lari keluar kamar bulan


"abangggg"teriak bulan dari kamar mandi


setalh rapi bulan turun,sambil membenarkan dasi nya karna dia udah telat dia tidak sarapan


"bulan kamu ga sarapan dulu" ucap mamah bulan


"aslamaualikum mah pah"pamit bulan smabil berlali orang tua bulan hanya tersenyum melihat kelakuan anak nya


skip sampai di sekolhan gerbang udah di tutup,


"oh shit gimana ini,gerbang udah di tutup"ucap bulan


"telat juga" ucap fano dari belakang


" lu kira gue ngapain di luar sekolah kalo ga telat"ucap bulan ngegas


"oh kirain gantiin mang udin jadi satpam"ucap fano


"diem atau gue jitak lu"ucap bulan sambil mentap tajam fano


lalu ketua osis menghampiri mereka ya arif


lalu bertanya kepada bulan dan fano

__ADS_1


"kalian telat"ucap arif sambil menyilang kan tangan nya di dada


"menurut lo"ucap bulan dan fano bareng


"yaudah ikut gue" ucap arif sambil mendahului mereka berdua


mereka berdua mengikuti arif dari belakang,mereka langsung menuju lapangan


"keliling lapangn 5" ucap arif dingin,tapi menatap bulan lembut


"lo gila ya lapangan segini besarnya lo suruh kita lari"ucap fano


"tau ni orang pagi pagi udah di suruh olahraga ginian"ucap bulan


"masih untung kalian gue hukum ginian dari pada ke ruang bk"ucap arif


"ya mending keruang bk lah dari pada harus capek capek,paling juga di bk di caramahin" ucap bulan sambil menatap arif tajam


"lo kira cuman di caramahim, nanti hukumannya juga lebih berat kalik"ucap arif santai smabil mentap lembut bulan


"yaudah yok lan,kita lari dari pada nanti panas, yang penting gue bisa berduan sama lo"ucap fano menggoda bulan


"di hukum kok lo seneng dasar manusia aneh"ucap bulan


mereka memutari lapangan baru sampai putaran ke3 kepala bulan terasa pusing, fano yang melihat bulan berhenti dia mendekati bulan dan memgang pundak nya


"lan lu kenapa" ucap fano kuatir


"kok mukaa lo pucet amat sih"sambung fano


"gue gapa--" belum sempat melanjutkan kata katanya bulan udah pingsan dengan sigap fano menggendong bulan ala bridal stayl,


membawa nya ke UKS


sampai di uks bulan segera di priksa oleh petugas kesehatan


"bulan kenapa dok" ucap fano kuatir


"oh dia hanya pusing karna belum sarapan"ucap dokter


tak selang berapa menit bulan sadar


"kok gue di sini"ucap bulan smabil memijat pelipis nya karna masih pusing

__ADS_1


"lo kenapa lan kok lo bisa pingsan"ucap fano


"tadi gue brngkat ga sarapan"ucap bulan


__ADS_2