Story Of Noir : Hell of flames

Story Of Noir : Hell of flames
Chapter 13 Perasaan


__ADS_3

"aku pikir jika aku kembali aku bisa melakukan banyak hal yang sangat ku rindukan tapi melihatnya kota ku hancur seperti itu aku merasa Kecewa ,tapi sudahlah yang penting aku kembali lebih baik mencari penginapan terlebih dahulu " pikir rie


Rie tidak punya lagi tujuan yang jelas ,sekarang semua kenangan di tempat tinggalnya dulu habis terbakar


"eh rian ,mau makan baso ?"tanya rina


"boleh "balad rian


Rina dan rian bergegas mendatangi rumah makan sesampai nya disitu dan duduk menghadap kaca dia melihat Rie sedang berjalan disebrang jalan


lalu Rina pun keluar dan mengikutinya ,


Walaupun Rie sudah kehilangan kekuatan tapi dia mengetahui ada seseorang yang mengikutinya tapi dia tetap berjalan seolah olah tidak tau


"apa apaan orang itu kenapa dia mengikuti terus ,apa aku aneh ?cih"


Rie pun berbelok ,saat rina hendak berbelok tiba tiba rina berhenti karena Rie menyodorkan sebuah pisau ke lehernya


"siapa kau ,kenapa mengikutiku?" Ucap Rie


"aku Rina ,aku mengikutiku karena aku mengenalmu!" ucap rina langsung memeluk Rie


"Ahh kau Rina yang menghianatiku waktu itu?" ucap Rie


"aku , aku ga bermaksud begitu !aku sayang kamu sejujurnya hanya itu caraku untuk menyelamatkan mu!" ucap rina


"baiklah aku percaya bisakah kau memberitahu ku sesuatu?" tanya rie


"_heem aku akan memberitahu mu tapi sebelum itu ikut aku ,kamu pasti lapar kan "ucap Rina sambil menarik tangan Rie


Rina dan Rie akhirnya pergi ketempat Rian berada ,rian yang melihat kehadiran Rie kaget


"Rie kau masih hidup ?,aku minta maaf !"ucap Rian sambil bersujud kepada Rie


"Sudah lah tidak masalah ,jadi apa yang terjadi ?"ucap Rie


"Ya saat kita bertiga makan pada jam istirahat ada hanabi ,dan ternyata itu bukan hanabi akan tetapi sebuah Nuklir dari Australia ,pada saat itu sebelum melihat orang orang bergeletak dijalan itu terjadi ledakan ,aku dan semua yang ada disekitar sebenernya sudah mati itulah kenapa kita tiba tiba berada di dunia berbeda meski begitu namun seorang bilang bahwa kita hanya mati selama 1 menit ! kami yang selamat didunia gate itu diberi sebuah pilihan antara menetap disana atau menolak kebanyakan dari kami menolak lalu kami hidup kembali ,bukankah kau pun sama?"ucap Rina


Tetapi beberapa saat lalu aku dan rina merasakan sakit luar biasa di kepala kami dan ingatan antara dunia asli dan dunia gate tiba tiba terhubung !"ucap rian


"jadi seperti itu ,mereka mengingat karena aku menghancurkan dinding aantara dunia gate dan dunia asli ya ,aku merasa mustahil tapi pada akhirnya aku bisa kembali meskipun aku mungkin sudah mati didalam reruntuhan saat nuklir itu jatuh " pikir rie


"_ok aku paham ,tapi bisa kah kau memesan makan terlebih dahulu ?aku gaada uang dan aku lapar "ucap Rie

__ADS_1


"makanlah sepuasnya ,jika kau tidak punya tujuan kau boleh tinggal bersamaku Rie "ucap rina


"haaahh Rin? kau serius?"tanya Rian


"kenapa gaboleh bukankah kau juga tinggal bersama Dewi di rumahmu"ucap rina


"hahhh kau bisa tau ?,huss jangan dekat dekat kau begitu menyeramkan!" ucap Rian


"Gimana Rie mau?" tanya Rina penuh harap


"oke aku akan tinggal di rumahmu !" ucap Rie


"ahh ,apa aku mimpi ?aku bersama Rie ?satu rumah aaahhhhhh senengnya" pikir Rina


"Tapi aku juga gapunya uang ,apa tidak apa ?"ucap Rie


"ya gpp ,tapi Kau kerja juga bareng aku ,bos masih membutuhkan kamu !karena kamu sudah kembali ayo kerja bareng lagi "ucap Rina


"hahh baik lah " ucap Ri


Mereka bertiga mengobrol asik seperti dulu akan tetapi Rie sedikit berbeda dia masih memikirkan banyak hal tentang bagaimana pengaruh yang akan terjadi kepada dunia ini setelah menghancurkan paksa dan setelah mendapat informasi Rie pun berfikir bahwa kemungkinan dunia lain tidak hanya satu ,bisa saja dunia lain akan menyerang !


semenjak itu Rie mulai bertekad untuk kembali memperkuat diri untuk mengantisipasi sesuatu yang akan terjadi yang tidak Rie ketahui


"Rie duduklah apa kau mau sesuatu?" tanya Rina


"nggk aku udah kenyang ,"balas Rie


"Yaudah aku mau mandi dulu ,nanti kamu kalo mau tidu ke kamar yang ke dua ya soalnya kamar 1 dikunci "ucap Rina


"baiklah Terima kasih"


Rie yang seharian berjalan kaki sangat lelah dan memutuskan untuk pergi ke kamar dan tidur terlelap


sedangkan Rina yang baru selesai mandi langsung pergi ke kamar ,melihat Rie yang sedang tidur rina tersenyum lalu tidur disampingnya sambil menatap Rie


"kamu tau Rie ?aku benar benar menyukaimu sedari lama itulah kenapa aku menyatakan perasaanku waktu itu ,akan tetapi semenjak kita berada didunia itu aku tidak bisa berbuat apa dan maafkan aku "ucap rina menangis dengan menatap sekaligus membelai pipi Rie dan tertidur


Rie yang tiba tiba terbangun melihat Rina yang tidur disampingnya sambil memandang wajah begitu sedih dan sedikit merasakan penderitaan Rina ,


"maafkan aku Rin ,aku tidak menyangka bahwa perasaanmu sebesar ini padaku "ucap Ri sambil menghapus air mata rina


"tapi aku tetap menganggapmu sebagai temanku ,kejadian itu benar benar menghentikan perasaanku meskipun aku sempat juga menyukaimu sebelum terjadinya kekacauan ,saat ini aku menyukai orang lain"ucap Rie dengan nada pelan sambil mencium bibir Rina yang sedang tertidur dan malam pun berakhir dengan ketenangan.

__ADS_1


Rina yang baru bangun tiba tiba kaget melihat Rie sedang berganti baju ,dan menutup mata dengan tangannya sambil mengintip


"aaaaahhhh ,kenapa dia begitu menggoda dia punya tubuh yang bagus dulu dia sangat kurus apa mungkin gara² latihan didunia itu rasanya aku ingin menyentuhnya "pikir Rina yang tidak sadar melepaskan tangan yang awalnya menutupinya karena malu


lalu Rie pun mendekatkan mukanya kepada Rina


"ahh dia mendekat ,apa dia mau menciumku ?tapi aku baru bangun ?aku ga siap aku harus mandi dulu " pikir Rina


" woyyyy... !" ucap Rie


"hah ,rina kaget


"Kenapa memandang ku seperti itu ?apa kau tergoda ?dan ingin melakukannya denganku? "tanya Rie


"hahhh ,pe pergi keluar sana !" ucap Rina yang malu


"apa dia kenapa jadi berani gitu ,tapi dia keliatan keren aku suka ,ahh tidak tidak dia cuka mengerjaiku " pikir Rina


Hikari sedang duduk diruang tamu tiba tiba Rina menghampiri Rie


"Kau ingin makan?" tanya rina


"Heem mau!" ucap Rie


"yaudah aku bikinin ya bentar"ucap rina


"Gausah lebay biasa aja bicaranya gausah di imut imut kaya gitu aku jadi takut"ucap Ri


takkkkkk... Gelas plastik melayang ke kepala Rie


"Kenapa kau suka sekali bikin aku marah hah" ucap Rina


Hari itu Rina merasakan Kebahagiaan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya meskipun terkadang Rie membuatnya Jengkel tapi itulah yang selama ini Rina inginkan.


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...*terima kasih untuk yang sudah memberi dukungan *...


...Silahkan Beri kisarnya biar semakin bisa merevisi dengan berkomentar novelnya akan terus dilanjut ...


...dan semoga kalian menikmatinya...

__ADS_1


Next .Chapter 14 "Story of Noir : Angel die "


__ADS_2