
Didunia Iblis Rie sudah sampai di kerajaan Felix disebuah desa pinggiran saat Rie berjalan beberapa bandit iblis mencegatnya"Lihat baju mereka berwarna hitam dan corak merah berlambang tengkorak bukan kah itu Black paper?"ucap Bandit
Para bandit tersebut langsung menyerang Rie namun Haruka maju menebas para bandit hingga tidak satupun tersisa sementara para warga yang melihatnya langsung masuk ke rumah rumah mereka karena takut ,Kabar kedatangan black paper terdengar hingga ke kota di kerajaan Felix ,dan beberapa iblis terbaik pun diperintahkan untuk menangkap mereka namun mereka tidak tahu bahwa yang datang itu adalah Rie
"hey Haruka apa perlu kau sampai membunuh mereka semua?" tanya Rie
"akan repot jika disisakan lalu mereka melapor !" ucap Haruka
"haah , terserah kau saja dan juga tujuan kita kesini sebenarnya untuk apa?"tanya Rie
"membunuh raja !" ucap Haruka
"kau gila !dengan kekuatanmu itu kau tidak akan menang!" ucap Rie
"tidak masalah karena aku perlu informasi jika aku mati Shin akan membunuhnya!" ucap Haruka
Rie yang menyadari bahaya jika bertemu Felix tentu saja dia tidak ingin menyerang apa lagi membunuhnya namun jika Rie membunuh Haruka langsung dia juga belum mendapat kan banyak informasi terkait tujuan Shin sebenarnya , saat Rie dan Haruka pergi lebih dekat Rie merasakan sebuah pasukan mendatanginya lalu dia mengajak Haruka untuk bersembunyi dan menariknya ,"apa apan kau ini?" ucap Haruka heran
"diam ,mereka datang!" ucap Rie
"aku harus membunuh mereka !" ucap Haruka
"aku tau tapi diam dulu ,!"ucap Rie
Rie dan Haruka melihat sebuah pasukan dan seorang pemimpin yang tentu saja tidak lain dia adalah Sui ,"_Ah sial kenapa dia langsung turun tangan seperti ini?! "pikir Rie
secara tiba tiba Haruka mendorong Rie dan langsung mendatangi pasukan tersebut dan menebas beberapa pasukan saat Haruka menyerang lebih maju seketika Sui datang melindungi pasukannya ,Haruka yang kaget dengan datangnya Sui tiba tiba dia terjatuh tentu saja itu kesempatan Sui untuk membunuhnya Sui langsung mengikat Haruka dengan dark magic nya sehingga membuat Haruka tidak bisa bergerak lalu Sui pun berniat menebas leher Haruka namun Rie secara cepat langsung menyelamatkannya ,bruuussssshhhh..
"haah kau! ternyata kau memang penghianat " ucap Sui
"Siapa kau!" ucap Rie yang pura pura lupa
"brengsek ,udh berkhianat lupa pula ! masa bodo soal itu !apa tujuan kalian datang kesini!" ucap Sui
"membunuh Raja Felix!" ucap Haruka
"kenapa kau memberi tahu nya bego kan jadinya dia tau!" ucap Rie
"woy Rie ,aku tau kekuatanmu tapi aku tidak akan membiarkan mu melakukan seenaknya ,aku akan menghentikan mu dan juga aku selalu kesal terhadapmu jadi aku sangat penasaran dengan kekuatanmu itu!" ucap Sui
"haa Haruka kau mundur dulu !" ucap Rie yang langsung bangkit dan mencoba melayani pertarungan dengan Sui
__ADS_1
"baiklah !maju!" ucap Rie
Sui pun langsung menyerang Rie dengan pedangnya namun Rie dapat menghindari setiap serangannya dan juga Rie belum mengayunkan pedangnya sedikitpun ,"cihh lawan aku!" ucap Sui yang langsung mengeluarkan sihir melalui pedangnya sehingga membuat Rie terpental jauh ,bruaakkkk...
"ahh sialan sakit sekali!" ucap Rie
"hah ternyata kau itu lemah !" ucap Sui yang langsung membentuk sebuah naga hitam dengan pedangnya sementara Rie langsung bangkit dan membuang debu yang ada di baju nya ,prak .. prak .. prakk "hah kotor sekali ,huh hey itu apa hahaha naga ?apa cacing!" ucap Rie
"brengsek ,rasakan ini !" ucap Sui langsung mengarahkan naga tersebut ke arah Rie namun Rie dengan santai nya mengeluarkan jari tangan seperti ingin menyentil dengan telunjuknya ,saat naga tersebut mendekat Rie langsung menyentil naga tersebut sehingga langsung hilang "haaa sudah kuduga ini cacing bukan naga" ucap Rie
"kau menghina ku!!!!! "ucap Sui yang terpancing emosi lalu mengeluarkan Aura merahnya dan membentuk seperti Sayap dan bersiap siap dengan senjatanya sehingga sayap merah tersebut tersedot ke dalam sebuah pedang yang Sui pegang sehingga berwarna merah menyala bahkan tanah yang dipijak Sui langsung ambles ,Rie yang melihat itu langsung tertawa "hahahahahaha ,lahh itu sayapmu kemana !" ucap Rie
'tertawa sepuasmu karena kau akan mati disini!" ucap Sui
Rie langsung berhenti tertawa dan langsung membuka tangannya sehingga terbentuklah sebuah Speer hitam dengan aura Yang begitu mencekam bahkan Haruka yang melihatnya sangat kaget dengan aura yang ada menyelimuti tubuh Rie "apa apaan kekuatan itu besar sekali ,bahkan terasa lebih menakutkan dari Shin ,sebenarnya berapa orang yang telah ia bunuh?" ucap Haruka
Sui langsung menegaskannya sehingga membentuk sebuah sabit berwarna merah sementara Rie juga langsung melemparkannya sehingga menyebabkan benturan dan sebuah ledakan yang besar membuat Sui terpental jauh dan terluka "kekuatan macam apa itu! sial apakah aku kalah!" ucap Sui sementara Rie langsung pergi membawa Haruka Jauh disebuah kota bagian tengah Kerajaan Felix dengan teleport karena sebelumnya Rie pernah mendatangi Kerajaan Felix sehingga tidak sulit untuknya menghindari pasukan Kerajaan"heh bego !kalo ga kuat jangan so kuat!"ucap Rie
"tapi kau jauh di atas nya bukan seharusnya kau bisa membunuhnya langsung !"ucap Haruka
"haa perlu kau tau setiap kali aku menggunakan kekuatan aku akan merasakan sakit !bukankah kau sudah tau?" ucap Rie
"tapi sekarang kau terlihat baik baik saja!" ucap Haruka
Haruka dan Rie pun bermalaman disebuah penginapan ,sementara Haruka yang sedang terluka Rie menyuruhnya untuk beristirahat lalu Rie meninggalkan Haruka untuk pergi mencari makan saat Rie sibuk melihat lihat makan dari kejauhan terlihat Rina ,Via ,Angela beserta Yuzu dan teman temannya sedang berjalan untuk meninggalkan kerajaan Felix setelah usai bernegosiasi ,Rie yang melihat Rina sempat melamun karena tidak lama berjumpa "dia kenapa terlihat cantik sekali" ucap Rie yang langsung pergi bersembunyi sementara Angela yang merasa familiar dengan Aura nya langsung tau "Rin apa kau merasakannya?"tanya Angelia
"apa emang nya?" tanya Rina
"ah jadi kau tidak bisa merasakannya ya sudahlah ,oh iya kalian duluan aku ingin bermalaman disini sebentar "Ucap Angelia
"kenapa tiba tiba ?"tanya Via
"tidak apa apa aku hanya ingin membeli sesuatu "ucap Angelia
akhirnya mereka pun meneruskan perjalanan nya dan meninggalkan Angelia namun karena Yuzu juga dapat merasakan Aura hitam milik Rie dia diam diam pergi dan Mengikuti Angela ,
Rie tiba disebuah taman lalu duduk sambil memakan makanan yang terkenal di kota tersebut" haa lelah sekali ,ah aku lupa menutupi aura ku "ucap Rie yang langsung menekan Aura nya namun Angela sudah mengikuti aura Rie sehingga dari kejauhan dia melihat Rie sedang duduk ,karena Rie menutupi dan menekan kekuatannya dia tidak bisa merasakan Aura milik Angelia
Saat Rie hendak memakan makanan dan membuka mulut tiba tiba Angelia memanggil nya sehingga membuat Rie kaget dan makanan nya pun terjatuh "ahh kau brengsek mengagetkanku !cari mati hah"ucap Rie
"hah kau apa maksudmu !" ucap Angelia
__ADS_1
"kau! bagaimana bisa !" ucap Rie yang kaget saat menoreh ke belakang
"haah aku tidak menyangka kau menjadi penghianat entah aku harus membunuh disini atau tidak!" ucap Angelia
"emangnya kau bisa membunuhku?" ucap Rie
"walaupun dulu aku kalah telak tapi kekuatan kami meningkat berbeda denganmu yang selalu kesakitan!"ucap Angelia
"haaaa lihat itu ,bisa kah mengganti rugi ?aku datang jauh jauh kesini untuk membeli makanan itu dan juga bilang maaf ke !" ucap Rie
"kau lucu !" ucap Angela
Lalu Rie pun melangkah pergi meninggalkan Angelia ,dan menoreh kearah Angelia "kenapa kau mencari ku lain kali jangan mencariku!dan juga jangan mengikuti lagi atau kau akan ku bunuh !"ucap Rie
"kenapa apakah pimpinanmu menyuruh membunuhku!"ucap Angelia
"tidak bukan itu ,tapi kau menjatuhkan makananku dan kau tidak mau ganti rugi !" ucap Rie yang langsung pergi namun tiba tiba sebuah tombak lightning mengarah ke arah Rie bruaakkkkk namun Rie dapat menghindarinya dan langsung membuka aura nya kembali Rie langsung kaget karena merasakan Aura yang begitu besar "apa ini! ini bukan dari Angelia !"ucap Rie
"hahh ini! "ucap Angelia yang langsung menoreh ke arah kiri dan kanan dan tiba tiba dibelakang Angela muncul Yuzu berjalan dan berhenti tepat disamping Angelia
"haloo aniki! apa kabar mu baik?" ucap Yuzu
"haaaaaaaaaa ,kau ga mungkin!" ucap Rie
"apa nya yang ga mungkin ,haha tidak kusangka aku menemukan mu secepat ini !" ucap Rie
"Yuzu kau ngapain disini ,gimana keadaan ayah dan ibu?" tanya Rie
"tenang saja mereka baik baik saja "ucap Yuzu
"haa syukurlah ,tapi apa yang kau lakukan disini?" ucap Rie
"tentu saja mencarimu namun setelah mendengar bahwa kau adalah penghianat tujuan ku sedikit berubah ka, aku akan membunuhmu ka !" ucap Yuzu
Rie yang kaget dengan pernyataan Yuzu akhirnya menyadari bahwa keadaanya sekarang benar benar diluar kendali karena kehadiran adiknya ,karena Rie merasa bingung dengan situasi Rie langsung berteleport ke tempat sebelumnya ,
Sementara Yuzu membiarkan Rie kabur meskipun dia tau bahwa Rie pasti berteleport dimana Yuzu sebelumnya selalu menggali informasi tentang Rie ,"Ayo kita pulang "ucap Yuzu sambil berjalan
"apa kita akan membiarkannya kabur?" ucap Angelia
"untuk saat ini aku belum menemukan fakta bahwa kakaku penghianat jadi aku tidak bisa langsung menghakiminya namun jika semua benar aku pasti akan menemukannya kembali"ucap Yuzu
__ADS_1
"Dia berbeda ,Dia sangat pintar dan tidak sembarangan bertindak meskipun kekuatannya hebat tapi dia tidak sembarangan ,Dia akan menjadi sosok penting antara dunia Angel ,iblis dan Manusia " pikir Angelia
Sementara Rie yang sebelumnya berteleport langsung kembali ketempat dimana dia bertemu dengan Yuzu dan meraba bekas serangan Yuzu saat tadi ,"jadi dia datang mencariku untuk membunuhku ?dan juga aku tidak mendapat informasi apapun karena aku memutus hubungan dengan Rian untuk mencegah kecurigaan anggota black paper jadi aku tidak tau apa apa ya lalu sekarang bagaimana selanjutnya ,aku benar benar tidak bisa melakukan apa apa ,apa akan membunuh adiku sendiri nantinya tapi itu tidak mungkin bagaimana jika organisasi mengincarnya itu akan membuat rencanaku gagal ,cihh adik sialan merepotkan saja " ucap Rie yang langsung pergi meninggalkan tempat tersebut dan kembali mendatangi Haruka yang sedang tertidur