
Sistem..
"Gelombang 1 dimulai"
"Mereka datang " zin
Monster gelombang 1 adalah minotaur mereka membantai apapun yang ada didepan mereka ,
Guild violet pun bertarung tanpa henti
"Zin awas ada panah "ucap Erik
"Ciihh merepotkan sekali "zin
Swiiingggg seyttt sytttt ,seketika minotaur tumbang ditebas oleh ri
"Haaa apaan dia cepat sekali "ucap sam
Saat sam menoreh kebelakang tiba² satu pedang yang berasal dari kegelapan mengarah kepadanya karena tak sempat untuk menghindar sam pun mengarahkan shild ke depan akan tetapi daya lemparan pedang itu terlalu kuat hingga menembus shild nya sllllleeeeeebbbbbbbb uaaakkkhhhg lirih sam
Semua melihat sam penuh dengan kekhawatiran
"Syaaammmmm " ucap semua anggota guild
"Cover dia biar aku yang tahan "ucap zin
"Feby berapa banyak lagi musuh tersisa" ucap ri
"Ada sekitar 15 lagi "balas febi
"Cihhh , heal sam cepatttt "! Ucap zin sambil teriak dan menebas beberapa minotaur
"Sisa 5 lagi tapi aku sudah lelah apa yang harus ku lakukan "ucap zin dalam hati
" erik buat formasi ,lindungi sam dan febi ,din jaga mereka dari depan aku akan mengalihkan mereka" ucap ri sambil berlari
Syaaaatttttt ,ri menebas minotaur akan tetapi dibelakangnya hendak menebas ri ,ri yang terbiasa melawan banyak musuh cukup cekatan iya pun menjatuhkan diri dan berselancar si kolong minotaur tersebut lalu menebasnya dari bawah
Criinggg ",gelombang pertama tuntas"
1 jam sebelum gelombang ke dua
Haah hah hah .. Lirih ri yang kelelahan .
"Apa tidak apa apa kalian?" ucap rii
"Kami baik baik saja akan tetapi sam terluka parah" balas febi
Karena darah yang keluar begitu banyak dan mana yang terkuras febi tidak bisa lagi menyembuhkan kan sam meskipun masih tersisa sedikit mana
"Feb , sebaiknya lepaskan "ucap sam
"Apa maksud mu ,kalo ku lepaskan kau bisa mati!" Balas feby
"Ohokkk ohokkk ,tak apa aku akan mati terhormat bersama kalian" ucap sam sambil tersenyum
__ADS_1
Pada akhirnya sam gugur dan tangisan mengawali penderitaan mereka ,
Itu adalah awal keputusasaan dan rasa takut mereka , mereka begitu terpukul mengingat sangat lama sekali mereka menghabiskan waktu bersama
"Sialll ,siaalll ,siaalllll ! Kenapa harus seperti ini !" ucap erik sambil menangis dan memukul mukul tanah
"Sudahlah ,bukankah kita tetap melanjutkan apapun yang terjadi " ucap ri
"Kau berengsekkk ,apa sikapmu seperti itu saat rekanmu mati di depanmu?" balas erik
"Sudahlah rikk ,lihat baik baik kebawah ,walau pun dia tidak melihat kita dia juga sama terpukulnya dia juga sedang menangis " ucap zin
"Kita tidak akan selamat ,"ucap feby sambil ketakutan
Zin pun menghampiri febi dan memeluknya
"Sistem waktu res sisa 30 menit lagi"
"Hey ri ,aku perlu berbicara padamu sebentar!" ucap zin
Mereka berdua pergi sedikit lebih jauh dari erik dan feby
"Aku tau tentang mu dari via ,apa kau mau melakukan sesuatu untukku "ucap zin
"Apa yang harus aku lakukan?"balas ri
"Melihat gelombang awal yang begitu menguras energi aku pikir kita tidak akan bertahan bahkan di gelombang 2 pun kemungkinan kita akan mati ,meskipun kau melakukan skill itu" ucap zin
"Lalu apa yang akan kau lakukan ?"balas ri
"Hahhh apa kau gila mana mungkin aku melakukan itu ,mana mungkin aku ..." jawab ri
"Sudahlah ,tidak ada jalan lagi ,aku mohon lakukan itu "ucap zin sambil pergi meninggalkan ri dan kembali menghampiri erik dan feby
"Haahhhh rencana gila macam apa itu ,kenapa hatiku bergejolak apa aku tega menyaksikan mereka mati ,apa aku tega membangkitkan mereka menjadi bayanganmu " pikir ri
Suasana didalam gate benar benar berubah menjadi keputusasaan zin yang merencanakan itu akhirnya memulai pembunuhan terhadap rekan nya sendiri akan tetapi bukan karena mereka putus asa .zin percaya cara itu adalah satu² nya jalan agar salah satu dari violet akan selamat meskipun zin tidak memikirkan apa dampak setelahnya
"Aktif kan "
Sleeeeebbbbb craaaaattttt
2 pedang cahaya yang berasal dari skill zin menembus jantung erik dan febi
Lalu zin mengambil pedang dan menusukan ke jantungnya sendiri sssllllleeeeebbbbbbb
Craaafrrr
"Aghr sialan kau zin!" ucap erik
"Ka zin apa kaauu" ucap febi yang langsung tergeletakk
Uhukkk uhukkk " maafkan aku teman teman ,ucap zin sambil menangis
"Maafkan aku ri ,memberikan beban yang begitu besar ,aa aaku percayaa kau jadi ka aa ami mengandalkan mu" ucap zin yang langsung tergeletak
__ADS_1
Melihat pemandangan itu ri langsung terjatuh ,bahkan dia tidak lagi bisa bicara
"Ke kenapa berkorban untuk orang seperti ku ,hahh percaya? Apa yang bisa dipercaya orang sepertiku "
Keputusasaan yang dialami ri begitu dalam di menangis dan tertunduk
Didalam ingatan ri
"Hey rii ,jangan mengecewakan kami ya "ucap sam
"Rii jangan memaksakan diri" ucap febi
" yee bodoh ,kau harus lebih kuat " ucap erik
"Ri kami akan selalu menjadi rumah hangat untukmu" ucap zin
"Rii kembalilah dengan selamat ,dan jika mereka kesusahan bantulah mereka ,jika kau membiarkan mereka lecet sedikitpun aku akan membunuhku "ucap via sambil tertawa
"Maaf ,maaf ,maaf ,maaf kan aku via ,aku tidak bisa menyelamatkan mereka ,tidak !akulah yang membuat mereka terbunuh .
Apanya yang kuat apanya yang mengalahkan bos gate sendirian ,apanya yang punya skill hebat semua itu tidak lah berguna saat teman teman mu mati "
Ri yang dipenuhi rasa putus asa dan bersalah terus menyalahkan diri sendiri ,
Semakin lama semakin tenggelam dalam rasa benci dia terus terlempar menuju kegelapan
" hitung mundur gelombang 2 akan mulai "
Sementara itu di tempat guild zenit
Mereka melihat kejadian yang benar benar diluar dugaan seorang pemimpin guild violet membunuh anggotanya sendiri dan bahkan langsung melakukan bunuh diri dan hanya menyisakan player rank G seorang
" ii ini mustahil ,ini bukan zin yang ku tau " ucap rian
"Semua bisa terjadi jika situasi memungkinkan" ucap salah satu anggota zenit
"Ka zenit kita harus menyelamatkan ka ri "ucap rina memohon
"Heyy apa kau tolol ,mereka itu rank s dan a mereka tidak kuat menahan gelombang 1 dan putus asa lalu mereka menyerah " ucap salah satu anggota guild
Xray guild datang menemui zenit secara tiba tiba
"Ogh kalian juga memata matai mereka ,yah kami juga sayang sekali mereka mati mengenaskan " ucap ray
" apa yang kau lakukan disini"ucap zenit
"Bukankah sudah jelas aku akan bersekutu dengan zenit" balas rey
"Apa kau pikir akan ku terima" ucap zenit
"Tentu saja tidak ,tapi sepertinya kita lebih baik menghentikan penyerangan ke gate ,bukankah sudah cukup ?" ucap rey
"Apa maksud mu?" balas zenit
"Ayo beraliansi ,hentikan penyelesaian gate ,cukup serang gate dibawahnya sebagai misi agar player dapat menghasilkan uang dan tentunya kita kuasai dunia ini" Ucap rey
__ADS_1
Mendengar rey berbicara sepertinya itu cukup bagus karena jika terus menyerang gate dipastikan semua akan mati