Story Of Noir : Hell of flames

Story Of Noir : Hell of flames
Episode 42 Sebuah Hubungan


__ADS_3

malam hari Haruka terbangun dan langsung mencari Rie yang ternyata dia sedang minum dan mabuk ,Haruka pun langsung menghampiri dan duduk didepannya sambil memandang Rie


"kau kenapa ?" tanya Haruka


"hah Haruka ngapain kau disini !"ucap Rie


"kenapa mabuk ,bukan kah kita besok masih harus mendatangi Felix?" ucap Haruka


"Biarkan aku bebas malam ini aku muak dengan tugas tugas konyol itu semua bahkan tidak menguntungkan ku dan justru malah memperumitku!"ucap Rie


"jadi sebenarnya kamu punya masalah apa?" tanya Haruka


"aku adalah penghianat !" ucap Rie


"ya aku tau soal itu ,kamu manusia dan bergabung bersama iblis tentu saja mereka pasti menganggap mu seperti itu!" ucap Haruka


"Aku emang bergabung dengan iblis akan tetapi tujuan utama ku hanya ingin melindungi manusia dari Luar ! dan juga aku masih ingin melihat Iblis ,manusia ,dan Angel hidup berdampingan tanpa rasa takut!" ucap Rie


"hah ? kau ingin mewujudkan hal itu ?itu tidak mungkin!" ucap Haruka


"Ya aku tau namun saat ini aku telah berhasil menyatukan sebagian Manusia ,iblis dan Angel ,namun rencana ku kali ini benar benar diluar dugaan !" ucap Rie


Haruka yang merasa bahwa Rie mengatakan jujur mulai memancingnya karena penasaran dengan kekuatannya juga yang berbeda dengan manusia lain justru Rie terlihat seperti mempunyai kekuatan iblis


"maksudmu telah berhasil menyatukan sebagian ?"tanya Haruka

__ADS_1


"aku telah membunuh 2 kerajaan Angel yang berkomplot dengan Ras iblis ,aku lalu aku bernegosiasi dengan 2 Kerajaan Angel namun kerajaan Housen menghianatiku sehingga aku bunuh mereka !,aku juga bernegosiasi dengan Kerajaan Felix ras iblis untuk memulai tahapan hidup berdampingan ,mereka menghargai ku karena aku kuat ! ketika aku merasakan kekuatan Shin aku agak khawatir akan mengganggu rencana ku tadinya aku ingin memusnahkan organisasi Black paper namun karena tujuan utama membunuh Diablo aku tidak melakukannya karena akupun sama akan membantai kerajaan iblis yang jahat! awalnya aku akan menyerang setiap kerajaan iblis yang menentang damai namun situasi dimana aku tidak lagi bisa memakai kekuatanku terlalu sering aku kehilangan harapan itu karena itulah aku memilih bergabung meskipun aku di anggap penghianat !namun hal yang mengejutkan justru adikku datang ke dunia iblis mencariku dan mengetahui bahwa aku sekarang penghianat sehingga dia berencana membunuhku!" ucap Rie


Haruka yang mendengar curahan hati Rie kaget dan berniat ingin membunuhnya saat itu juga karena Haruka merasa sangat berbahaya ,namun saat melihat Rie menangis dia tidak jadi membunuhnya dan juga harapan tentang hidup berdampingan menggema diisi kepala Haruka


"Rie ,apa maksudmu dengan mewujudkan tujuan hidup berdampingan?" tanya Haruka


"hah bego masa iya kau ga ngerti ,Awalnya duniaku diserang oleh iblis karena itulah aku ingin memusnahkan seluruh Ras iblis !akan tetapi setelah aku hidup didunia iblis sebagian dari mereka hidup seperti manusia dan aku tidak bisa membunuh iblis yang baik ! karena itulah aku ingin mewujudkan itu untuk kelangsungan hidup Angela dan Iblis dimana kekhawatiran tentang perang itu tidak akan lagi dirasakan oleh iblis iblis yang sama sekali tidak mempunyai niat jahat ,!"ucap Rie


"Aku tidak menyangka manusia bisa berpikir seperti itu terlebih lagi jika manusia itu dibunuh oleh iblis namun kau tetap masih memikirkan itu,haah kali ini aku akan tutup mulut !aku harap keinginan mu bisa terwujud dan juga jika saat ini kau hanya mengintai pergerakan Black paper aku pikir tidak masalah ," ucap Haruka


"tentu saja jangan beritahu anggota lainnya ,bukan aku takut ! aku masih bisa melawan kalian semua tapi saat ini kekuatanku melemah aku tidak bisa melawan Diablo sendirian "ucap Rie


Haruka pun sedikit mengerti apa yang Rie rasakan selama ini ,Rie yang menanggung sebuah beban dan tanggung jawab membuatnya sedikit terkesan terlebih lagi meski Rie sudah merasakan kehilangan karena Haruka sangat tau betul bagaimana Rasanya kehilangan ,Haruka pun membawa Rie masuk ke kamar dan menidurkannya Haruka yang awalnya bersikeras ingin mematuhi Shin kini mulai mempertimbangkan ide dan tujuan Rie saat itu


"lebih tepatnya iblis bukan bidadari! dan juga kenapa aku ada disini perasaan semalam aku sedang di tempat lain" ucap Rie


"ya semalam kamu mabuk ,dan bercerita panjang sekali sampai aku bosan mendengarnya!" ucap Haruka


Rie yang mulai terpikirkan saat malam mabuk mulai sedikit waspada karena takut ia membicarakan semua rencana nya ,"apa berbicara denganku lama sekali saat itu?" tanya Rie


"tentu saja ,bahkan kau memberitahu ku semua rahasia mu ,tapi kau tidak perlu khawatir ,aku akan merahasiakannya dan juga semoga tujuanmu tercapai " ucap Haruka


Mendengar Haruka berbicara seperti itu dia heran ,karena jika Rie menceritakan semuanya tentu saja kemungkinan dia akan membunuh Rie ,"apa maksud mu? "Rie bertanya


"aku tau kau mata mata ,tapi tujuanmu membuatku tersentuh selama ini aku berusaha mencari jalan untuk sebuah keadilan namun yang ku temui hanya balas dendam ,saat aku mendengar ceritamu aku pikir aku juga ingin melihat dunia yang kau inginkan dan impikan dimana seluruh Ras dapat hidup berdampingan" ucap Haruka

__ADS_1


"hah ,jadi kau sudah tau semuanya ya "ucap Rie sambil mulai berniat untuk melarikan diri karena Rie yang sudah terbiasa bersama tidak bisa membunuh Haruka namun tiba tiba Haruka memeluk Rie


"Rie ,selama ini kau sangat menderita dan menanggung beban sendirian awalnya ketika aku mendengar mu berbicara aku ingin membunuhmu saat itu juga namun tujuanmu itu membuatku sadar bahwa balas dendam hanya akan membuat penderitaan yang lebih panjang sebab itulah aku tidak akan melaporkan hal ini kepada shin ,aku akan menyimpannya dengan baik dan juga mulai saat ini aku akan terus berada disampingmu untuk melihat seperti apa jalan yang akan kau lalui demi meraih tujuan itu ,aku juga akan menjadi satu satunya orang yang akan menjadi tempatmu untuk bercerita jadi jika kau merasa berat berbagilah dengan ku karena aku juga ingin hidup berdampingan dengan manusia ,dan Angel "ucap Haruka yang langsung melepaskan pelukan nya dan memegang kedua pipinya


Rie yang merasa bahwa Haruka benar benar mengerti dirinya merasa luluh kepada Haruka karena sebuah sentuhan hangat Haruka menyentuh kedalam hati Rie yang sebelumnya merasa putus asa dengan situasi yang menimpanya lalu Rie mengecup bibir Haruka pelan pelan Haruka pun membalasnya setelah beberapa menit berciuman Rie langsung melepaskannya


"ah maaf ,aku terbawa suasana dan juga terima kasih" ucap Rie


"Kenapa minta maaf ,?gapapa ko "ucap Haruka yang juga malu malu


Lalu Rie memandang kembali Haruka dengan begitu dalam dan kembali mendekatkan diri lalu mencium bibir Haruka meskipun Haruka malu tapi dia juga membalas ciumannya


Pagi itu Mereka berdua melakukan sesuatu yang tidak pernah mereka duga sebelumnya ,ikatan saling memahami penderitaan dari bekas masa lalu yang pahit membuat mereka seperti ditakdirkan ,Rie dan Haruka menjadi lebih dekat dari biasanya bahkan seperti memiliki sebuah hubungan mereka berdua menghabiskan seharian penuh hanya berada didalam sebuah kamar ,saat malam datang akhirnya mereka keluar untuk kembali mengintai kerajaan Felix namun berbeda dengan sebelumnya mereka berdua menjadi sangat canggung


"apa kita sebaiknya berpencar saja ,entah kenapa aku menjadi sedikit aneh!" ucap Rie


"kenapa ,kamu mau menjauh dari aku setelah apa yang terjadi tadi ?" ucap Haruka


"kenapa Nadamu menjadi lembut seperti itu ! kenapa tidak seperti biasanya saja" ucap Rie


"emangnya gaboleh kalo aku kaya gini yaudah !" ucap Haruka yang langsung pergi


"Ah kenapa bisa kaya gini ,bisa bisanya aku tidur dengan iblis !dan juga kenapa aku bisa tersentuh dengan dia hah ,apa aku gila menyukai seorang iblis bagaimana dengan Rina ?tapi aku sudah lama tidak berada di sisi nya tentu saja dia juga mungkin akan menyukai orang baru disana seperti hal nya Via dulu ,haah bodo amat lah " pikir Rie yang kembali mencari Haruka karena khawatir melakukan hal yang bisa membuat prajurit Kerajaan Felix tau


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2