Story Of School

Story Of School
Mark Lee


__ADS_3

5


Jum'at, 6.30


"Na, bangun, udah jam setengah tujuh, buruan mandi!" Arka membangunkan Hanna yang masih tertidur lelap di ranjangnya.


"Hemm, ya bentar." Hanna bangun lalu duduk di pinggiran ranjangnya sambil mengumpulkan nyawa.


"Buruan bangun." Arka meninggalkan kamar Hanna. Lalu Hanna menuju kamar mandi, ganti baju, menggunakan seragamnya . Serasa sudah pas, ia turun untuk sarapan. Ternyata sekarang sudah pukul 06.40, berarti 10 menit lagi gerbang akan di tutup.


"Met pagi Ma, Pa, bang Arka!" Sapa Hanna sambil duduk di meja makan lalu menuangkan nasi untuk sarapan. Biasanya orang-orang hanya sarapan dengan roti atau malah tidak sarapan. Untuk Hanna, itu hanya akan membuat perut lapar. Ia harus sarapan nasi agar tubuh memiliki energi yang cukup untuk menerima materi-materi sekolah yang sangat berbobot dan menguras energi.


"Btw, bang Rey mana?" Tanya hanna di sela-sela sarapannya.


"Abang mu udah berangkat dari tadi, waktu kamu masih mandi." Jelas bunda.


"Tumben. Oh iya bun, nanti Hanna pulang agak telat ya." Hanna masih basa basi.


"Owh yaudah nanti bunda jemput. Pulang jam berapa?". Tanya bunda.


"Nanti bunda jemput Hanna jam 4 sore aja." Jawab Hanna.


"Bukannya kamu pulang jam 3 ya, Na?" Tanya bunda.


"Hanna sama Nessie mau nongkrong di cafe depan sekolah dulu bun, hehehe." Biasalah ciwi-ciwi ghibah+curhat curhat


"Nongkrong mulu kamu tuh. Jam 4 pas loh ya, nnti kamu WA bunda aja."


-------


"HANNA BURUAN, 5 MENIT LAGI KAMU TELAT LOH!!." Teriak bunda dari halaman rumah. Lalu Hanna naik ke boncengan bundanya. Hanna memang lebih suka naik motor daripada naik mobil. Bila ia berangkat bersama ayahnya akan diantar menggunakan mobil, dan bagi Hanna itu sangat membosankan.


"Ayo bun!"


Di perjalanan, Hanna melihat sosok makhluk astral, dengan wajah hancur yang menunggunya di trotoar, gak gak canda ini bukan cerita horor🤣.


Di perjalanan, Hanna melihat orang yang mirip dengan idolanya. Sama-sama memakai seragam SMA. Tetapi ia tidak tau orang itu dari SMA mana.


'Lah, itu teh saha? Kok mirip banget sama Mark Lee? Semoga aja dia sekolah di SMA Venus. Aamiin ya allah...'


Sesampainya di depan gerbang, Hanna segera pamit dengan bundanya. Melihat gerbang yang hampir tertutup, ia langsung lari dengan kekuatan seribu bayangan. Hampir saja ia terlambat. Hanna bernapas lega lalu berjalan menyusuri koridor yang sudah lumayan sepi karena 1 menit lagi bel berbunyi.

__ADS_1


Sesampainya di kelas


Hanna meletakan tas ranselnya di bangku sebelah Nessie.


"Jam segini baru nyampe. Molor mulu lo." -Vien


"Aelah bacot lu, percaya deh yang berangkat pagi."- Hanna


"Eh, btw tadi gue di jalan liat orang yang mirip banget sama Mark NCT!!! Gilak sih, semoga aja dia sekolah di sini, soalnya dia tadi pake baju SMA, tapi gatau SMA mana:((" Hanna


"Beneran? Mirip Mark Lee?lo liat dari sudut mana nih? Puncak gunung Jaya Wijaya?" Nerin berkata seperti itu karena tidak percaya, mana ada orang yang mirip sama Mark Lee alias oppa-oppa korea.


"Hehe, gue cuma liat punggungnya doang, ketutup tas lagi, tapi rambutnya mirip loh." Jawab Hanna dengan cengengesan.


"Apaan, cuma mirip rambutnya doang_-" -Nessie, Nerin, Alvi, Vien serempak.


"Ya maap."


____


Tettt..... Tettt....(anggep aja bel pulang)


"Ayok buruan, jadi nongkrong kan?." Tanya Hanna kepada teman-temannya yang sedang membereskan meja.


"Ness? Vi?"


"Gue sama Vien kan hari ini piket." Jawab Nessie.


"Oh iya, lupa. Gue tunggu di gerbang samping ya?" Jawab Hanna, lupa bila hari ini Nessie dan Vien ada jadwal piket.


"Iya, itu loh, lo keluar bareng Revan ama Rendy aja. Ntar kita nyusul." Usul Nessie.


Hanna dan Nessie memang memiliki beberapa sahabat dekat laki-laki, dalam petik 'tanpa melibatkan perasaan'. Mereka yaitu Rendy Devaro Saputra(rendy), Raka Andika Putro(raka), Revan Ernando(Revan), Valdi Essyaro(valdi).


Hanna sering di jodoh-jodohkan dengan Rendy oleh teman-temannya. Karena nama tengah mereka hampir sama, 'Devara dan Devaro' apalagi mereka telah bersahabat sejak masa Taman Kanak-kanak. Padahal Rendy sendiri sudah memiliki pacar yaitu Lina, kakak kelasnya, tapi Hanna masih jomblošŸ˜‚.


Back to topic


"Oke, gue bareng mereka aja." Hanna lalu mengikuti Rendy dan Revan sambil bercakap-cakap.


Hanna pov

__ADS_1


Waktu gue ngobrol-ngobrol sama Revan di koridor. Gue liat orang yang mirip Mark, yang gue liat di jalan waktu berangkat sekolah tadi!!!! Ah gila sih, mungkin dia jodoh gue AHAHAHAHA. Gue kaget+seneng banget!!!


"Eh Vann, Vann, Rendyy. Lo liat kan yang tadi jalan ngelewatin gue, yang pake tas item model Bucket bag." Tanyaku sambil menepuk pundak mereka keras.


"Apa sih??Iya liat, kenapa?" Tanya Rendy.


"Dia itu yang gue ceritain tadi di kelas, orang yang tadi gue bilang mirip Mark Lee!! Sttt...Itu tuh dia, samping gue." Bisikku pada Rendy dan Revan, dengan mataku yang melirik ke arah si 'mark lee' itu.


Lalu Rendy dan Revan melihat arah pandang mataku. Dan dengan santainya...


"EH ELO MARK LEE, YANG PAKE TAS ITEM, LO DI SUKAIN TEMEN GUE." Rendy teriak memanggil dia. Huftt, untung aja dia ga respon, malu banget sumpah.


"Gublu banget sih lu, gausa gitu dong, malu gue, untung dia ga sadar!" Gue jadi kesel dan malu banget, gila sih, punya temen gaada akhlak kek Rendy.


___


Gue jalan di cafe depan sekolah sendiri lalu mencari tempat duduk yang kosong sambil menunggu Nessie the geng, huhu nasib jomblo gini.


Beberapa menit kemudian mereka memasuki cafe. Nyariin gue pastinya. Lalu mereka nyamperin gue dan langsung duduk.


"Kalian mau pesen apa? Biar gue pesenin." Tanya Alfi baik hati.


"Emm, gue minuman kayak biasannya aja." Jawab Nessie.


"2in" -Hanna


"3in" -Vien


"4in" - Nerin


"Oke."


Setelah Alfi balik ke meja kita, gue mulai cerita tentang ketemu 'mark lee' di koridor.


"Hah? Serius lo?"


"Besok lo harus tunjukin dia yang mana!"


"Emm, tapi gue ga tau, dia kelas apa, besok kalian bantu gue cari tau ya???plisss, demi cinta pertama gue di sekolah ini.." Gue memohon dengan muka sok melas, padahal gue cuma kepo dia kelas apa dan namanya siapa.


"Iya, iya gue bantu cariin, gausah sok melas gitu lo, muka lo udah jelek jadi tambah jelek." Canda Nerin.

__ADS_1


"Hehe makasih.., gue cantik, ye!"


__ADS_2