
Mobil melaju pada kecepatan normal menuju toko kue langganan Shyeiraa.Robin fojus pada jalanan yang ramai akan kendaraan sementara Shyeiraa terlihat asik dengan ponselnya.Robin melayangkan senyuman begitu melihat tinggkah manis Shyeiraa.
"Nona sangat menyukai komik?"tanya Robin.Fokusnya masih pada jalanan.
"Iya.Suka banget,"
"Apa saya boleh bertanya?"
"Apa?"
"Kenapa nona menolak saya?"
"Aku nggak menolak kamu kok.Hanya saja kamu pilihan ayah dan aku nggak mau menikah dengan pria yang bukan pilihanku,"
"Kenapa,"
"Ayah selalu memutuskan apa yang baik dan tidak untukku.Kehidupanku ayah genggam dan dikendalikan semau ayah.Dan aku juga nggak bisa bilang tidak padanya,tapi pernikahan.Setidaknya aku punya hak memilih siapa pasangan hidupku kan?"
"Kenapa tidak bisa bilang tidak?"
"Aku takut pada ayah.Aku takut ayah akan membuangku.Aku hanya punya ayah didunia ini,pikiran bahwa ayah bisa saja meninggalkanku selalu berhasil menjadi ketakutan terbesarku.Ayah adalah suami yang sangat mencintai ibuku tapi ibu meninggal dunia begitu melahirkanku.Aku tidak mau ayah benci padaku karena itu aku selalu berusaha menjadi apa yang ayah inginkan,"
"Nona,pemikiran macam apa itu?"
"Apa maksudmu?"
"Nona masih belum sadar juga,paman menyayangi nona lebih dari apapun didunia ini,bahkan lebih dari istrinya.Ibu pernah cerita padaku dulu waktu tante melahirkan nona,hanya ada satu pulihan saat bayi atau nyawa.Tentu saja tante mengatakan selamatkan bayiku nona tahu apq reaksi paman saat itu dia tersenyum hangat dan mengatakan aku akan menjaganya dengan seluruh kehidupanku,"
"Apa?"
"Apa nona juga tahu kenapa paman mengizinkan nona mencari pasangan anda padalah sudah menjodohkan nona dengan saya?karena dari pada sebuah janji paman lebih mementingkan kebahagiaan nona,"
"Kamu benar.Kenapa aku nggak bisa melihat ketulusan dan rasa sayang ayah padaku,"
"Satu lagi paman mengatur kehidupan nona bukan karena berniat merenggut kebebasan nona tapi karena ia berjanji kepada ibu nona bahwa paman akan menjaga nona dengan seluruh kehidupanya,"
__ADS_1
Mata Shyeiraa bergelinang air mata yang sedikit demi sedikit jatuh membasahi pipinya.Tetesan air yang jatuh karena kebahagiaan itu tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata.Sementara itu tanpa disadari mereka telah sampai tepat di tempat parkiran toko kue.
"Kita sudah sampai,"
"Benarkah?ayo kita makan yang manis-manis sebanyak mungkin hari ini,"
Mereka memasuki toko.Shyeiraa memikih meja dan meminta Robin menunggu disana,ia berjalan mendekati meja pesanan yang terpajang begitu banyak jenis kue.
"Selamat datang.Mau pesan apa?"
"Eh Vian,"
"I,iya saya Vian,"
"Kamu nggak inget aku?"
"Siapa?"
"Sialan!ini aku Shyeiraa,"
"Iya inget sekarang.Eh btw kamu kerja disini,baru ya?"
"Aku yang punya tokonya,"
"Apa?beneran?kupikir yang punya tokonya cewek soalnya namanya toko kue Elen, ternyata kamu.Elen siapa?pacarmu?istrimu?"
"Cewek yang aku suka,"
"Bentar bukanya terakhir kali kamu pacaran sama Yoona ya?"
"Ah itu cuman rumor kampus aja kok.Yoona itu adik sepupu ku mangkanya aku dekat sama dia,"
"Apa?"
Vian Arehan adalah salah satu sahabat baik Shyeiraa sewaktu kuliah mereka teman satu jurusan.Vian yang sifatnya jutek dan acuh didekati oleh Shyeiraa yang ramah dan ceria mulai menjadi teman dekat karena saling melengkapi kekurangan.Shyeiraa pernah punya rasa padanya sebab wajah tampan dan sikap juteknya tapi baik saat bersamanya membuatnya meresa spesial.Tapi perasaan itu kandas begitu ia tahu Vian berpacaran dengan Yoona salah satu adik tingkat mereka.
__ADS_1
"Oh iya kamu mau pesan apa?"
"Tiramisu satu loyang sama minumnya americano dua,"
"Ditunggu ya,"
"Ok,"
Selesai berbincang Shyeiraa kembali ke mejanya.Robin menatapnya jengkel.
"Kamu kenapa?"
"Nona kenal pria itu?"
"Ahh,Vian temanku saat kuliah.Dia tampan kan nggak salah aku pernah naksir,"
"Apa?!"
"Waktu kuliah dia itu populer tapi pendiam aku orang pertama yang temenan dengannya dia pria pertama yang baik padaku jadi jadi aku suka padanya.Cinta pertamaku ah lupakan.Mengerikan.Itu hanya cinta sepihak,"
"Begitukah.Nona masih suka,"
"Hmm....nggak!lagian dia udah ada cewek kok,"
"Syukurlah,"
"Apanya yang syukur?"
"Ya syukur saja kan gawat kalau nona masih suka padanya bisa-bisa kalah telak dong sama aku.Aku kan jadi merasa iba,"
"Sialan,"
*Benar juga salah satu alasan ayah memilih Ezza sebagai calonku pasti karena dia kaya raya direktur sekaligus dokter di rumah sakit miliknya sendiri.Selain itu dia tampan dan keluarganya juga teman baik ayah.Pilihan ayah memang tidak bisa terbantahkan.Tapi tetap saja perjodohan?jangan bercanda ini abad 21.
Kalau begitu hanya ada sat*u cara.Aku harus cari pasangan yang jauh diatas kamu.
__ADS_1