
Dirumah sakit
"sialan ternyata dia anakku. maafin aku andin aku suami yang buruk selama ini aku telah mengecewakaanmu. dion dion . cepat caridiman anfin dan dewi bersembunyi aku gak mau tau.cepat cari. huhuhuhu "
"baik tuan".
######
disekolah andin.
"maaf pak kami mencari nona dewi kelas 10"
"maaf sebelumnya bapak ini siapa"
"saya asisten ibunya pak. "
"baik mari saya antar ke kelasnya pak"
setelah sampai dikelas dewi. dion langsung masuk. tanpa permisi dan langsung menemui dewi
"non silakan pulang tuan mencari anda dan nyonya"
"maaf anda siapa. ayah saya sudah lama meninggal jadi tolong anda pergi dan jangan cari cari saya lagi."
"tapi non. ayah anda ingin sekali menemui anda. ayah anada sudah menyesal."
"maaf pak saya tidak kenal dengan orang ini tolong jangan pernah ijinkan fia masuk kesini lagi".
"baik dewi. mari pak saya antar keluar"ucap pak setyo.
"ingat non saya akan tunggu anda sampai and keluar sekolah."ucap dion
#########
dirumah sakit
__ADS_1
singgih harus diraat dikarenakan pingsan mendadak,dia terkejut dengan hasil lab yang keluar.ketika singgih sudah sadar dia hanya melihat dion asisten pribadinya.
"bagaimana apa sudah bertemu dengan andin dan dewi?"
"sudah tuan. namun nona dewi enggan bertemu dengan tuan".
"ya aku sadar diri dengan kelakuanku selama ini. kalau aku sudah membaik aku akan menemuinya disekolah".
"baik tuan, namun sepertinya anggota sekolah tempat nona dewi sekolah. tidak tau mrnahu jika nkna dewi adalah anak anda".
"yah kau tau pasti kenapa deperti itu, aku sangat menyesal kenapa dulu aku menyia nyiakan cinta andin terhadapku. dan yang paling aku sesali dewi adalah anak kandunhku. darah dahingku sendiri".
Dion hanya mendengarkan tuannya menyesali perbuatannya.
"maaf tuan keadaan anda tidak boleh diketahui oleh publik. suapaya saham tetap stabil. namun sepertinya nyonya trlah mengajukan surat ke pengadilan agama dan itu sudah menyebar ke berbagai kalangan. dan sekarang nyonya andini sudah ada yang mrlindungi. dari mata mata yang saya kirim nona andini bekerja di perusahaan lee sebagai seketaris."
"lee..... apa mungkin. ahh sudahlah aku mau istirahat dulu. jangan ganggu aku. aku akan fokus ke kesehatanku dulu supaya aku bisa mrngejar andin dan dewi lagi."
"baik tuan. saya permisi ke perusahaan lagi. karena ada yang harus saya kerjakan. pengawal ada didepan . jika anda membutuhkan sesuatu silakan anda panggil".
######
Disekolah X
"dew,lo gpp kan?" tanya umi.
"iam okey.so tenang ajalah. lagian aku sekarang udah kos sendirikan ".
"hei. ini bukan lo dew. tapi gw suka gaya lu". ucap dian.
"gw gak mau ya gara gara bokap lu yang posesif itu merubah sikap kalem lo. gak cocok wi". ucap septi
"emm okey. akj cuma emosi aja gaes."
"gimana kalo nanti kita temenin lu sama fahmi kerja" ucap annisa.
__ADS_1
"ish pas gw aja gak ada yang nemenin. giliran ada dewi aja pada mau nemenin" ucap fahmi.
"iri bilang boss" ucap septi.
"tet tene ten tena. malah tik tik kan gw. hahahha" ucap dian.
"okey. kita temenin. tapi gw habis magrib pulang lo ya. ntar mak gw nyariin lagi"ucap nisa.
"sipplah. ya udah kita habisin makannya udah mau bell nih" ucap dewi.
"siplahh" ucap dian.
####
Dikantor Lee corp
"permisi pak. ada berkas yang perlu bapak tandatanganin".
" taruh dimeja".
"baik pak. kalau begitu saya permisi dulu"
"tunggu sebentar din ini surat pengadilan agamanya. dan kamu tinggal tanda tangan.dan satu lagi setelah pulang kerja kamu akan tinggal di apartemen dekat kantor. dan sudah ada kendaraan disana. masalah barang2 sudah aku suruh anak buahku mengantarnya. dan salah anak buahku menemukan uang yang tidak sedikit. apa itu uangmu?".
"sebelimnya saya mengucapkan terimakasih sebanyak banyaknya atas bantuan dan fasilitas yang bapak berikan. tanpa mengurangi rasa hormat sata ucapkan terimakasih. dan uang itu. ya itu uang tabungan saya ketika saya masih bekerja di perusahaan ".
"jagan terlalu kaku din. kuta ini kan sahabat jadi sudah seharusnya kita saling tolong menolong. semua itu sudah saya taruh diapartemen yang akan kau tinggali. masalah anakmu. bagaimana kalau dia tidak usah bekrja."
"maaf pak. tapi itu adalah keinginan anak saya sendiri. jadi saya tidak bisa memaksakan kehendaknya. dia masih terpukil akan kejadian yang menimpanya dan ini pak berkas nya sudah saya tanda tanganin".
"baik. besok kamu sudah bisa menerima surat cerainya jika angga tidak minta naik banding"
"baik pak. saya permisi".
"ya". 'andin kenapa kamu memasang tembok yang tinggi hingga aku tidak bisa merobohkan. aku harus menuirami dengan air suapaya luruh sedkkit demi sedikit. '
__ADS_1