Suami Pilihanku

Suami Pilihanku
BERTEMU KEMBALI


__ADS_3

Setelah pulang sekolah dewi dan sahabat-sahabatnya langsung meluncur ke kafe. sesampainya di kafe dewi dan fahmi langsung siap siap untuk bekerja.setelah mereka selesai mandi dewi langsung menuju ke ruangan manager.


"selamat siang kak. saya yang melamar kemaren".


"oh ya dewi kan.jadi saya jelaskan ya dewi. karena kamu masih pelajar. jadi masuknya part time ya. tapi kita gaji kamunya satu bulan sekali.trus ini simpan no saya kalau kamu mau ijin langsung bisa kesaya ya. paham?".


"paham kak.terimakasih".


"sama-sama. semoga kamu nyaman disini ya".


"iya kak. saya permisi dulu kak".


"ya. silakan".


namun ketika dewi membuka pintu dari dalam ada yang mendorong pintu dari luar. seketika dewi hanya diam saja.


"heh manusia bodoh. bisa pergi gak gw mau ngomong penting. malah bengong."


"eh em iya kak maaf. saya permisi dulu".


"hm". ketika dewi sudah pergi beni langsung menemui kevin kakaknya." kak gw mau ngomong".


"ya langsung aja. mau ngomong apa?".


"tunggu dulu itu anak baru kak?".


"he.em dia anaknya mau kerja keras. katanya mamanya seorang sekertaris diperusahaan besar tapi dia masih mau bekerja . gak kaya seseorang taunya minta mulu".


"heleh menyindir kau. kak kenapa papa memblokir kartu kredit aku. bukannya itu no limit kan kak?".


"kenapa tanya sama kakak?. harusnya kan tanya sama papa".

__ADS_1


"sudah tapi gak diangkat.kak pinjem kartu kakak ya" kata beni sambil memelas.


"no ben. kamu pasti mau membeli barang yang gak guna. trus nanti kalau bosen lu buang gitu aja"


"kan gw sumbangin ke panti tu mainannya".


"kalo niat mau nyumbangin tu yang baru bukan yang bekas.sudah sana pulang ganggu orang mau kerja aja".


"ya ilah. pelit banget . ya udah bagi uang cash kak. buat beli bensin".


"ya udah nih" kata kevin sambil mengulurkan uang 200rban.


"tambahlah kak masak cuma segini"


"mau gak. kalo gak mau sini".


"mau . bye kak. thank ya". beni langsung nyelonong keluar ketika sampai di pintu keluar dia melihat dewi sedang mengepel lantai. 'kerjain ahh. mayan dapat hiburan gratis'.


"eh mana kak perasaan sudah bersih. ini sudah bersih kak".


"menurutmu . menurutku masih kotor makanya kalau punya mata tu dipakai. oh iya lupa lu kan pakai kacamata. gw segede gini aja masih lu tabrak".


"iya kak. awas mau saya pel" kata dewi geram.


Setelah puas mengerjai karyawan-karyawan kakaknya beni langsung pulang. ketika sampai dirumah. dia tidak melihat mamanya.


"mah. mama. mama" teriak beni.


"nyonya sedang pergi arisan den." ucap bi sri.


"oh ya udah bi. bikinin makanan ya bi".

__ADS_1


"tumben den. biasanya pulang sekolah sudah makan ".


"gpp bi lagi pengen aja"


"mau makan apa den?".


"terserah bibi ajalah yang penting cepet".


"baik den".


########


bermmmmm


"itu pasti mama".


"assalamuaalaikum"


"waallaikumsalam mah. kenapa baru pulang?".


"ohh tadi sahabat mama ada yang kumpul lagi. walaupun dia sekarang cuma jadi sekertaris. tapi sekarang dia terlihat bahagia".


"kenapa mah?".


"rahasia". kata mama sania. langsung bernajak ke kamar.


"mah kalau cerita jangan setengah setengah dong. jangan bikin penasaran".


"mamah mau mandi dulu. gerah".


"halah mamah nyebelin banget. lagian kenapa malah terlihat bahagia . susah inimah. oh iya gw jadi lupa nanya kan kenapa papa blokir akses aku." huh

__ADS_1


__ADS_2