Suami Terkuat

Suami Terkuat
aqua marine


__ADS_3

"kamu rudi kan?". ucap wanita misterius


"emmm... jika boleh tau anda siapa ya? ya saya memang rudi tapi saya tidak ingat siapa anda". jawab rudi.


"bisa bisa nya kamu lupa dengan ku, kita teman sekelas ketika SMA nama ku imel, btw ngomong ngomong, kamu tahun ini seharus nya berusia 30 tahun kan? tapi bagaimana bisa wajah mu seperti anak berusia 17 tahun, dan juga aku kira kamu tidak selama dari kejadian 11 tahun lalu". jawab imel


"17 tahun kepala bapak kau, eh tunggu kejadian 11 tahun lalu? memang ada apa dengan 11 tahun lalu?". tanya rudi


"kamu sungguh tidak tahu dengan kejadian 11 tahun lalu, saat itu terjadi ledakan besar dan awal mula perubahan yang terjadi di dunia ini, biar lebih nyaman mampir ke cafe terdekat sini dulu yuk untuk ngobrol ngobrol sambil menunggu jam pulang sekolah anak ku". jawab imel


"apa tidak apa apa mengobrol berdua, tidak enak aku bicara dengan wanita yang sudah berkeluarga". jawab rudi


"apa apaan kamu itu tentu saja tidak apa apa, suami ku itu kan sepupu mu sendiri". ucap imel


"hah? sepupu? bagaimana cerita nya aku punya sepupu, sebentar, sistem apa ada smartphone yang bisa video call antar dimensi, aku ingin bertanya ke mamah". tanya rudi.


"dimension phone, bentuk nya mirip dengan smartphone, memiliki akses jaringan internet 500gb/detik dengan batre tanpa batas, akan tetapi saat host menggunakan smartphone ini waktu di dimensi host akan di sesuaikan dengan dimensi ini selama percakapan setelah percakapan usai waktu akan kembali seperti semua berjalan jauh lebih lambat". jawab sistem.


"beli berapa pun harga nya, aku butuh informasi mengenai dunia ini". ucap rudi.


"aku tidak tahu soal itu, apa kamu tau di mana makam orang tua ku?". tanya rudi


"aku tau, jika kamu tidak keberatan pulang lah dengan ku ke rumah suami ku pasti senang mendengar sepupu nya masih hidup, apa lagi dia selalu berkata dia punya hutang nyawa pada mu yang menjaga dia berkali kali sejak kecil". ucap imel


"eh....apa aku di dunia ini sungguh kenal baik dengan sepupu ? tapi di dunia ku aku tidak punya sepupu sama sekali, lagi pula jika dia punya niat jahat sekalipun tidak berguna dengan kemampuan orang di dunia ini mustahil bisa melukai ku, baiklah sekarang aku akan ikut dengan nya". ucap rudi dalam hati


"oke baik lah aku akan ikut dengan mu". ucap rudi


"kalau begitu aku akan jemput dulu anak ku". ucap imel


"memang anak mu berusia berapa tahun?". tanya rudi


"anak ku saat ini berusia 6 tahun sebentar lagi akan masuk sekolah dasar, jika boleh tau kamu saat ini sudah berada di tingkat apa?". tanya imel


"tingkat apa? maksud nya?". tanya rudi kebingungan


"tingkatan seniman beladiri mu". jawab imel


"aku belum belajar apa itu seni beladiri, jadi mungkin aku masih manusia biasa". ucap rudi

__ADS_1


"begitu ya, aku kira kamu sudah mencapai tingkat grand master, karena suami ku selalu bilang, jika kamu masih hidup dia sering berkata kalau kamu pasti bisa mencapai tingkatan seniman beladiri tingkat grand master dengan mudah". ucap imel


"aku memang bukan seniman beladiri tapi aku memiliki trik lain, kalau begitu mari jemput anak mu terlebih dahulu , lokasi nya jauh tidak dari lokasi ini?". tanya rudi


"jika menggunakan taksi online sekitar 40 menit dan mungkin sudah bubar sekolah sepertinya saat kita sampai, sebentar aku akan bayar dulu minuman nya". ucap imel


"eh ternyata mata uang nya sama dengan bumi, jika begitu aku tidak akan kesulitan untuk bertahan hidup di dunia ini, dengan jumlah ribuan triliun rupiah yang ada di cincin penyimpanan ku". ucap rudi dalam hati setelah melihat uang yang di bayarkan imel


"ayo kita pergi rud, sebentar lagi akan ada angkutan umum yang lewat". ucap imel


"tidak perlu akan aku berikan tumpangan, teknik pedang terbang, ayo kita pergi ke sekolah anak mu". ucap rudi mengulurkan tangan nya.


"teknik apa ini?". tanya imel


"ini hanya sebuah trik sederhana, apa kamu siap mari terbang dengan kecepatan penuh". ucap rudi


1 menit kemudian.


"akhir nya sampai, di sini kan sekolah nya,... eh... mel? kamu baik baik saja?".ucap rudi


"huek....gila.. apa apaan kecepatan terbang itu, kecepatan terbang martial saint saja tidak secepat itu, iya benar ini sekolah anak ku". ucap imel setelah muntah.


"hahaha... maaf, tapi itu kecepatan paling lambat yang bisa aku lakukan". ucap rudi.


beberapa saat kemudian


"mamah... eh.. mamah siapa kaka ini?". ucap anak imel


"hahahaha.. kaka? ini paman kamu nak putri kecil mamah, dia ini sepupu nya ayah mu, ya tapi memang mamah tidak bisa menyalahkan andine sih wajah paman mu ini memang terlihat remaja berusia belasan tahun". ucap imel.


"ini ternyata anak mu, mirip dengan mu ternyata, panggil aku om ya keponakan kecil". ucap rudi


"kalau begitu kita pulang dan tunggu angkutan kota". ucap imel sambil menahan mual


"hahaha.. kamu masih mual juga? tidak usah pakai angkutan kota, pesan saja taksi biar aku yang membayar". ucap rudi


"siapapun pasti mual dan muntah jika kecepatan terbang nya seperti itu, memang nya kamu ada uang? lebih baik kamu pakai saja uang mu untuk kehidupan sehari hari mu". jawab imel


"tak usah khawatir, ini uang nya sisanya kamu simpan saja, aku masih memiliki banyak uang ko". ucap rudi

__ADS_1


"astaga, banyak sekali aku tidak bisa menerima uang sebanyak ini". ucap imel terkejut


"sudah simpan saja untuk kebutuhan mu dan jajan anak mu". ucap rudi


tak berselang lama taksi yang di pesan datang.


di dalam mobil


"jika boleh tau sepupu ku itu berada di tingkat apa sekarang?". tanya rudi


"suamiku berada di tingkat seniman beladiri awal, karena tingkatan nya yang tidak cukup tinggi suami ku hanya mendapatkan pekerjaan sebagai office boy dan kebetulan saat ini dia sedang libur". jawab imel


"seniman beladiri awal ya? sudah berapa lama dia terjebak di tingkat itu?". tanya rudi


"sudah 5 tahun tidak ada peningkatan meskipun dia sudah latihan setiap hari". jawab imel


"hmm.. kemungkinan ada yang dalah dengan metode latihan nya, baiklah setelah sampai akan aku lihat metode latihan nya seperti apa". ucap rudi


37 menit kemudian.


"mari rud masuk ini rumah kontrakan kami, ayah kemari sebentar coba lihat siapa yang mamah bawa". ucap imel


"iya mah sebentar papah lagi benerin air". jawab suara dari belakang.


"baiklah kalau begitu kamu duduk lah sebentar biarkan aku siapkan minum untuk mu dulu". ucap imel.


di dapur.


"mah memang siapa yang kamu bawa?". tqnya sepupu rudi


"dia orang spesial yang selalu membuatmu bersemangat ketika menceritakan nya kepada ku dulu". ucap imel


"hah? memang siapa... lah.. RUDI?. kamu masih hidup? ini bener sungguh rudi?". ucap sepupu rudi


"loh.. kamu ternyata aku kira siapa". ucap rudi


"tentu saja ini aku gilang sepupu mu, kamu kemana saja selama ini, saat kejadian 11 tahun aku tidak bisa menemukan kamu sama sekali, paman dan bibi sudah meninggal saat kejadian itu, ngomong ngomong kamu saat ini harus nya berusia 30tahun lebih kan? bagaimana cara nya kamu bisa memiliko wajah anak usia belasan tahun seperti itu". ucap sepupu rudi gilang


"sial sekali, memang apa salah nya jika wajah ku ini baby face, btw ngomong ngomong barusan aku sempat mengobrol dengan istri mu katanya kau terjebak di tingkat seniman beladiri awal, bisa ku lihat buku latihan yang kau terapkan?". ucap rudi

__ADS_1


"memang kau sudah sampai tahap apa? tunggu sebentar, akan aku bawa buku yang ku gunakan sebagai refensi latihan ku". jawab gilang


-bersambung-


__ADS_2