
"ayo kita kembali, aku sudah mengumpulkan abi immortal dalam jumlah banyak". ucap immortal rudi.
"sebeluk pulang aku akan memberikan sebuah teknik yang bisa berkembang tergantung tingkat kultivasi nya ini teknik yang aku gunakan untuk melenyapkan petir kesengsaraan surgawi, aku transfer ke ingatan mu". ucap rudi
"teknik ini sangat kuat sekali, dan kau bisa mengendalikan energi besar ini? gila, kamu jauh lebih gila dari pada ku, terimakasih sudah membantunku, aku mungkin sekarang sudah waktu nya kembali hidup di bumi". ucap immortal rudi
"benar ngomong ngomong soal annisa, saat kau menikahi nya jangan lakukan kebodohan ku di kehidupan sebelum nya, jangan selingkuhi pasangan mu sebelum kau menyesal seumur hidup sepertiku". ucap rudi
"hmm.. aku justru sudah menyesal karena tidak bisa menepati janji kepada annisa". ucap immortal rudi
"hahaha.. ya sudah sekarang kembali dulu seharusnya sudah hampir tiba kompetisi sekolah itu, shadown exchange". ucap rudi
di aqua marine
"loh sudah kembali? aku kira akan memakan waktu lama ternyata hanya 2 hari 1 malam, ngomong ngomong kalian berdua terasa semakin kuat jika bukan karena yang 1 ini memiliko wajah baby face mustahil aku bisa membeda kan kalian". ucap tomi
"memang apa beda nya ? bagi kultivator awet muda sudah hal biasa kecuali usia 1000 tahun tapi kultivasi nya masih di tahap nascent soul ya ada kemungkinan dia sudah tua". ucap rudi
6 hari kemudian di lapangan sekolah
__ADS_1
"perhatian murid murid, seperti yang kalian tahu hari ini merupakan hari seluruh sekolah di provinsi ini mengikuti kompetisi , murid dari tingkat 1, 2 dan 3 ikuti guru pembimbing kalian masuk ke dalam bus yang telah di siap kan, oleh karena itu saya berharap jika kalian memiliki perselisihan antara satu dan lain nya tolong lupakan sejenak perselisihan itu dan bekerja sama lah satu sama lain karena hari ini sekuruh siswa sekolah ini merupakan 1 tim, jadi kesampingkan jika memiliki permusuhan dan 1 hal lagi 1 minggu kemarin saya yakin seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 3 sudah tahu kekuatan murid baru dari kelas 1-3 seperti apa saya harap pada semua nya saat terjadi hal tak terduga dengar kan aba aba dan perintah yang di berikan rudi, ini untuk keselataman kalian sendiri juga, kalau begitu silahkan masuk ke dalam bus". ucap kepala sekolah tomi
"kepala sekolah benar, lebih baik kesampingkan dulu karena nama baik sekolah dan harga diri kita sebagai siswa sekolah ini lah yang menjadi taruhan nya". ucap salah 1 siswa
di lokasi pemburuan.
"semua perkenalkan saya hartanto saya berada di garis depan, perlu di ingat kompetisi ini sangat berbahaya dan memiliki peluang yang sangat tinggi kalian akan menemui ajal kalian di sini oleh karena itu setiap sekolah akan di beri wilayah nya masing masing untuk pembersihan area, bawa telinga kiri monster yang kalian buru, ingat jangan sendiri harus bersama tim dengan jumlah 20 orang, apa semua jelas?". ucap komandan militer hartanto
"jadi ini yang di maksud tomi, alasan kenapa presiden meminta untuk menjaga anak nya, ya memang sudah sewajar nya mereka cemas sebagai orang tua denga resiko kematian yang tinggi apa lagi setelah aku menyebar kan prajurit bayangan tahap immortal emperor , tidak ada 1 pun murid yang mencapai tingkat martial grand master paling tinggi mereka ada di tingkat martial master awal itu pun anak kelas 3, tapi seharus nya dengan prajurit bayangan tingkat immortal emperor sudah cukup kuat seharus nya". ucap rudi dalam hati
"kawan apa yang kau pikirkan? dengan kekuatan mu yang mengalahkan guru killer itu seharus kita aman".ucap teman sekelas rudi
"baiklah semua nya masuk ke dalam, kalian akan di bimbing oleh pemimpin regu di tingkat grand master". ucap komandan militer hartanto
beberapa saat kemudian.
"jadi pintu masuk ke tempat kompetisi melalui gua bawah tanah ini? eh tunggu sebentar energi ini, tidak salah lagi ini chaos energi dan dark energi, dunia macam apa sebenar nya di balik gua ini?". ucap rudi dalam hati
"pemberitahuan, terdeteksi host memasuki alam persembunyian demon god no.65 dari daftar demon god yang di cari,
__ADS_1
memulai quest utama, bunuh demon god dan murnikan inti iblis nya .
reward : demon transformation level 2 dan 3, lokasi demon god berada di puncak gunung tertinggi ke 3 di dunia ini.
"tepat dugaan ku berarti ini memang chaos energi dan dark power, tapi akan lebih baik jika aku sendiri yang menghadapi nya itu pun aku tidak tau bagaimana konsekuensi menghadapi demon god saat banyak orang seperti ini". ucap rudi dalam hati
16 menit kemudian..
"baiklah kalian sudah sampai di zona merah ini awal dari tujuan kalian, baiklah siapa leader dari sekolah ini". ucap pemimpin regu militer
"saya pak, rudi murid kelas 1-3 tingkat kultivasi martial lord akhir". ucap rudi sambil mengeluarkan sedikit kekuatan nya yang setara martial lord akhir.
"anak ini kelas 1 sma tapi memiliki kekuatan martial lord tahap akhir? bahkan orang terkuat sebelum nya hanya di tahap martial king, monster macam apa anak ini". ucap pemimpin regu militer dalam hati
"baik lah saya tanpa perlu basa lagi rencana awal kita ikuti seperti perintah komandan militer minimal 20 orang perregu namun saat memasuki zona hitam usahakan 1 regu terdiri dari 1 angkatan, dan saya akan memberi tahu kalian 1 hal lagi di tempat ini saya merasakan dark energi dari iblis yang sangat kuat, jika kalian merasakan tekanan kuat berlarilah ke belakang jangan mati konyol hanya untuk mendapatkan poin, nyawa jauh lebih berharga, jika demon itu muncul biar aku yang menghadapi nya, masing masing dari kalian semua sudah aku simpan 1 pasukan bayangan di tahap immortal emperor jadi tidak perlu ragu untuk menyerang, mereka pun akan membawa kalian ke garis belakang jika sumber energi iblis ini muncul, jadi berhati hati lah, kemenangan untuk sekolah kita mari berjuang bersama". teriak rudi.
"huek... ini sungguh menjijikan harus berpidato semacam ini". ucap rudi dalam hati
"jika boleh tau di tingkat apa iblis ini?". tanya anak presiden
__ADS_1
"untuk pertanyaan itu yang pasti jauh lebih kuat dari kepala sekolah kita yang berada di tahap half immortal, jadi saran ku jika kalian merasakan energi iblis yang besar segera mundur ke garis belakang, karena nyawa jauh lebih berharga". jawab rudi.