
"gu...gur......gggguuurrrruuuu... ini terlalu cepat, aaaaku... tidak bisa bernafas". teriak alena
"sudah sampai!! sepertinya itu tempat nya ya? eh kamu kenapa? jangan muntah di baju ku". ucap rudi
mereka turun ke bawah dan alena muntah sangat banyak.
"apa ini benar tempat nya?". tanya rudi
"huuueeekkk... maaf guru keceoatan terbang guru sangat mengerikan, iya benar ini tempat nya". jawab alena
"ini energi divine beast dan divine artefak, sudah jelas petir ini terjadi tidak terjadi secara natural tetapi karena divine artefak dan divine beast, sepertinya kita mendapat harta karun, baiklah demon eye, odin's eye cari sumber energi nya". ucap rudi
beberapa saat kemudian..
"hohoho... ternyata divine beast dan divine artefak ini di lindungi oleh barrier mayat seorang penyihir tingkat 12, jika dia mencapai penyihir tingkat 12 berarti dia seorang archmage, menarik, tapi sebelum itu mari latih kamu dulu dengan petir ini". ucap rudi
"tapi guru bagaimana cara nya agar peitir itu menyambar ku?". tanya alena
"tidak perlu khawatirkan hal itu saat kamu masuk wilayah itu petir itu otomatis akan menyambar mu, karena artefak itu dapat menarik petir tahan lah sebanyak mungkin peitr yang menyambar, aku akan pergi sebentar kamu tidak perlu khawatir jika di sergap aku sudah menaruh bayangan ku di tahap immortal emperor". ucap rudi
"ba..baik guru.. tapi.. apa ini benar benar aman?". tanya alena
"tentu saja, di bandingkan petir kesengsaraan surgawi dan petir hukuman tuhan, petir ini hanya mainan anak anak, tidak percaya? kalau begitu aku dulu yang masuk". ucap rudi
"guru...". ucap alena sambil melihat rudi pergi begitu saja melewati petir yang bahkan tidak bisa menggores baju nya.
di gunung kematian
"oh.. petir ini lumayan, tapi ini hanya untuk anak anak, tidak ada gunanya, seharusnya barrier itu ada sekitar sini". ucap rudi
beberapa saat kemudian
"ah.. itu dia.. barrier ini cukup kuat tapi untuk menghalangi kecoa masuk tidak untuk ku". ucap rudi sambil menghancurkan nya dengan 1 sentilan.
di dalam barrier..
"siapa kau berani nya menerobos ke dalam sini akan aku bakar kau dengan petir ku". ucap thunder phoenix.
"jangan terlalu arogan kau ayam kecil hanya karena kamu seekor divine beast". ucap rudi mengeluarkan tekanan energi Ki.
"a..ampun.. tolong maafkan kkkeekasaran ku sebelum nya tuan". ucap thunder phoenix.
"anak muda tolong ampuni nyawa phoenix ku". ucap suara misterius.
"hoho.. ternyata masih ada kesadaran nya yang tertinggal seperti yang di harapkan dari seorang archmage, baiklah aku akan mengampuni nya tapi kau harus ceritakan padaku bagaimana bisa seorang archmage tingkat 12 dengan 12 circle sihir bisa mati". tanya rudi
"ini terjadi sekitar 8000tahun yang lalu saat itu aku sedang bersiap untuk menerobos ke tingkat 13 archmage tapi tiba tiba saja aku di sergap oleh para pemuja iblis meskipun awal nya aku bisa selamat tapi siapa sangka iblis itu datang sendiri menemui ku dan ternyata iblis itu mengincar divine beast dan divine artefak ku ini, aku pun terluka parah saat itu tapi aku beruntung saat itu terobosan ku ke tingkat 13 berhasil memicu petir yang lumayan kuat selain hal itu kekuatan petir tersebut juga menjadi kuat berkat bantuan divine beast dan divine artefak ku yang memiliki attribute petir, meskipun gagal menerobos setidaknya iblis itu terluka cukup parah yang memaksa nya mundur, dan aku berakhir mati di tempat ini, sebelum ajal menjemputku aku menggunakan seluruh mana dan energi kehidupan ku yang tersisa untuk membuat barrier itu tapi siapa sangka bisa di hancur kan dengan 1 sentilan oleh mu". jawab roh archmage.
"begitu ya, lalu siapa nama mu? sekarang aku mau tanya 1 hal pada mu? apa kamu mau aku beri 1 kesempatan untuk mu menjalani hidup? mumpung saat ini tengkorak mu ada di sini, selain itu aku bisa membuat mu menjadi seorang sage dan melangkah ke alam dewa". tanya rudi
"mustahil untuk aku hidup kembali bahkan dewa sekalipun tidak akan bisa menghidup kan ku kembali, nama ku william, kamu tidak perlu menghidupkan ku kembali, aku hanya mohon untuk mu menjaga divine beast ku". jawab archmage
"dasar bodoh, aku ini bukan dewa tapi aku seorang kultivator tahap universal monarch, tingkatan yang melebihi dewa, meskipun aku bukan tuhan tapi aku bisa menghidupkan kembali seseorang selama kerangka nya masih untuh meskipun sudah ribuan tahun, tapi sebelum kau menjadi kuat divine beast ini akan aku jaga dan membawa nya ke dimensi asal ku, kebetulan aku juga memiliki 4 holy beast, yang jauh lebih kuat dari ayam ini, kalau begitu skill resurection aktif". ucap rudi.
beberapa saat kemudian
__ADS_1
"ini.. aku hidup kembali.. terimakasih nak. tidak maksud ku tuan, sudah bersedia memberikan orang tua ini kehidupan". ucap archmage william
"iya aku hanua bisa menghidupkan mu lagi tapi kekuatan mu aku tidak bisa memulihkan nya tapi aku bisa membantumu mendapatkan kekuatan yang jauh lebih besar dari sebelum nya, untuk sekarang terima 2 teknik ini terlebih dahulu, selain archmage kau harus menjadi magic swordman atau magic assasin, sekarang kamu pulihkan hingga tingkat 3 dulu". ucap rudi
"teknik ini... terimakasih tuan.. atas pemberian nya". ucap archmage william
"minum liquid mana ini, ini liquid mana spesial yang di campur dengan pil kultivasi tingkat tinggi, jika terjadi sesuatu aku pasti akan membantu". ucap rudi.
"terimakasih tuan". jawab archmage william langsung meminum liquid hingga habis 2x tegukan
"tuan liquid ini terlalu kuat, aku tidak bisa menahan nya". ucap archmage
"tentu saja tidak bisa menahan karena titik meridian mu tertutup, akan aku bantu membuka nya". jawab rudi
2 jam kemudian
"ini...hebat sekali hanya 2 jam aku sudah berada di tingkat 7, liquid itu terlalu kuat tuan, aku khawatir tidak akan ada penyihir yang bisa menahan nya". ucap archmage william
"aku rasa ada 1 orang lagi yang bisa menahan, dan dia sedang menahan petir di luar, dia putri kerajaan avalon yang di khianati oleh para viscount, duke, dan bawahan lain termasuk penyihir tingkat 8 dan juga guru sihir nya, kemari ayam kecil, kau ambil tongkat mu kembali, ingat 1 hal kau hanya memiliki 2 misi, pertama kembali ke ouncak kekuatan mu, kedua saat aku meninggalkan dimensi ini kau harus menjaga murid ku ini, dengan kekuatan dan pengalaman mu sebagai archmage seharus nya bisa menjaga nya, aku janji dalam 1 tahun maksimal, aku akan membuat mu menerobos ke tingkat sage yang memiliki kekuatan setara dewa, kalau begitu mari aku kenalkan pada murid ku". ucap rudi.
di tempat alena.
"aku akhir nya menerobos ke tingkat 5 sekarang bahkan tubuhki puluhan kali lebih kuat dari sebelum nya, baiklah akan aku coba sihir supreme thunder ini". ucap alena
tanpa alena ketahui sedikit kekuatan supreme thundet yang dia keluar bisa menghancurkan puncak gunung.
"woah.. bahkan penyohir tingkat 7 tidak bisa melakukan ini, teknik ini mengerikan, pantas saja guru bilang jika teknik ini bisa melukai dengan parah penyihir tingkat 7". ucap alena
"kami seperti nya sudah berhasil menguasai supreme thunder, meskipun itu menggunakan sedikit energi tapi itu menguras stamina". ucap rudi.
"dasar bocah, teknik flying sword, kau naik ke pedang terbang ini, kita kembali ke tempat ku". ucap rudi.
dalam perjalanan rudi menceritakan apa yang menimpa murid nya itu ke archmage william, dan asal usul teknik yang rudi berikan kepada archmage william sebelum nya.
"aku tidak menyangkan di usia yang begitu muda anak ini melihat kematian kedua orang tua nya, dan juga teknik yang tuan berikan barusan siapa sangka jika itu teknik seorang archmage tingkat 13 dari dimensi lain, sebentar nya siapa anda ini sebenar nya tuan". tanya archmage william
"aku hanya seorang traveler antar dimensi yang datang ke dimensi ini untuk memenuhi misi tapi untuk kali ini aku tidak di perbolehkan ikut campur terlalu banyak jadi aku hanya bisa membantu anak ini seperlu nya, kecuali target utama ku muncul, aku akan turun tangan membereskannya, jika yang kau katakan itu benar kemungkinan iblis yang kau lawan itu hanya tahao demon lord, dan kemungkinan ada demon god yang memerintahkan nya, aku akan berikan lingkaran sihir ini untuk mu, dan abu immortal ini, jika terjadi sesuatu yang gawat bentukan lingkaran sihir menggunakan abu immortal ini dan kau akan di pindahkan ke dimensi ku". ucap rudi
-bersambung-
mortal
body tempering
qi gathering
pembentukan fondasi
gold core atau warga tiongkok menyebut jindan
soul wandering
nascent soul
__ADS_1
ensoulment
nihility
mahayana
immortal.
half immortal
profound immortal.
immortal venerable.
immortal king.
immortal emperor.
dao prime
dao emperor
dewa.
demi god/ half god.
god realm
true god.
tahap di atas dewa.
universal
universal god
universal saint
universal monarch
the creator
__ADS_1