
Miranda dan wisaka pun apartemen milik wisaka, "Ini apartemenku, kau bisa tinggal disini ya"...ucapan Wisaka yang berpura-pura senyum ke miranda
"Baik sekali tuan"...ucapan Miranda yang senyum
"Masalah baju nanti aku suruh orang beli baju"...ucapan Wisaka yang ingin pergi kekamarnya
"Tunggu sebentar kamarku dimana tuan saka?"...ucapan Miranda yang sedikit tersenyum manis
"Kamar kamu berada disebelah kamarku"...ucapan Wisaka dengan santai yang melangkah dengan cepat
"Jadi kita tinggal bersama"...ucapan Miranda yang mengikuti langkah wisaka
"Tidak kok, aku kesini ketika aku males pulang saja"...ucapan Wisaka yang begitu santainya
"Ternyata dia kaya seperti danyal suami adek tiriku"...didalam hatinya Miranda yang dibelakang Wisaka
"APA!... danyal sudah menikah lagi, sama Adek tirinya miranda"...didalam hatinya Wisaka yang senyum ke miranda
"Oh iya danyal menikah dengan siapa?"...ucapan Wisaka yang ingin memanfaatkan miranda
"Adik tiriku yang menyebalkan"...ucapan Miranda yang langsung mengepalkan tangan
"Jadi kamu diusir dari rumah, gara-gara adik tiri kamu mira"...ucapan Wisaka yang berpura-pura simpati ke miranda
"Adik tiri saya jahat sama saya"...ucapan Miranda yang menunduk dan menangis
"Sudah jangan menangis lagi, sekarang kamu istirahat saja"...ucapan Wisaka yang ngasih 1 box tisu
"Baik tuan wisaka"...ucapan Miranda yang berpura-pura sedih
Mereka berdua pun beristirahat dikamar masing-mading dan keesokan harinya dimansion milik danyal, "Daddy minggir itu mommy xia, jangan dekat-dekat sama mommynya xia"...ucapan Lexia yang mendorong badan daddynya
"Lexia sayang, dia tidak akan jadi mommy kamu nak"...ucapan Danyal yang mengelus-elus rambut anaknya
__ADS_1
"Kenapa emang daddy?"...ucapan Lexia yang penasaran perkataan daddynya
"Kalau mommy tidak menikah dengan daddy kamu ini"...ucapan Shisil yang memasak untuk suami dan anak tirinya
"Jadi mommy tidak menikah dengan daddy, tidak akan jadi mommy xia dong"...ucapan Lexia yang ingin menangis setelah mendengar shisil
"Iya lexia sayang, mommy shisil kan sudah menikah dengan daddy danyal"...ucapan Danyal yang peluk istrinya
"Benar juga ya daddy"...ucapan Lexia yang menatap daddynya dengan tajam
"Lexia kenapa tatapan daddy seperti itu sayang"...ucapan Danyal yang mengalihkan pembicaraan dan melihat putri kecilnya
"Sayangnya mommy mau makan apa?"...ucapan Shisil yang menawarkan makanan kepada anak tirinya
"Mau ayam dan telur mom"...ucapan Lexia yang meledek daddynya
"Baiklah anaknya yang imut"...ucapan Shisil menyiapkan makan untuk anak tirinya
"Sayang kok cuma buat xia saja, buat aku mana"...ucapan Danyal yang balik meledek anaknya
"Sayang mengalah sama putri kamu ya"...ucapan Shisil yang masih suapin anak tirinya
"Itu juga istriku, kenapa aku mengalah sama anak sendiri ya"...Gumam Danyal yang jengkel dengan anak sendiri
"Sayang jangan marah-marah dong, hari ini kalian libur kita jalan-jalan gimana"...ucapan Shisil yang masih menyuapin anak tirinya
"Mau mommy"...ucapan Lexia yang senang dengan ajakan mommynya
"Sepertinya daddy kamu tidak suka lexia sayang"...ucapan Shisil yang sedih melihat danyal masih marah
"Itu daddy buat mommyku sedih"...ucapan Lexia yang melempar sendok kecil ke daddynya
"Pluk"
__ADS_1
"Lexia kenapa kamu lempar sendok ke daddy nak"...ucapan Danyal yang sedikit jengkel ke putrinya
"Habisnya daddy membuat mommyku sedih"...ucapan Lexia Yang ingin melempar sendok kecilnya lagi
"Xia jangan lempar peralatan makan lagi ya, mommy tidak marah atau sedih kok"...ucapan Shisil yang langsung mengambil sendok dari lexia
"Itu lihat mommy tidak marah dengan daddy xia"...ucapan Danyal yang melihat istrinya
"Kalau tidak mau jalan-jalan, kita bisa kumpul dirumah juga tidak apa-apa kok"...ucapan Shisil yang sedikit kesal dengan suaminya
"Sepertinya shisil marah dengan aku"...gumam Danyal yang didengar anaknya
"Tentu saja, mommy marah, karena daddy cuekin mommy"...ucapan Lexia yang marah-marah ke daddy
"Memangnya tadi mommy minta apa xia?"...ucapan Danyal yang menatap putrinya
"Mommy bilang ingin jalan-jalan sekeluarga daddy"...ucapan Lexia yang turun dari tempat duduknya
"Lah kenapa tidak bilang dari tadi sih shisil sayang"...ucapan Danyal yang meluk shisil sedang cuci piring
"Minggir ah, aku sedang cuci piring ini kak danyal"...ucapan Shisil yang sedang cuci piring
"Disini ada bi Ana dan anakmu xia, kenapa harus malu sih kita sudah suami istri juga"...ucapan Danyal yang menggoda istrinya
"Bukan situ kak Danyal"...ucapan Shisil yang semakin kesal
"Daddy memang tidak pernah peka"...ucapan Lexia yang kesal dengan daddynya
"Pantesan almarhum nyonya tania sering marah terhadap tuan danyal"...ucapan Bi Ana yang langsung mengendong lexia
Semua orang pun marah dengan danyal yang tidak pernah peka sehingga bi ana menelpon nyonya besar melvin ke mansion danyal, "Punya anak kok sama kayak bapaknya tidak peka sama sekali"...ucapan Bunda Rania yang mengeleng-gelengkan kepalanya
"Bunda kenapa bilang seperti itu sih, didepan mantu"...ucapan Ayah Ryan yang sedikit malu
__ADS_1
"Ya karena kalian berdua yang bikin kita berdua emosi"...ucapan Bunda Rania yang mengajak menantu dan cucu pergi jalan-jalan
Sedangkan Danyal dan ayah Ryan di rumah memikirkan perkataan para istri mereka yang sedang jalan-jalan diluar sana