SUAMIKU CEO AROGAN

SUAMIKU CEO AROGAN
Episode 14


__ADS_3

"Ayah kenapa bunda gitu amat ya?"...ucapan Danyal yang bingung dengan keadaan


"Ayah juga tidak tahu danyal"...ucapan Ayah Ryan yang sama-sama bingung


"Karena tuan besar dan tuan muda tidak pernah peka sama sekali"...ucapan Bi Ijah yang pergi kedapur


"Apa yang dimaksud bi ijah ya?"...Gumam Danyal yang sedang memikirkan perkataan bi ijah tadi


"Hadeh benar-benar tuan besar dan tuan muda tidak pernah peka sama sekali"...ucapan bi Ijah Yang emosi dengan majikan laki-laki tersebut


"Apa maksud bi ijah danyal?"...ucapan Ayah Ryan yang masih bingung dengan keadaan


"Tuan tidak ada melihat sekeliling apa"...ucapan Bi Ijah yang mondar-mander sedang mengerjakan pekerjaannya


"Ayah, mama dan shisil kemana ya?"...ucapan Danyal yang tersadar mencari ibu dan istrinya


"Tuan-tuan bisa menjemput nyonya besar dan nyonya muda sekarang"...ucapan Bi Ijah yang sedang bersih-bersih sana kemari


"Bi ijah sekarang mereka kemana?"...ucapan Ayah Ryan yang menatap tajam bi ijah


"Nyonya-nyonya sekarang berada di mall tuan"...ucapan Bi Ijah yang masih mengerjakan pekerjaannya


"Ayah ayo kita susul istriku, mama dan anakku juga"...ucapan Danyal yang menarik lengan ayahnya

__ADS_1


"Eh danyal jangan tarik ayah seperti itu dong nak"...ucapan Ayah Ryan yang berusaha melepaskan tarikannya


"Maaf ayah kita harus cepat"...ucapan Danyal yang buka pintu mobilnya dan mendudukkan ayah


"Duk"


"Aduh kepala ayah sakit danyal"...ucapan Ayah Ryan yang mengelus-elus kepalanya sendiri


"Maafkan danyal ayah, sekarang kita ke mall"...ucapan Danyal yang langsung menyalakan mobilnya


"Ya kita harus jemput bunda kamu, anak kamu dan sekaligus istri kamu danyal"...ucapan Ayah Ryan yang sedang ceramah


"Jangan ceramah dulu ayah, sebaiknya pegang ayah danyal mau tancap gas"...ucapan Danyal dengan polosnya kepada ayah


"Danyal jangan cepat-cepat ya bawa mobil nak"...ucapan Ayah Ryan yang memohon kepada putranya


"Danyal ayah tidak ingin mati muda"...ucapan Ayah Ryan yang megang dadanya sendiri


"Ayah sudah bau juga dan sudah tua pantas mati"...ucapan Danyal yang sambil mencandai ayah ya


"Dasar anak durjana, biarkan ayahmu ini yang mengirim kamu ke neraka"...ucapan Ayah Ryan yang minta gantian untuk menyetir


"Jangan ayah, aku belum punya anak dari istri kedua aku ayah"...ucapan Danyal yang mengrem mendadak

__ADS_1


"Cit..cit..."


"Danyal menyetirnya perlahan anak durhana"...ucapan Ayah Ryan yang kebentur dasbor mobil danyal


"Kita sudah sampai di mallnya ayah"...ucapan Danyal yang sudah turun dari mobilnya


"Hah!...cepat sekali danyal"...ucapan Ayah Ryan yang cepat-cepat turun dari mobilnya


"Ya kan jaraknya cuma 5 menit dari mansionnya danyal ayah"...ucapan Danyal tanpa adanya dosa


"Ngapain naik mobil coba, kalau mallnya di depan rumah coba"...ucapan Ayah Ryan yang kesal ke anaknya


"Danyal capek jalan kaki ayah"...ucapan Danyal pun masuk kedalam mall


"Dasar anak ini, punya anak modelan stres gini"...gumam Ayah Ryan geleng-geleng kepalanya


Tiba-tiba alvaro datang dari belakang sambil mengendong anaknya danyal, "Om yang sabar ya"...ucapan Alvaro yang senyum sambil gendong lexia


"Kakek sabar aja, daddy emang seperti kok"...ucapan Lexia yang lagi digendong alvaro


"Ya cucu kakek"...ucapan Ayah Ryan yang noel pipi lexia


"Kalian masih ngobrol"...ucapan Danyal yang masih terus jalan

__ADS_1


"Memangnya kau tahu istri dan ibu dimana danyal"...ucapan Alvaro yang menghentikan langkah danyal


"Tidak tahu varo"...ucapan Danyal dengan polosnya


__ADS_2