SUAMIKU CEO AROGAN

SUAMIKU CEO AROGAN
Episode 2


__ADS_3

Danyal pun langsung pergi begitu saja, yang masih mengendong anaknya, "Daddy kenapa nggak menolongin kakak cantik itu"...ucapan lexia yang masih gendong danyal lalu melihat kakak cantik


"Nggak usah pedulikan dia, sayangnya daddy"...ucapan danyal yang cuek dan sambil tersenyum dengan anaknya


"Ya daddy"...ucapan lexia yang langsung menyembunyikan wajahnya di dada daddynya


Daddy dan lexia pun sampai ditempat bermain lalu lexia pun turun dari gendongan daddynya dan langsung lari menuju salah permainan, Dan sedangkan alvaro pergi kopi.


"Lexia, jangan lari-lari nak"...ucapan danyal yang duduk santai dan awasin lexia bermain


"Ya daddy"...ucapan lexia yang langsung lari-lari kecil


Tiba-tiba alvaro pun datang dengan membawa secangir kopi buat danyal dan untuknya


"Varo kau darimana?"...ucapan Danyal yang masih duduk santai


"Aku tadi beli kopi buat kau danyal"...ucapan alvaro yang sambil menyodorkan secangir kopi yang dibawanya


"Terima kasih bro"...ucapan danyal yang menerima secangir kopi dari alvaro


Alvaro pun duduk di sebelah danyal, "Danyal nanti aku gak bisa menemanin kalian lama-lama ya"...ucapan alvaro yang senang dengan keadaan


"Emangnya mau kemana varo?"...ucapan danyal yang memiringkan kepalanya


"Aku disuruh emak aku, untuk kencan buta"...ucapan alvaro yang nggak mau dijodohkan dengan siapapun, karena masih memiliki pacar


"Bukan kau sudah punya pacar ya varo"...ucapan danyal yang kebingungan melihat sahabatnya


"Ya aku tahu nyal, tapi aku bingung mau bilang dengan keyra nanti"...ucapan alvaro yang melihat anaknya sahabatnya


Danyal dan alvaro pun melihat lexia yang menghampirin om al dan daddynya karena sudah kelaparan, "Loh lexia kenapa nak?"...ucapan danyal yang langsung jongkok untuk menyamakan tinggi anaknya


"Daddy xia lapar"...ucapan lexia dengan wajah memohon


"Oh anaknya daddy yang cantik ini lapar ya"...ucapan danyal langsung mengangkat tubuh mungil putrinya


"Ya daddy, lexia lapar"...ucapan lexia yang senyum ke sang ayahnya


"Sekarang xia makan apa sayang daddy?"...ucapan danyal yang masih mengangkat tubuh mungil putrinya


"Aku ingin makan pizza, spaghetty dan minumannya milk shake coklat"...ucapan lexia yang tersenyum ke om al dan daddynya


"Itu aja sayangnya daddy"...ucapan danyal yang sambil membenarkan rambut anaknya


"Ya daddy"...ucapan sambil melihat ke alvaro

__ADS_1


"Varo kau ikut juga kan"...ucapan danyal yang pergi ke restoran yang sudah di pesan oleh danyal


"Tentu saja ikut, sepertinya lexia ingin bertanya ke aku nyal"...ucapan alvaro yang melihat ke anak danyal


"Om al, tolong bilang ke daddy dong"...ucapan alvaro yang senyum-senyum kesenangan


"Bilang apa sayangnya om alvaro"...ucapan alvaro yang menatap lexia


"Cariin mommy baru buat xia dong"...ucapan lexia dengan wajah polosnya dan masih digendongan sang ayah


"Eh xia sayang, mintanya jangan ke om al dong"...ucapan alvaro Sambil melirik sang sahabatnya


"Terus minta dengan ke siapa dong om al"...ucapan lexia dengan wajah kecewa


"Ya ke daddy kamu xia sayang"...ucapan Alvaro yang tersenyum ke lexia


Lexia pun melihat sang daddy dengan bertanya-tanya dan danyal hanya bisa diam mendengarkan permintaannya sang putri


"Emangnya kenapa daddy kamu nggak mau cari sayang?"...ucapan alvaro yang menggoda lexia


"Lexia putriku, daddy belum bisa mencarikan mommy baru untuk kamu sayang"...didalam hatinya danyal dengan melihat wajah mungilnya putri kecilnya


"Daddy kan masih sayang dengan almarhum mommy"...ucapan lexia yang langsung meluk daddynya


"Danyal kamu dengar permintaan putrimu sendiri kan"...ucapan alvaro yang menghentikan langkahnya


"Kalau ketemu yang cocok denganku dan menyayangi anakku"...ucapan danyal yang langsung melanjutkan langkahnya


"Tapi sampai kapan danyal?"...ucapan yang melanjutkan langkahnya juga


"Aku juga tidak tahu sampai kapan, jika ketemu yang cocok aku pasti akan menikah lagi varo"...ucapan danyal yang berjalan santai dan mengelus-ngelus rambut putrinya


Mereka pun berjalan ke restoran langgannya danyal dan keluarganya, sedangkan di mansion alexander dan tiba- tiba ada yang mengetuk pintu


"Tok...tok...tok..."


"Bi ipah tolong bukakan pintunya"...ucapan clara yang mengobrol dengan anak kandungnya


"Mami paling anak pungut itu, berani pulang juga"...ucapan Miranda yang pernah difilter


"Mira tolong jaga bicaramu nak"...ucapan clara yang lembut


"Ih mami yang anak kandungmu siapa sih"...ucapan miranda yang kesal


"Nyonya tadi manggil saya"...ucapan bi ipah yang datang dari dapur

__ADS_1


"Bi bukain pintu ya bi, itu pasti shisil yang datang"...ucapan clara yang ingin menyambut kepulangan anak tirinya


"Baik nyonya"...ucapan bi ipah yang langsung pergi ke pintu depan


"Ceklek"


"Eh, nona shisil sudah pulang"...Ucapan Bi ipah yang menyambut shisil pulang


"Ya bi, oh ya bi ipah papi dan mami ada bi"...ucapan shisil dengan wajah datar


"Ada non"...ucapan bi ipah yang senyum dengan majikannya


"Tuan besar dan nyonya besar ada diruang keluarga nona"...ucapan bi ipah yang sedang menutup pintunya


Shisil pun masuk kemansion dan berjalan ke ruang keluarga, "Akhirnya anak kesayangannya papi pulang juga"...ucapan marcello yang ingin peluk sang anaknya


"Papi jangan lebay deh, menyuruh pulang pasti ada maunya kan pih"...ucapan shisil yang langsung menghindari papinya


"Ya sayangnya papi, kenapa papi kan pingin peluk kamu nak"...ucapan marcello yang ingin menyambut putrinya


"Papi gak usah lebay deh, langsung keintinya aja deh"...ucapan shisil dengan wajah dingin dan datar


"Shisil sayang duduk dulu ya"...ucapan clara yang mengajak duduk shisil


Shisil pun duduk disebelah mami tirinya, "Papi akan menikahkan kamu dengan anak teman papi"...ucapan marcello yang senyum dan memohon-mohon ke anaknya sendiri


"Yes gampang banget menyingkirkan shisil ya"...didalam hati miranda dengan senyum mengerikan


"Kenapa harus shisil sih pih, kan masih ada kak miranda pih"...ucapan shisil yang kesal terhadap sang ayahnya dan langsung pergi dari mansion alexander


"Nih bocah sialan, menyuruh aku menikahin dengan duda tua"...ucapan miranda yang kasar ke shisil


Setelah mendengar perkataan shisil pun menghentikan langkahnya, lalu menampar kakak tirinya dengan keras


"Plak"


"Kau pantas dipukul"...ucapan shisil yang sudah marah besar dan melihat mami dan papinya


"Aw...sakit lihat anak kandung papi sudah pukul miranda"...ucapan miranda yang pegang pipinya dan Mengadu domba shisil dan papinya


"Sudah-sudah papi meminta ke shisil bukan miranda"...ucapan marcello yang mulai marah dengan anak kandungnya


"Pih yang anak kandung tuh aku apa miranda sih"...ucapan shisil yang masih kesal dengan papinya


Clara pun langsung menenangkan sang suaminya dan menyuruhnya anak-anaknya kekamar mereka masing-masing

__ADS_1


Sampai disini dulu, nanti lanjut ke episode selanjutnya


JANGAN LUPA, LIKE, KOMEN, RATE 5⭐, HADIAH, VOTE DAN FAVORIT


__ADS_2