Suatu Cinta

Suatu Cinta
05.


__ADS_3

"Setiap kali pertanyaan kenapa itu muncul,aku selalu menyalah kan diri ku sendiri,atau bahwa semua itu sudah di takdirkan.Tapi aku tidak bisa membohongi diri ku sendiri.Pertanyaan itu akan selalu ada,dan sekarang juga aku ingin mengakhiri nya,di.Sekarang juga!"Nada suara ku mulai meninggi.Sekuat tenaga aku menahan air mataku agar tidak jatuh."Meski mungkin sudah tidak ada gunanya lagi...."


Tapi,lagi lagi cuma sunyi.Tanpa terasa air mataku tumpah juga.


"Kamu tidak berubah di,kamu masih seperti dulu",suara ku terdengar putus asa.


Adi belum juga mengeluarkan sepatah kata pun.Dia hanya memandangi ku.Tatapan itu dalam sekali,dan menyimpan sejuta arti.Ah,andai


aku tahu salah satunya saja!


"Yanti,sudah malam....",hanya kalimat itu yang keluar dari mulutnya.

__ADS_1


Hanya itu?Dia menyuruh ku pulang?Benar kah yang kudengar tadi?Apa mungkin semua hanya sampai disini?aku bertanya pada diri sendiri.


Digenggam nya kedua tanganku yang dingin.Aku


sudah tak bisa merasa kan kehangatan lagi.Ya,


mungkin sampai disini saja.Aku tak pernah bisa mendapatkan apa yang ku cari selain luka yang membuka lagi.Beginikah cinta itu?Kata orang,cinta itu seperti obat kebahagiaan.Tapi


Saat itu aku seperti di paksa untuk bersikap jujur kepada diriku sendiri.Saat merindukan nya,aku merasakan sakit kalau kalau aku tidak akan pernah lagi bertemu dengan nya.Saat bersama nya,aku terlalu takut kehilangan dia,sehingga dadaku sakit.Setelah Mas Hari muncul dalam kehidupan ku,aku pun tetap merasakan desiran nyeri saat mengingat nya.Tapi dengan Mas Hari aku tidak merasa kan sakit itu.Aku percaya pada nya seperti dia mempercayai ku.Aku merasa aman meski gejolak cinta kami biasa biasa saja,mengalir sepert air.


Hari ini aku meninggal kan taman budaya untuk kedua kalinya,dan mungkin untuk terakhir kalinya.Terlalu sakit kalau harus kembali ke sini lagi dan meninggalkan nya lagi tanpa jawaban yang ku cari.Tiba-tiba saja aku tak peduli lagi mengapa dulu dia pergi,siapa wanita pengganti ku,dan seperti apa wanita itu.Dalam taksi yang

__ADS_1


mengantar kan ku ke hotel,aku merasa kosong.Sisa-sisa gedung yang runtuh dan terbakar akibat kerusuhan masa bertahun tahun silam terlihat muram di malam hari.Mungkin seperti itulah suasana hatiku saat itu.Aku bahkan


tidak ingin menangis lagi.


Entah bagaimana,tiba-tiba saja aku teringat suami ku.Seandainya dia ada disini,tentu dia akan mengatakan,"kalau kamu mengenang sehari atau setahun dalam kehidupan mu yang telah kamu lalui dan kamu tidak menangis, anggap saja itu tidak berarti."Kemudian dia akan menyambungnya dengan kata-kata pengakuan,"Aku mencuri lagi dari catatan mu yang kamu kutip dari serial Ally McBeal."


Tanpa kusadari,aku tersenyum sendiri.Aku kangen Mas Hari.Mungkin inilah cinta yang sebenarnya.Tidak membuat sakit.Mungkin memang hanya ada satu cinta di dunia ini,seperti yang ku rasakan saat aku bersama Mas Hari.


**************************************************


Di sudut pendopo,Adi tenggelam dalam kepulan

__ADS_1


...asap rokok nya.Andai saja dia berani,dia ingin sekali memeluk kekasih nya,merengkuh tubuh mungil itu ke dalam pelukannya,dan berharap waktu akan berhenti saat itu juga.Tapi lagi lagi dia mengambil keputusan yang selalu di sesalinya.Hingga kini.......


__ADS_2