Sungguh Mencintaimu

Sungguh Mencintaimu
pagi yang hangat


__ADS_3

Pagi yang cerah. Mengawali hari dengan optimis berharap hari ini akan berjalan baik baik saja.


Merasa sudah tidak ada yang ia lupakan ailee segera mengendarai mobilnya menuju toko bunga miliknya walau ia pemiliknya tapi ia harus memberikan contoh yang baik bukan untuk karyawannya. Kadang ia juga merasa tidak enak jika datang terlalu kesiangan. Begitu keluar dari mulut gang rumah ia menghentikan mobilnya sejenak melihat sekelilingnnya merasakan pagi yang hangat, sejenak memikirkan agenda apa saja yang akan ia lakukan pagi ini.


Matahari sudah mulai beranjak naik, ailee segera menuju tokonya. Dilihatnya karyawan sudah mulai beberes beres ada yang menata bunga ada yang melap kaca, semua sibuk dengan pekerjaanya masing masing. Ia memarkirkan mobilnya dan berjalan masuk ketokonya.


Inilah toko bunga ailee hanya toko bunga biasa tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil tetapi hampir berbagai jenis bunga ada disini, ailee tidak terlalu memperdulikan soal ukuran tokonya yang terpenting baginya kenyamanan pelanggannya. Berbagai jenis bunga sudah berjejeran, semuannya sudah terlihat rapi kini waktunya toko dibuka.


“pagi mbak ailee” liu karyawan ailee menyapa, ia sudah lama bekerja ditoko ini ketimbang beberapa karyawan lainnya.


“pagi liu, kapan stock bungannya akan dikirim? Bukankah seharusnya kemarin mereka mengirimnya?” menaruh tas dimeja dekat kasir dan mulai mengecek stock bunga bunganya. Itulah pekerjaan yang pertama kali ailee lakuan jika dia sudah sampai ketokonya.


"iya mbak tapi karena ada beberapa masalah jadi mereka akan mengirimnya nanti siang, nanti mereka akan mengabari jika barangnya sudah dikirim"


"baiklah"


Diluar tokonya ailee tak mengetahui jika ada seseorang yang datang. Pria itu turun dari mobilnya memandangi sejenak toko dengan pintu kaca bening itu, ia memperbaiki jasnya dan berjalan masuk disusul satu orang dibelakangnya.

__ADS_1


Bunyi suara pintu terbuka, menandai bahwa ada seseorang yang datang.


Semua karyawan sudah heboh melihat siapa yang datang ketoko mereka.


“ selamat datang sedang mencari bunga apa?” tanya ailee tanpa menoleh kearah orang yang datang.


“aku sedang mencari bunga mawar untuk kekasihku, apa ada?” jawabnya dengan masih memperhatikan ailee yang sibuk membolak balik kertas sambil menandai beberapa hal penting disana.


“tentu, berapa banyak yang tuan inginkan?” ailee menganggakat wajahnya memandang si pembeli tersebut.


“kau sudah kembali? Mengapa tida mengabariku? Aku menelpon kemarin malam dan kau tidak mengangkatnya ”


“iya aku memang sengaja tidak mengabarimu, aku ingin memberikan kejutan untukmu, tadi malam aku terlalu sibuk, ada meeting yang harus aku hadiri, aku melihat ada beberapa panggilan darimu aku ingin balik menelponmu tapi ku rasa kau sudah tidur. Makanya aku datang kesini sebelum kekantor, bagaimana keadaanmu saat aku pergi?” jawab daniel sambil membalas pelukan kekasihnya.


Ahh mataku sudah tidak suci lagi, apa mereka tidak bisa berpelukan ditempat lain. Dan itu sekertarisnya, apa dia sudah terbiasa melihat seperti ini. Kalau aku jadi dia pasti aku sudah mengundurkan diri. Liu gerutu dalam hati


“aku baik baik saja bagaimana denganmu? Kenapa kau tidak beristirahat dulu? kau baru saja tiba” melepas pelukannya dan memandangi wajah lelaki tampan itu.

__ADS_1


“aku ingin menemui kekasihku, aku rindu sudah berapa hari ini tidak melihat wajahnya, sekarang kabarku baik baik saja”


Lihat itu bagaimana aku tidak iri, hiks hiks beginilah jika menjadi jomblo menyebalkan.


Karena tujuannya hanya ingin melihat kekasihnnya daniel pun berpamitan kepada kekasihnnya itu.


“sayang aku harus pergi kekantor sekarang. Aku tidak bisa berlama lama disini, lihat daan sudah melototiku” ucapnya sambil memanding sekertarisnya


Ehh siapa yang melototi anda tuan.


“nanti siang aku akan menjemputmu kita akan makan siang diluar” mengelus kepala ailee. Wanita itu hanya mengangguk mengiyakan.


Daniel dan sekertarisnya pun melangkah keluar. ailee hanya memandang kepergian kekasihnya itu.


Iya itulah daniel kekasihku. Lelaki yang sudah menemaniku lima tahun ini.lelaki yang tidak pernah menuntut apapun dariku padahal jika dibilang aku masih banyak kekurangannya. Kadang aku juga merasa apakah aku pantas bersanding dengan lelaki yang paling digilai wanita ini. Pernakah kalian merasa sepertiku? Perjalanan cintaku dan daniel tidak semanis drama atua pun film film romantis.


Kisahnya akan segera dimulai.🤗

__ADS_1


__ADS_2