
setelah mengantar ailee kembali ketoko bunganya kini waktunya daniel kembali kekantor.
banyak pekerjaan yang harus ia selesaikan.
"apakah ayah memberikan kabar kapan ia akan kembali?" menandatangani berkas yang ada dihadapannya.
"tidak tuan, tuan besar bahkan tidak mengangkat telponnya" pandangannya masih setia melihat daniel.
daniel menghela nafas kasar
ada apalagi mengapa ayah selalu seperti ini.
daan yang mendengar helaan nafas dari tuannya ini paham pasti tuan daniel kini sedang memikirkan ayahnya.
apa ini karna nona ailee lagi. batinnya
"beritahu aku jika ayah sudah mengangkat telponnya"
"baik tuan, apa tuan tidak ingin mengunjungi tuan besar?"
"apa kau ingin kejadian dua tahun lalu terjadi" menatap sekilas daan.
mendapat tatapan dari tuannya daan langsung tersadar. bagaimana ia bisa lupa kejadian dua tahun yang lalu. kejadian dimana pertama kalinya ia melihat anak dan ayah itu berdebat hebat.
__ADS_1
"maafkan saya tuan" menunduk dengan rasa bersalah.
"sudahlah apa ada berkas yang perlu ku tanda tangani lagi?" daniel menatap daan sejenak setelah selesai menandatangani berkas.
"tidak ada tuan, tapi masih ada pekerjaan lain yang harus anda selesaikan"
" berarti aku harus berkerja lembur?" daan mengangguk.
"baiklah, aku ingin mengirim pesan dulu untuk ailee.
daan kenapa ya aku sudah merindukan ailee" geleng geleng sambil terseyum. daan hanya seyum.
eh, tuan muda kau baru saja bertemu dengan nona ailee dan sekarang kau bilang kau merindukannya, cih mengapa orang jatuh cinta bisa berlebihan seperti ini.
beberapa hari tidak bertemu seharusnya menjadi ajang ailee dan daniel menghabiskan waktu. ailee tidak hanya ingin makan siang saja ia ingin menghabiskan waktu dengan daniel. entah jalan jalan ditaman kota atau menonton bioskop. tapi mau bagaimana lagi pekerjaan masing masing telah menunggu mereka.
disinilah ia. pekerja harian yang dilakukan ailee. didalam toko bunga yang sudah ia dirikan lima tahun ini. tempat dimana ia menggantungkan impiannya. berharap dengan toko ini ia bisa menghidupi dirinya dan ayahnya.
ia sudah kembali dari makan siang bersama daniel. stock bunga baru saja tiba ditokonya. didalam toko. ailee sedang memeriksa stock bunga dan keadaan bunganya sebelum digabung dengan bunga yang baru. sedangkan diluar. dihalaman toko dipenuhi dengan bunga yang baru saja tiba. mereka harus memeriksanya terlebuh dahulu takut jika bunga yang dikirim tidak sesuai.
ailee sedang memeriksa stock bunganya.
"bunga lily dan mawar" karyawannya sigap mengambil stock bunga dihalaman toko.
__ADS_1
"bunga kamboja bawa sebagaian saja" teriak ailee
ailee menguap beberapa kali. menutup dengan tangan. menghapus air mata yang mucul diujung matanya.
hari ini akan sangat melelahkan.
ya seperti inilah. semua akan sibuk. hari yang melelahkan. ini sudah seperti rutinitas mereka. jika stock bunga datang. semua akan sangat sibuk. mereka akan pulang sedikit terlambat.
langit sudah menjingga. pekerjaan baru saja selesai. hari ini memang benar benar melelahkan. ailee tengah duduk menyandarkan punggungnya. dilihatnya jam ternyata sudah sore. karyawannya pun sudah beres beres memasukan semua bunga didalam toko.
liu memberikanku sebotol air minum. dia memang karyawan yang baik.
ia menggambil handphone. seharian ini ia tidak mengecek handphonenya karena terlalu sibuk. ia melihat ada beberapa pesan dari daniel.
sayang aku rindu.
hari ini aku akan lembur sebenarnya aku ingin mengajakmu jalan jalan setelah pulang kerja. tapi tidak bisa maaf.
tapi aku akan mengajakmu lain kali aku mencintaimu.
ailee terseyum mendapatkan pesan manis dari daniel. padahal mereka baru saja bertemu dan daniel sudah merindukannya. tapi satu sisi ia tidak habis pikir dengan daniel. ia berjanji akan istirahat tapi ia malah akan lembur. daniel memang keras kepala. ia harus bisa membuat daniel beristirahat walau hanya satu hari.
bersambung
__ADS_1