
hallo semua aku baru bisa menyapa kalian. ini novel pertamaku tolong dukung aku yaa beri masukan juga buat aku dan like ya hehehe.
••••
pagi telah datang. ailee masih terbaring ditempat tidur. ia melirik kearah jendela. samar suasana pagi dengan kicauan burung. hari ini hari weekend seharusnya menjadi ajangnya rebahan seharian dirumah. apalagi kemarin adalah hari melelahkan. sejenak ia teringat kalau ia punya misi. ia harus membuat daniel bisa beristirahat.
hari ini ailee akan mengajak daniel piknik ditaman. walau hanya piknik biasa tapi ia ingin agar daniel tidak dirumah. kalau daniel dirumah ia bukannya istirahat malah akan terus bekerja. ailee juga sering mengatakan pada sekertaris daan untuk tidak terlalu memberikan banyak pekerjaan untuk daniel.
ia keluar kamar menuju halaman rumahnya. meregangkan otot ototnya yang kaku. dilihatnya tetangganya sudah sibuk membersihkan rumah. mungkin karna weekend yaa. jadi ajang bersih bersih selain ajangnya rebahan. hehehe.
masuk kedalam rumah. dilihatnya ayahnya sedang membuat kopi.
"kamu ingin kopi?"
"tidak" membuka kulkas mengambil botol air minum.
"bagaimana tokomu" menarik kursi meja makan.
"seperti biasa. kemarin stock bunga datang jadi aku pulang sedikit terlambat.
"jangan telalu memaksakan diri. beristirahatlah" ayah berbicara tanpa melihatku. fokus membaca koran.
aku mengangguk.
semenjak ibu tiada aku dan ayah tidak terlalu dekat. bahkan untuk bicara saja hanya seperlunya. mungkin karna aku dan ayah terlalu sibuk dengan urusan masing masing. sehingga tidak memiliki waktu bersama. waktu ibu masih ada setiap weekend seperti sekarang kita bertiga selalu mengakhiri akhir pekan bersama entah jalan jalan ditaman atau makan bersama di rumah makan favorite kami. tapi sekarang sudah tidak pernah lagi. aku takut jika itu mengganggu waktu ayah.
ayah selalu menjaga dan merawatku sejak ibu tiada. mungkin karna sekarang aku sudah dewasa dan ayah juga merasa bahwa aku bisa bertanggung jawab atas diriku jadi ayah tidak perlu khawatir ĺagi.
pekerjaan rumah sudah selesai. ailee manyiapkan keperluannya untuk piknik ditaman. sejujurnya ailee belum memberitahu daniel tentang liburan mendadak ini.
setelah dirasa sudah siap. ailee berpamitan pada ayahnya.
"ayah ailee akan pergi kerumah daniel"
"iya. kirim salam padanya" menatap laptop tanpa menoleh ke ailee.
"baik ayah, ailee pergi ya" menutup pintu ruang kerja ayah.
ayah harap kau bahagia dengannya nak.
ailee melajukan mobilnya menerobos jalan raya yang sepi. hanya beberapa mobil yang terlihat berlalu lalang. pasti mereka juga sedang menikmati akhir pekan.
enaknya weekend tidak perlu terjebak macet hehehe.
•••~~•••
mobil ailee sudah masuk dihalaman rumah daniel. rumah mewah dengan nuansa internasional ini memang sangat bagus. turun dari mobil dilihatnya ada beberapa orang yang sedang membersihkan halaman rumah.
inikan weekend seharusnya mereka juga bersantaikan.
" nona ailee kenapa datang tidak memberitahu" pak edy menghampiriku. ia adalah kepala pelayan disini. sudah lama berkerja untuk keluarga daniel.
__ADS_1
" hehehe. mengganggu ya. aku ingin memberi kejutan untuk tuan daniel" jawabku
"mana mungkin anda mengganggu nona. mari saya antar kedalam"
pak edy mengantar ailee masuk kedalam rumah.
"pak edy mengapa mereka membersihkan halaman inikan akhir pekan. seharusnya mereka beristirahat."
"karena ini akhir pekan nona. jadi mereka membersihkannya kalau hari biasa semua sibuk bekerja dirumah utama."
ya begitulah jika punya rumah yang besar.
"tuan daniel belum bangunkan?" tanyaku sambil melirik tangga yang menuju kamar daniel.
"iya nona. apa ada yang perlu saya bantu"
"hmm boleh aku meminjam dapur sebentar. aku ingin membuat sarapan untuk tuan daniel"
"iya silahkan nona. apa perlu saya panggil pelayan untuk membantu nona memasak?"
"tidak perlu aku ingin melakukannya sendiri. bisakah pak edy pastikan tuan daniel tidak tahu tentang ini?"
"baik nona" menundukan kepala dan berjalan pergi.
ailee tengah asik membuat sarapan untuk daniel. hanya roti panggang, omleat telur dan tak lupa kopi. makanan sudah siap. ia meminta pak edy untuk membangunkan daniel.
kini ailee sedang bersembunyi. ia mengintip dari balik tempat persembunyiaannya. daniel sudah menuruni anak tangga.
daniel kini sudah duduk dimeja makan. ia hanya melihat sarapan diatas meja itu dengan kebingungan.
apa salah satu pelayan disini diam diam menyukaiku?
"pak edy" teriak daniel
"iya tuan"
"panggil pelayan yang membuat sarapan ini"
pak edy sudah menatapku. ia tau bahwa aku sedang bersembuyi. aku memberi kode pada pak edy agar pergi.
diam diam aku berjalan menghampirinya. ia terkejut melihatku.
"sayang apa yang kamu lakukan disini?" ia terkejut
"aku yang membuat sarapan itu untukmu, kalau kau tidak suka buang saja" jawabku.
daniel memberi perintah padaku agar mendekat.
"bodoh, apa kau gila mana mungkin aku membuang makanan yang kau buat untukku" melahap sarapannya
aku tersenyum.
__ADS_1
itulah daniel dia selalu menghargai apa yang sudah aku buat.
"sayang aku ingin mengajakmu akhir pekan diluar"
"tidak mau. aku ingin dirumah" jawabnya cepat
"aku sudah datang pagi pagi dirumahmu. aku ingin mengajakmu keluar"
dia sangat manis kalau sedang kesal.
"baiklah. tapi apa yang akan kau beri padaku?"
heeh apa yang bisa aku beri padamu. kau saja lebih kaya dariku.
"aku tidak punya apa apa. tapi khusus kali ini aku akan menuruti peritahmu"
"bagus. aku akan ganti pakaian dulu" mengusap kepalaku.
dia senang. ahh aku harus siap mental kalau seperti ini.
daniel sudah turun dari kamarnya. daniel memang tampan padahal hanya memakai baju santai saja. tapi dia sudah sangat sempurna. begini ya kalau punya wajah tampan.
"mari kita pergi" menggenggam tanganku.
kini aku dan daniel sudah didepan rumah.
"kali ini aku yang akan menyetir" membuka pintu mobilku
"apa yang kau lakukan?" menutupnya cepat
"kita akan pergi dengan mobilku"
"tidak, kita akan pergi dengan mobilku, biar supir yang mangantar kita"
"tidak usah"
"kalau begitu kita tidak pergi" ia sudah mau berjalan masuk ke dalam rumah.
"baiklah baiklah. tapi mobilku bagaimana?"
"aku akan menyuruh daan membawanya kerumahmu. masuklah"
"sebentar aku akan mengambil barangku dulu"
aku ingin melihat kau menurut padaku. hahaha
ailee mengambil barang untuk piknik nanti dibagasi mobilnya.
ihhh aku kan hanya ingin berdua dengannya. tidak apa apa kalau dia ingin supir yang mengantar kita. tapi bagaimana bisa dia juga menyuruh orang mengawal kita. kita hanya akan ketaman tuan muda bukan kesuatu tempat yang berbahaya. ahh menyebalkan ini bukan liburan yang aku ingin.
bersambung.
__ADS_1