
Setelah menjalankan tugas dan mencari informasi masing-masing, mereka semua kembali ke kantor.
Cindy dan Karyn tiba pertama di kantor.
"Kring.. kring.. kring.. " suara lonceng pintu. "Yes, kita yang pertama kembali ke kantor! " ujar Karyn. "Iyalah, mereka kan harus cari informasi kesana sini, pastilah kita yang pertama" kata Cindy.
"Iya-iya, huh... kita harus nunggu mereka lagi, lama... " eluh Karyn. "Udah, jangan ngeluh, tunggu aja" ucap Cindy.
Setelah 1 jam berlalu, James, Edward dan Derren kembali ke kantor diwaktu yang bersamaan.
"Kring.. kring.. kring.. " suara lonceng pintu. "Hi...., kami pulang.... " kata Derren dengan wajah bahagia. "Selamat datang kembali, apa yang sudah kalian temukan? " tanya Cindy melihat ekspresi wajah mereka bertiga yang bahagia seolah-olah berkata bahwa mereka mendapatkan hasil yang memuaskan.
"Aku sudah menemukan pelakunya! " kata James dan Derren bersamaan. "Hah? " lagi-lagi ujar James dan Derren bersamaan. "Jangan ikut-ikutan donk!! hmmm! " lagi-lagi kata James dan Derren bersamaan. "Sudah hentikan! Coba kalian jelaskan satu-satu, mulai dari James" kata Cindy.
"Aku dan Edward tadi pergi ke perusahaannya. Kami menemukan seorang karyawan yang kemungkinan punya masalah dengan nona Lydia tapi, sepertinya dia bukan pelakunya karena dia tidak merasa ketakutan setelah melihat Edward yang sedang menyamar menjadi nona Lydia. Selain itu, pelaku yang aku maksud adalah direkturnya. Saat aku dan Edward yang sedang menyamar masuk ke ruang direktur, direkturnya tiba-tiba berdiri dari tempat duduknya dan langsung ketakutan serta berteriak-teriak bahwa nona Lydia udah mati" penjelasan James.
"Kalau kamu Derren? " tanya Cindy. "Tadi aku pergi ke apartement mantan nona Lydia dengan menyamar sebagai pengirim paket. Tapi, setelah aku menyebut nama nona Lydia, dia langsung ketakutan dan gak percaya kalau itu dari nona Lydia. Lalu aku kasi lihat paketnya ke dia lalu, tiba-tiba dia berteriak ketakutan dan langsung berlari ke dalam rumah dan menutup pintu. Jadi, aku beranggapan kalau dialah pelakunya" jawab Derren.
"Baiklah, aku sudah mendengar penjelasan kalian. Aku akan hubungi inspektur dan menyuruhnya mengumpulkan dua orang yang kalian duga sebagai pelaku itu ke tkp " kata Cindy.
*Note : Tkp \= tempat kejadian perkara.
Cindy pun segera menghubungi inspektur. "Halo, selamat pagi inspektur, ini Cindy. Aku mau minta bantuan inspektur untuk mengumpulkan dua orang yang kami duga sebagai pelaku kasus pembunuhan tadi " kata Cindy. "Oh, ok baiklah! " kata inspektur. " Baik, terimakasih inspektur" kata Cindy.
Setelah itu, Cindy menutup telepon dan inspektur segera mengumpulkan dua orang yang dikatakan Cindy ditelepon tadi.
"Selanjutnya, ayo kita pergi ke tkp dan memastikan alibi mereka berdua! " kata Cindy. "Baik ketua! " jawab semua.
*Note : Alibi \= bukti bahwa tersangka tidak bersalah
Setelah itu, Cindy dan kawan-kawannya menuju ke tkp.
Saat mereka sampai disana...
"Oh, kalian sudah datang, Supernatural Detective! aku sudah mengumpulkan dua orang yang diduga sebagai pelaku yang kamu bilang tadi, yang pertama adalah direktur nona Lydia di perusahaan 8eauty. Dia bernama Brandy Ainsley, berumur 32 tahun, status sudah menikah. Yang kedua adalah mantan nona Lydia, dia bernama Genof Efrain, berumur 28 tahun, status belum menikah. Mereka saat ini sedang berada di ruangan sebelah " kata inspektur.
"Baiklah, inspektur juga silahkan ikut kami untuk memastikan alibi mereka " kata Cindy. " Baiklah" ujar inspektur.
Setelah itu Supernatural Detective dan inspektur Albert bersama-sama pergi ke ruangan sebelah untuk memastikan alibi mereka.
"Selamat siang Sir Brandy dan Sir Genof " sapa Cindy. "Selamat siang nona " jawab Sir Brandy dan Sir Genof secara bersamaan.
"Kenapa saya dipanggil ke sini? " tanya Sir Brandy. "Iya, benar kenapa saya dipanggil juga kesini? " lanjut Sir Genof.
"Kalian dipanggil kesini karena kalian adalah tersangka kasus pembunuhan nona Lydia " jawab inspektur.
"Hah! apa? Lydia dibunuh? " kata Sir Brandy dan Sir Genof yang terkejut secara bersamaan. "Iya, nona Lydia dibunuh sekitar pukul 9 malam sampai pukul 12 malam kemarin " kata inspektur.
"Baiklah, mari kita mulai. Yang pertama Sir Brandy, dimana dan apa saja yang anda lakukan dari pukul 9 malam sampai pukul 12 malam? " tanya Cindy. "Saat pukul 9, saya masih ada pekerjaan di kantor dan lembur sampai pukul 11 malam " jawab Sir Brandy.
__ADS_1
"Apakah ada yang bisa memastikan alibi anda? " tanya Cindy. "Ti.. tidak ada, karena saat itu semua karyawan sudah pulang " jawab Sir Brandy.
"Baiklah, selanjutnya Sir Genof. Pertanyaannya masih sama, dimana dan apa saja yang anda lakukan dari pukul 9 malam sampai pukul 12 malam? " tanya Cindy. "Saat pukul 9 sampai pukul 12 malam, saya berada di rumah " jawab Sir Genof.
"Apakah ada yang bisa memastikan alibi anda? " tanya Cindy. "Ada, kalian bisa menanyakan teman dan tetangga saya, karena saat itu saya lagi bertengkar dengan teman saya dan mungkin suaranya sampai terdengar oleh tetangga saya " jawab Sir Genof.
"Baiklah, bisakah inspektur memanggil teman dan tetangganya untuk memastikan alibinya? " tanya Cindy. "Baiklah, kalian berdua! segera panggil kesini teman dan tetangga yang dikatakan tadi! " perintah inspektur. "Baik inspektur! " jawab kedua polisi.
Setelah mendapatkan perintah dari inspektur, kedua polisi itu segera memanggil kedua orang yang menjadi saksi alibi Sir Genof tadi.
*Note : saksi alibi \= orang yang membuktikan alibi
Kembali lagi ke ruang sebelah tkp...
"Saat Edward dan James pergi menyamar ke perusahaanmu, kenapa anda ketakutan dan berteriak Sir Brandy, bisakah anda jelaskan? " tanya Cindy. "I..i.. itu karena sebenarnya pada pukul 11.30 saya pergi ke apartement Lydia dan saat saya tiba disana, saya sudah menemukan bahwa Lydia sudah meninggal. Saya pun takut disangka sebagai pelakunya, jadi saya langsung pulang ke rumah " jawab Sir Brandy.
"Ho... kenapa anda pergi ke apartement nona Lydia pada pukul 11.30? " tanya Cindy. "Itu ka..karena... saya dan Lydia sebenarnya berpacaran " jawab Sir Brandy.
"Baiklah, Sir Genof, kenapa anda ketakutan dan berteriak saat Derren yang sedang menyamar sebagai pengirim paket menyebutkan nama nona Lydia? " tanya Cindy.
"Hah? ternyata itu orang suruhan nona? sa.. saya begitu, alasannya juga sama dengan Sir Brandy tadi " jawab Sir Genof.
Setelah itu, kedua polisi itu kembali dengan membawa kedua orang yang dikatakan tadi dan kedua orang itu diinterogasi.
"Apakah benar Sir Genof ada di apartement saat pukul 9 malam? " tanya polisi. "Iya, benar pak, saya mendengar suara perkelahian dari kamar Sir Genof, bahkan saya juga mendengar suara hentakan pintu " jawab tetangga Sir Genof.
"Bagaimana anda bisa tahu bahwa anda berkelahi tepat pada pukul 9 malam? " tanya polisi. "Itu karena Genof berdiri tepat di depan jam, jadi saya bisa melihatnya " jawab temannya Sir Genof.
"Oh, baiklah, terimakasih atas informasinya " kata polisi. "Iya sama-sama pak " kata kedua orang itu.
Setelah itu, polisi itu melaporkan semuanya kepada inspektur.
"Oh, baiklah terimakasih informasinya. Cindy, alibinya Sir Genof telah terbukti benar " kata inspektur.
"Baiklah, selanjutnya, apakah kalian berdua selalu membawa pisau kecil? " tanya Cindy. "Iya, karena itu dibutuhkan untuk memotong foto-foto dan informasi kosmetik sebagai referensi " jawab Sir Brandy.
"Ho... bagaimana dengan Sir Genof? " tanya Cindy. "Tidak, saya tidak punya barang begituan " jawab Sir Genof.
"Baiklah, Sir Brandy, bisakah anda berikan pisau kecil anda untuk diperiksa? " tanya Cindy. "Iya, tapi ada apa, kenapa harus diperiksa? " balik tanya Sir Brandy.
"Karena senjata yang digunakan untuk membunuh nona Lydia adalah pisau kecil yang bisa dibawa kemana-mana " jawab Cindy. "O.. oh baiklah " kata Sir Brandy sambil memberikan pisau kecilnya.
"Inspektur, silahkan periksa reaksi luminol di pisau itu " kata Cindy. "Baik Cindy, kamu! berikan ini kepada tim forensik untuk diperiksa reaksi luminol! " perintah inspektur. "Baik inspektur! " jawab salah satu polisi.
*Note : reaksi luminol \= suatu benda yang pernah terkena darah akan mengeluarkan cahaya biru saat diberikan senyawa luminol.
Segera polisi itu memberikan pisau kecil itu kepada tim forensik untuk diperiksa. Beberapa saat kemudian setelah diperiksa reaksi luminolnya...
"Inspektur, pisaunya sudah diperiksa. Hasilnya terdapat reaksi luminol dan pisaunya cocok dengan bekas sayatan di leher korban " kata salah satu polisi. "Baiklah, terimakasih informasinya. Sir Brandy, bisakah anda ikut kami ke kantor polisi dan menjelaskan semuanya disana? " kata inspektur.
__ADS_1
"A.. apa! Saya tidak bersalah inspektur! saya tidak bersalah! Pisau saya dicuri beberapa hari yang lalu dan baru dikembalikan hari ini. Saya tidak membunuh Lydia!!! saya mohon percayalah inspektur!!! " teriak Sir Brandy yang suaranya semakin menjauh karena dibawa polisi.
"Sekarang karena sudah ditangkap pelakunya, apakah saya sudah boleh pulang? " tanya Sir Genof. "Iya, silahkan Sir " jawab Cindy.
"Baiklah, terimakasih karena telah membantu kami dalam menemukan pelaku kasus ini, Supernatural Detective! " kata Inspektur. "Iya, sama-sama inspektur, ini juga merupakan tugas kami " jawab Cindy.
Setelah itu, Sir Genof pulang dan saat itu inspektur juga bergegas untuk kembali ke kantor polisi. Tapi sebelum membuka pintunya, Cindy memanggil kembali inspektur dan membisikkan sesuatu. Setelah selesai membisikkan sesuatu, inspektur langsung bergegas kembali ke kantor polisi.
Kemudian...
"Ketua, kenapa kau membiarkannya ditangkap? ketua kan pasti tahu kalau bukan dia pelakunya " kata Karyn. "Iya, benar tuh, kami aja sadar kalau bukan dia pelakunya. kalau dia pelakunya, dia pasti akan langsung membuang pisau itu, pelaku mana yang gak menyingkirkan senjatanya " lanjut Derren.
"Aku juga tahu, aku sudah punya rencana " kata Cindy. "Oh... ketua kita memang paling bijaksana! " puji Derren. "Iya! " lanjut yang lainnya.
Setelah itu, mereka semua kembali ke kantor.
Malam pukul 9, Sir Genof keluar dari apartementnya dengan mengendap-ngendap.
"Huh... untung aku gak ketahuan, aku harus segera membuang video tape ini! " kata Sir Genof dalam hati.
*Note : video tape \= suatu benda seperti kaset yang dapat menyimpan rekaman suara.
Setelah berjalan mengendap-ngendap, akhirnya Sir Genof sampai juga di bawah. Tepat saat Sir Genof sampai di bawah, tiba-tiba terpancar cahaya ke arahnya. Dia terkejut dan ternyata...
"Anda tidak bisa lari lagi Sir Genof ! saya tahu andalah yang telah membunuh nona Lydia! " kata inspektur. "Hah? apa? bukankah yang membunuh Lydia adalah Sir Brandy? kalian juga sudah menangkapnya. " kata Sir Genof.
"Tidak! andalah yang telah membunuhnya! " kata inspektur.
Kembali ke saat Cindy membisikkan sesuatu kepada inspektur....
"Inspektur, nanti malam pukul 9 , datanglah ke apartement Sir Genof " bisikkan Cindy. "Kenapa? Apa ada sesuatu yang belum selesai? " tanya inspektur. "Pokoknya inspektur datang saja, saat sampai disana anda pasti tahu " jawab Cindy.
Kembali lagi ke saat ini...
Sedikit demi sedikit terdengar suara langkah kaki perempuan mendekat.
"Kalau anda bukan pelakunya, bisakah anda berikan video tape itu kepadaku untuk diperiksa? " tanya Cindy. "Ti.. ti.. tidak perlu diperiksa, ini isinya hanya hal yang tidak penting" jawab Sir Genof. "Ho... kalau begitu berikan pada saya, sepertinya kau akan membuangnya, berikan saja padaku, aku menginginkannya " kata Cindy.
"Ti.. ti.. tidak bisa " kata Sir Genof. "James! " perintah Cindy. "Baik ketua! " jawab James. Setelah diperintahkan oleh Cindy, James langsung merebut video tape itu dan memberikannya kepada Cindy.
"Ah... aku sudah ketahuan, aku harus lari! " kata Sir Genof dalam hati. Sir Genof pun langsung lari, tapi dia dicegat oleh Karyn "Eh..eh.. eh... mau lari kemana anda? " kata Karyn. "Hahaha, kamu hanya seorang wanita, emang kamu bisa apa! " kata Sir Genof. "Cih, aku paling tidak suka diremehkan oleh manusia rendahan sepertimu! Hiak! " Karyn langsung menghajar Sir Genof dan memberikannya kepada polisi.
"Sekali lagi, terimakasih Supernatural Detective! Tapi ngomong-ngomong bagaimana kamu bisa tahu kalau dia pelakunya Cindy? " tanya inspektur.
"Aku merasa ada yang janggal dengan kasus ini, jadi aku pergi ke apartement Sir Genof dan bertanya lagi kepada tetangganya. Ternyata tetangganya tidak melihat langsung dan hanya mendengar. Begitu juga dengan temannya, saat aku tanya, temannya mengatakan bahwa Sir Genof menyuruhnya ke apartementnya dan menyruhnya menutup pintu dengan kuat karena kalau menutup dengan pelan, nanti pintunya tidak tertutup, tapi saat dia datang Sir Genof tidak ada di apartement. Jadi aku berfikir mungkin saja suara yang didengar oleh tetangganya adalah video tape dan suara hentakan pintu itu disebabkan oleh temannya yang menutup pintu dengan keras saat masuk. Dia juga mengubah jam menjadi lebih lambat 1 jam agar saat temannya datang dan berkelahi dengannya, temannya dapat mengetahui bahwa saat itu sedang jam 9. Kemudian, setelah membunuh nona Lydia, dia langsung pulang dan membuat temannya marah sehingga terjadi perkelahian. Motifnya membunuh nona Lydia adalah karena nona Lydia tidak setuju untuk balikkan dengannya dan akan menuntut untuk mengembalikan semua uang yang telah dia pinjam " penjelasan Cindy.
"Oh... kalau begitu memang benar ternyata pisau Sir Brandy telah dicuri, kerja bagus Cindy dan tentu saja Supernatural Detective lainnya! " puji inspektur. " Sama-sama inspektur" jawab semua.
Dengan begitu, Sir Genof ditangkap dan Sir Brandy dilepaskan. Supernatural Detective pun kembali ke kantor.
__ADS_1