
Muksin berusaha bersikap tenang namun di balik ketenanganya tersimpan sedikit ketakutan , Jendral Hongmeng Shenlong Menatapnya , Muksin yang ditatap langsung oleh jendral Shenlong merasa seolah- olah dirinya di tatap binatang Buas yang ganas.
Hongmeng Xi " nak apa kau yang membunuh keponakanku Tuan muda Kedua Hongmeng Kuang, jawab nak ?
Muksin" yang mulia Saya hanya membela diri , bagaimana mungkin ketika saya di serang saya tidak membalas menyerang , Jawab muksin dengan tegas, hal ini membuat Jendral Agung Lin Batian Tersenyum sambil berguman" anak yang pemberani."
Hongmeng Xi " aku tidak percaya jelas jelas dia mati " berkata dengan nada datar ke arah Muksin.
Muksin" Ketika anda diposisi saya apa yang akan anda lakukan ketika seseorang memiliki niat untuk membunuh saya ujar balik bertanya ke pada Jendral Shenlong hal ini membuat jendral shenlong terkejut di berguman pelan" bocah ini apa dia tidak takut padaku."
Hongmeng Xi berkata " nak kau bisakan untuk melukainya tidak harus membunuhnya."
Muksin" bagaimana mungkin hal-hal seperti itu tidak bisa dihindari saya minta maaf atas kematian Hongmeng Kuang," ujarnya.
Hongmeng Xi " nak kau harus membayarnya ucapnya agak berteriak ke arah Muksin sambil mengunakan tenaga dalamnya , Ranah Raja supreme memberikan Dominasi dan pemindasan asli kekuatan tertinggi , punggung muksin berkeringat, namun dia tetap bersikap tenang.
Muksin "Yang mulia jendral ingin apa dari saya ? Ucapnya.
Hongmeng Xi , sambil menyerangai berkata " aku ingin nyawamu sebagai ganti dari nyawa Kun er ucapnya kepada muksin.
Muksin, tersenyum ke arah Jendral Shenlong,Hongmeng Xi lalu dia berkata tegas " perlu saya luruskan ada tiga hal Yang tidak akan pernah saya berikan kepada orang lain" yang pertama: Nyawa saya lalu yang kedua : orang yang Saya sayangi dan cintai , yang ketiga : senjata saya , pantang bagi saya untuk menyerahkannya.
Kemarahan terlihat di wajah Hongmeng Xi dia mengepalkan tanganya tanda siap menyerang, sedangkan muksin berkata " saya tidak punya waktu untuk melayani anda karena saya masih punya tugas untuk menyelamatkan teman saya ujarnya.
Lin Batian " Nak apa kau mengenalnya Nona Lin Chaoiying Dan orang Tua Lin Pau ?
Muksin" iya yang mulia Saya temanya saat ini saya sebenarya ingin menyelamatkanya dari Tetua Hongmeng Yaitu Muzhen, ketika Muksin mengucapkan kata Muzhen , muka dari Lin Batian langsung tidak enak , itu karena dia tahu ayah muzhen pernah di Bunuh oleh Lin po tian Kakek dari nona Lin Chaoying.
Lin Batian " nak boleh aku minta tolong padamu Selamatkanlah Nona kami bawalah tiga Raja peri bersamamu , Lalu kamu akan menghadapinya, sambil melihat ke arah Hongmeng Xi.
Muksin "Jendral mohon selamatkan Tetua Lin pau dia sudah menolong saya beberapa kali " ujarnya
__ADS_1
Jendral besar Lin Batian" tenang anak muda Tetua lin pau akan di selamatkan dan Hukuman pengasingan dari Tetua Lin Pau sudah selesai dia Akan ikut aku kembali Ke Sekte Lin agung" memberi penjelasan kepada Muksin.
Muksin " terima kasih , lin batian mengaguk , setelah itu Muksin pergi di ikuti tiga raja peri .
Sisi Lain
" gadis kecil kemana kau lari Hah kau tidak akan selamat ujar Muzhen
Sambi berlari lin caoying melihat ke belakang ,dia masih diikuti oleh tetua Muzhen , lin chaoying sudah merasa capek dan letih namun dia harus cepat agar tidak tertanggap oleh Tetua Hongmeng itu.
" Melihat bahwa tetua muzhen masih mengejarnya Lin chaoying berguman pelan "Bagaimana caraku agar lolos dari orang tua jahat itu, Dia melihat ke arah hutan lebat sebelah utara danau ketika pertama kali bertemu muksin disana ada padang rumput luas dan air terjun
" aku harus cepat kesana seperti disana akan aman di sana banyak binantang buas pasti dia tidak menyadirinya " ujar Lin Chaoying, namun dia lupa bahwa selama ini jejak kaki yang dia tinggalkan akan membawa bahaya kedapanya
Tetua Muzhen melihat Jejak kaki ke arah Hutan lebat itu Dia menyerengai Lalu berkata " gadis kecil kemana kau akan lari Hah" ucapnya.
Ketika Lin Chaoiying sudah sampai dalam hutan tiba - tiba kakinya tersandung dan roknya sobek sedikit dan kainya tersangkut di ranting pohon namun tidak terus berjalan ke arah keluar dari hutan lebat tanpa merasakan sesuatu bila di setiap langkahnya dia meningalkan jejak.
setelah keluar dari hutan sebelah sektenya dia berjalan ke arah padang rumput luas lalu tepat ketika dia minum sebentar sebelah air terjun , namun dia melihat ke kiri ke kanan setelah aman dia meminum air jernih di danau dekat air terjun. Namun yang tidak dia sadari anak seorang yang yang mengawasinya Dia adalah ketua Muzhen yang sudah sampai kesini karena Lin Chaoiying tadi meninggalkan jejaknya.
" hal ini membuat Lin chaoiying terkejut bagaimana mungkin orang tua ini mengejarnya itulah hal pertama yang ingin dia dengar , namun dia langsung mengengam pedangnya, melihat ke arah Tetua Muzhen.
" ada bingung aku bisa menyusulmu , apa kau lihat jejak kaki itu sambil menunjuk ke arah jejak kaki Lin Chaoying, hal ini membuat dirinya tertegun , dia baru menyadari bahwa jejaknya belum dia hapus, mana dia tahu orang tua ini begitu Teliti , namun dia cepat menyadari bahwa roknya robek sedikit robeknya masih di bawah ranting.
Tetua Muzhen " lalu ini "sambil menunjukan sobekan kecil roknya" terima kasih gadis kecil kau malah menujukan jalannya kepadaku tanpa aku susah payah mencarinya " ujarnya sambil menyerengai ke arah Lin chaoiying.
" Jurus Sutra hati bayangan " lin chaoying menyerang muzhen , bayangan pedang menjadi tiga membentuk serangan gabungan namun serangan pedang lin chaoiying langsung di tendang oleh tetua muzhen hingga pedang itu terlempar jauh, lin yang melihat situasi yang tidak menguntungkan,Dia berujar " aku harus lari namun sebelum dia lari di sudah di tanggap tetua muzhen lalu langsung di bawa terbang ke arah air terjun.
" lepaskan aku lepaskan " berteriak lin
" aku akan melepaskan mu tapi di air terjun itu dan kau akan mati Hah ....ha...Hah suara tawa Hongmeng Muzhen.
__ADS_1
" ayah aku akan membunuh Cucu Lin PoTian Saksikanlah" dengan suara lantang dia berucup kata kata itu , namun sebelum Dia dapat melakukanya dari belakang ada yang membokongya dari bekang hingga dia malah terjatuh hingga menabrak pohon.
" Sialan Kau bocah ternyata orang tua Itu tidak becus mengurusmu Ujarnya sambil berdiri dan melihat ke arah Muksin, namun dia sudah menanamkan matra bergerak tubuh.
Matra pengerak tubuh #€£ : adalah sebuah matra run untuk membunuh korban atau tubuh korban itu akan bergerak dengan sendirinya. ini salah satu jurus terkejam aliran hitam.
Muksin " lin kau tidak apa apa." ujarnya dia melihat ke arah lin chaoying dan melihat keadaanya dia bersyukur lin tidak kenapa- napa. ,Lin Chaoiying langsung memeluk Muksin dengan erat sambil menangis " hi.....hi....hi........hi....hu....hi.."
Lin Chaoying " sambil terisak di dalam pelukan muksin , ti.....dak .....aku hanya kecapean dan , oiya terima ya saudara muks....in kalau tidak ada kau muksin aku sudah mati .
" pak tua aku peringkatkan aku bisa membunuhmu jika aku mau , namun jika kau hari ini melepaskan kami aku berjanji akan membalasknya dengan setimpal.dikemudian hari ucapnya kepada Hongmeng Muzhen.
" Mungkin jika kau tidak terlalu aku percaya kau bisa membunuhku namun dengan Keadaanmu kau ingin membunuhku aku tidak yakin namun aku bisa melepkan kau dan dia asal pedang hitam yang ada di tanganmu ? ucap Hongmeng Muzhen.
" kau tidak punya tangan bagaimana kau memakai pedang bukankah itu tidak berguna " jawab muksin.
Hongmeng Muzhen " aku memang tidak punya namun pedang itu untuk Pemimpin Sekte dengan pedang itu pasti cucuku akan menjadi murid inti memipin Sekte Ujarnya,
" maka sudah diputuskan " namun ucapan Muksin di Sergap oleh Lin Chaoiying " saudara muksin jangan berikan pedang itu kepadanya dia pasti berbohong ucap Lin Chaoiying.
" Siapa yang mau memberikanya , pak tua karena itu keputusanmu maka bersiap lah , muksin membasuh pedang Dugu Damas Black hingga berwarna merah Muncul Sebuah naga berwarna hitam-merah di pedangnya dengan api yang berkobar - kobar.
" aura yang sangat kuat" ujar Hongmeng Muzhen, dia merasakan sesuatu hal yang menakutkan , jika senjata itu mengenainya itu akan berakibat fatal baginya,
" Jurus pedang Dugu Level Empat " kemarahan Naga " dia langsung menyerang ke arah Hongmeng Muzhen
"Bakar jiwaku tubuhku " jurus roda emas penghancur " ujar hongmeng Muzhen , sebuah roda emas bergigi melesat ke arah muksin , sekita roda emas bergigi mengenai pedang damas black roda itu langsung hancur menjadi serpihan - serpihan emas , hal ini membuat Hongmeng Muzhen terkejut akan apa yang di lihatnya dia berteriak " tidak tidak mungkin aku tidak percaya ini " muksin langsung menusuk dadanya hingga hangus dan bolong " aikkkk.......aku tidak .....percaya....ini bocah...sambil menujuk ke arah Lin chaoiying, dan Muksin , namun tiba tiba hal yang mengejutkan terjadi , tubuh lin choaiying bergerak ke arah air terjun ,
" ada apa dengan tubuhku " ujar lin chaoying lalu tubuhya terjun ke bawah air terjun dengan sendirinya.
" bajingan " muksin tiba tiba memikirkan sesuatu " matra pengerak tubuh " ternyata dia menepelkan matra ke tubuh Lin chaoiying "
__ADS_1
Muksin langsung membakar tenaga
seluruh tubuhnya " bakar tubuhku berikan kekuatan Huh....Hah.....lalu dia langsung terjun kebawah air terjun mengapai tangan Lin lalu melemparkannya tubuhnya ke atas