
"Aku ucapkan selamat kepadamu tuan bangka Gu atas pencapain mu maju ke ranah the great tahap bawah mungkin di kekaisaran ini cuma kamu dan orang tua yun yang sangup maju ke ranah itu" ujar Duan xiong sambil menyeringai.
" xiong kau tidak mungkin tidak ada maksud datang ke tempat terpencil ini hanya untuk memberi selamat kepada ku , itu bukan gayamu sama sekali , cepat jawab apa tujuanmu datang kemari"
"jangan panik begitu , cucumu tadi sangat arogan jadi aku mencoba mengajarinya , yang itu aku minta maaf " sambil menukupkan tanganya tanda minta maaf, Dan aku juga kesini atas perintah Yang mulia Suci Du untuk membawa seluruh keluarga Duan kembali ke tempat leluhurnya di kekaisaran Shi sebelah Benua Tianwu,
" apa bukanya dulu keluarga Du dibagi kenapa kau ingin membawa keluarga di pulang Hah" dengan nada tegas Leluhur Guan Imortaal bertanya.
" Guan tua hukuman terhadap keluarga Du cabang telah di cabut oleh leluhur Sekte dan itu alasan Tetua sekte ingin membwa keluarga Duan cabang kembali ke Sekte.
"Lalu kenapa kau mengerakan pengikutmu untuk membuat onar Di sekteku kan bisa di bicarakan baik baik tidak usah membuat onar , kau sebagai orang tua harusnya malu Duan Xiong.
" jangan asal bicara guan Tua saya tidak memulai namun Tetua kecilmu menghina keluarga duan ku yang perkasa apa yang mau di bandingan dengan keluarga Duan ku bahkan jika mau kelaurga Duan bisa menghancurkan empat kekaisran kecil ini tapi mereka sangat sombong dan arogan.
" apa bagaimana bisa coba jelaskan kepadaku Zheng apa yang terjadi sebenarnya, Dia menyelasakan permasalahan antara tetua dua yu feng dan tetua gu feng akibat Tetua yu feng memukuli tetua Gu feng , semua ini berawal dari masalah antar generasi muda murid inti Wan caoyang dan Duan boy cucu dari tetua Duan yu feng , Caouyang memukuli Duan boy namun wan caouyong juga di pukuli muksin Keponakan dari pahlawan Besar Shen.
" bocah Gu feng itu tidak berubah masih sulit di kontrol jadi itu bermasalahanya " ujar Guan Imortaal.
__ADS_1
"Duan Xiong kau sudah dengar ini semua adalah salah paham bagaimana kalau kita berdamai saya akan memberimu 100 milyar esensi api dan es jadi totalnya 200 milyar bagaimana Hah, beberapa tetua yang melihat angka itu langsung tersedak dan tertegun,
" apa 400 milyar , apa mataku buta kompensasi itu" ucap tetua Gu feng, bahkan pemimpin Sekte Guan zheng pun sampai tertegun sebentar dia berguman pelan" itu setara penghasilan Sekte selama 1 Tahun lebih , tapi ini juga tidak berlebihan karena menyangkut keselamatan Sekte Guan Imortall akibat menyingung kekuatan besar yang merada di belakang Senior ini, jadi tidak terlalu berlebihan.
" cukup adil baiklah aku terima niat baikmu Guan tua oiya kalau aku punya permintaan apa boleh aku Hah,
" apa itu aku pendiri Sekte Guan imortaal berjanji akan memenuhinya selagi aku bisa itu janjiku Duan Xiong" ujar Guan imortall.
" Guan Tua aku Ingin mencoba Menguci kekuatan mu, akan bermaksud untuk mengukur sejauh mana Ketinggalan Ku bagaimana menurutmu Guan tua? Semua yang mendengar akan terjadi konfrontasi lagi membuat para Tetua ketakutan takut akan terkena dampak lagi mereka sudah cukup melihat kekuatan tiga yang mulia ini apalagi melihat pertarungan Raja supreme dengan The great , pasti seluruh Sekte akan hancur mereka pasti akan terkena dampaknya, keringat bercucuran membasahi muka para tetua yang hadir.
"Baiklah karena aku sudah berjanji akan akan memenuhinya , tapi Ini hanya pemanasan kan.
dengan kekuatan Guan imortal sangat mudah baginya untuk membuat ruang khusus untuk pertarungan Ranah Supreme bahkan ranah raja supreme sekalipun cukup susah untuk menghancurkan ruangan miliknya dengan kultivasi the great tahap bawahnya.
Mereka sudah mulai bersiap untuk bertarung masing masing memasang kuda- kuda langsung melancarkan serangan di antara mereka leluhur tua agak sedikit mendominasi namun Duan xiang juga tidak bisa di remehkan bahkan sudah seratus gerakan lebih namun mereka berdua sama sama tidak ada yang merasa kelelahan.
" jurus burung Vermilon tunjukan sayapmu 
__ADS_1
" serang dengan Kekuatan penuh" ujar Guan imortaal. Duan xiong langsung memangil Naga Hijau legendaris pertarungan antara naga vs burung berjalan alot namun karena Guan xiong sudah agak kelelahan membuat naga hijau legendris perlahan memudar dan hilang.
Duan Xiong yang melihat bahwa kekuatan NAGA legendaris menghilang dia hanya tersenyum , setelah beberapa detik dia langsung menyerang burung vermilon dengan tombaknya , jurus " penghancur naga" aura tebasan dari penghancur naga mengenai sayap burung vermilon dan akhirnya burung itu jatuh dan menghilang, duel lalu berlangsung dengan mengunakan senjata masing- masing , leluhur Tua guan imortaal mengunakan pedang ungu Vervior senjata yang dibuat dengan memasukan roh burung vermilon legendaris , sedangkan Duan Xiong mengunakan Tombak legendaris Roh naga legendaris yang di tempa leluhur keluarga Duan.
Gesekan gesekan antar senjata menciptakan momentum yang dahsyat bahkan sampai membuat ruang di sekitar retak, para tetua yang melihat ini menjadi sangat terkagum- kagum , padahal mereka hanya pemanasan tapi aura mereka berdua sudah sangat mendominasi padahal ada penghalang di dalam yang di pasang oleh leluhur tua guan pada saat mereka sparing.
Pertarungan memakan waktu kurang lebih dua jam dan di akhiri dengan hancurnya ruangan tempat pertarungan meraka berlangsung akibatnya badai topan menghantam dinding sekte hingga roboh namun ini lebih sedikit kerusakan dibandingan yang tadi.
" maaf tua bangka guan aku tidak sengaja menghancurkan dinding sektemu" ujar Duan Xiong.
" sudahlah Xiong aku sudah memaafkan mu aku yang ceroboh tidak memasang pelindung dua lapis Huh, leluhur Tua dan Duan Xiong pun saling berpelukan dan berjabat tangan.
" Guan Tua terima kasih kau sudah mau pemanasan denganku ternyata kekuatanku masih kalah dengan mu.
" tidak kau tidak mengerahkan semua kekuatanmu bahwan kau tidak membawa tubuh aslimu ke sini Xiong , aku sudah tau bahwa tubub aslimu berada jauh dari sini berbeda dengan Dua orang mu mereka semua nyata.
" apa jadi senior ini tidak mengunakan tubuh aslinya bahkan tanpa tubuh asli dia bisa bertarung setera dengan The great apakah ini lelucon HaH " ujar Muksin yang masih bersembunyi.
__ADS_1
" ternyata kau tahu Tua bangka Guan Huh, sambil mengeluarkan nafasnya dia menyelasakan tentang tubuhnya yang masih berada di atas Gunung Guoshan wilayah perbatasan antara kekaisaran yun dengan kekaisaran Hoa tian.
" Karena kau sudah menjamuku dengan baik aku akan memberitahumu bahwa akan ada penyerangan di sektemu gabungan dari beberapa sekte namun aku tidak bisa memastikannya tapi kalau di lihat dari wajahnya mereka berasal dari kekaisaranmu sendiri jadi berhati- hatilah Oiya 2 bawahanku akan membawa Keluarga Duan yang ada disini ikut bersamaku, aku pamit Tua bangka.