
" Jaga dirimu Lin Chaoying " ujar, muksin sambil tersenyum lalu menutup kedua mata.
" Byuur......."
" Byuur......"
" Byuur......"
Dia jatuh ke bawah Air turjun.
Lin chaoying yang Melihat muksin menyelamatkannya hatinya sedih bukan main dia berteriak ke jatuhnya Muksin " saudara muksin , saudara muksin, Tolong siapapun , tolong ....." ucapnya. Dia berteriak teriak Hingga suaranya terdengar sangat sedih dan parau
" kemana bocah itu , kenapa larinya sungguh cepat, " ujar Lin hun
" benar saudara Lin hun bocah itu ternyata tidak biasa , aku bahkan tidak melihat larinya seakan akan dia laksana angin , lebih baik kita ke arah keluar hutan , sesampainya disana mereka mendengar suara orang minta tolong
" Saudara hun apa kau tidak mendengar Suara orang Minta tolong " ujar raja peri Lin Han
" benar tapi aku merasa pernah mendengar suara ini ucapnya sambil berfikir dimana dia pernah mendengar suara ini.
" lihat saudara Hun bukannya itu Nona muda Lin Chaoying sambil terkejut , dia menunjuk ke arah air terjun.
" iya Saudara han , ayo kita kesana , mereka berdua akhirnya sampai.
" nona Lin chaoying ada apa " ucap mereka berdua serantak.
" paman Han , paman Hun tolong, hii....hi.....hi....hu....hu Saudara Muksin sambil menangis sesugukkan dia menunjuk ke arah air terjun.,.....Lalu melanjutkan perkataanya" Dia menyelamatkan saya ketika jatuh dari Air terjun ucapnya.
Hal ini membuat Lin Han , Lin Hun tertegun sebentar , lalu mereka menuju air terjun , mereka berdua mendesah pelan " Aku takut pemuda itu sudah mati dilihat dari sini tidak mungkin selamat" ucapnya.
disekitar air terjun terdapat bekas- bekas pertarungan tepat di samping pohon besar terpadat mayat Tetua Hongmeng Muzhen , mereka berdua terkejut Lalu mereka melihat ke arah air terjun " Bocah ini mampu membunuh Supreme aku tidak percaya ini ucap Lin hun lalu melihat ke arah Mayat Muzhen.
***pertarungan Jendral Lin batian VS Jendral Hongmeng Xu
" Bagus, batian aku ingin melihat sejauh mana kemajuanmu setelah tiga ratus tahun kita tidak bertemu , ucap Hongmeng xu
" kalau begitu dengan senang hati " Ucapnya sambil tersenyum.
__ADS_1
Hongmeng Xu " keluarlah naga agung Hong " sebuah naga putih raksasa setinggi dua puluh hasta muncul di belakangnya.
" sudah lama aku tidak melihat naga Hong agung , " muncullah naga hitam kegelapan bertanduk" sebuah naga Hitam dua tanduk muncul di samping Jendral Lin Batian.
" ternyata itu naga hitam aku tak menyangka kau memiliknya, bukankah itu naga milik Tetua Lin Tongtian ucap Hongmeng Xi.
" ternyata kau mengenalnya" ketika tetua Tongtian meninggal dua ratus tahun yang lalu . Beliu memberikan naga Hitam kegelapan kepadaku" ucapnya.
Lin Batian " jurus pusaran api demon fleme "naga hitam bertanduk menyemburkan apinya ke arah Hongmeng Xu lalu api itu bergerak membentuk lusaran ganas mulai melahapnya.
...Pusaran api Demon Fleme***
...
" ***ini api asam ternyata kau lebih kuat dari tiga ratus tahun yang lalu lin tua ucapnya.
" Jurus air pijakan air sebuah air raksasa muncul di dalam kaki Hongmeng Xu lalu melenyapkan api naga hitam, setelah itu Hongmeng xu langsung menyerang Dengan tangan kosong ke arah jendral batian , meraka saling serang dan memberikan tendangan , namun perbedaan pengalaman terlihat di sini bagaimana Hongmeng Xu lebih unggul sedikit dari pada Jendral Batian.
...Visual pertarungan jendral batian v hongmengxu***...
Jendral batiann bahkan sampai mampu menahan seratus jurus milik Hongmeng xu hingga hongmeng xu mengeluarkan tinjunya yang memaksa jendral lin batian terbang mundur beberapa langkah,situasi pertarungan berjalan sengit jual beli serangan terjadi di antara keduanya.
" jurus semburan bintang kegelapan " jendral batian berteriak lalu naga hitam dua tanduk mengeluarkan bintang api berwarna hitam pekat , bintang api itu menuju jendral shenlong Hongmeng Xu.
" Jurus semburan api cahaya cahaya " sebuah cahaya api menghadang laju bintang api hitam tabrakan besar terjadi gelombang dahsyat menghantam bangunan dan sebagian menghantam pepohon hingga tumbang "
" semburan api Hitam " Naga hitam bertanduk mengeluarkan api hitam pekat ke arah Hongmeng Xu namun Naga putih melindunginya.
" tidak .....naga putih " sambil berteriak ke arah naga putihnya yang terbakar , kesedihan terlihat di matanya , bagaimanapun naga putih adalah teman dan partnernya, mereka telah berjuang hampir enam ratus tahun.
...Terbakarnya naga putih***
__ADS_1
...
***Hingga naga itu kesakitan" Hah......Haah bajingan kau manusia " ucapnya, seketika dia terbakar habis hingga kulitnya hangus menjadi abu , hal ini menyulut kemarahan Hongmeng Xu , aura tubuhnya meluap luap dia langsung merentangkan tangganya ke arah Lin Batian " jurus api Hongmeng " sambil berteriak api besar ke melaju arah lin batian.
Melihat itu lin batian berguman " aura api itu tidak biasa aku harus menghindarinya , dia melangkah secepatnya dan berhasil mengindari api itu ,
" jurus tusukan Hongmeng " tangan kanan Hongmeng xu membentuk aura berbentuk tombok tajam " huus... hussh....." lalu dia bergerak cepat ke arah Lin batian " kali ini kau tidak bisa menghindar Lin Batian " ucapnya.
" Seratus Pertahannan seribu kegelapan " sebuah pertahanan benteng kegelapan mengelilingi Jendral Lin Batian,
...Seratus Pertahan seribu kegelapan***
...
" ***jurus tusukan milik Jendral Shenlong berhenti seketika , dia melihat pertahanan itu lalu berkata " ini jurus pertahanan di atas ranah The Great , ternyata kabar seratus tahun yang lalu jika kau menemukan sebuah keberuntungan itu benar adannya" ucap Hongmeng Xu.
" kau benar mantan Jendral Shenlong Hongmeng Xu , aku juga ingin melihat apakah kau mampu menghacurkan benteng ini dengan Kemampuanmu, ujarnya kepada Hongmeng Xu.
Hongmeng Xu " Seven peerles God " sebuah serangan skala besar menuju benteng pertahanan yang di buat Jendral Lin Batian, ketika " duar ....
duar.......daur.......sekita pertahan seratus pertahanan seribu kegelapan hancur luluh lantah seketika***.
" ***aku tak menyangga kekuatan Hongmeng Xu sungguh luar biasa pantas di sebut "Shenlong " naga di antara naga" ujar Lin Batian.
Hongmeng xu langsung mengunakan tombak adalanya yaitu Hongmeng great senjata pemberian Kakeknya dia langsung mengacungkan tombaknya ke arah Jendral Lin batia.
" aura yang sangat kuat itu pasti tombak Hongmeng great aku harus berhati hati " dia berguman pelan.
Jendral lin batian langsung mengunakan pedangnya yaitu pedang sword dragon namun di saat mereka ingin mengadu senjata sebuah naga besar datang langsung menghentikan serangan mereka aura naga itu membuat meraka tertegun namun berbeda dengan Lin batian , jendral shenlong , Hongmeng Xu malah menjatuhkan tombaknya ketika melihat naga itu , karena aura ini sangat dia kenal perlahan dia mendekati naga itu lalu berkata " raja hailong Demon god apakah itu kau ujarnya dengan kesedihan yang mendalam***
" ***raja naga hailong sudah lama saya tidak melihat anda, dan kemana Teman lamaku " ujarya sambil melihat ke arahnya "
__ADS_1
" bocah kecil Hongmeng Xu tak kusangka kau sudah sangat kuat ranahmu sekarang sudah mencapai raja supreme***.
...****************...