SURAT UNTUK RAKA

SURAT UNTUK RAKA
PUTRI CANTIK


__ADS_3

Pagi-Pagi ini Adik kakak itu bergegas untuk berangkat kuliah bareng dan merapihkan baju mereka, hari ini kn hari pertama Naya masuk kuliah. dari raut wajahnya naya dia seperti bahagia, saat semalam dia tidak henti-henti memikirkan wajah tampan Raka. sahabatnya Ria, mereka berdua keluar kamarnya masing-masing. untuk menghampiri bu mira yg sedang menjahit pakaian pelanggannya,


" udah rapi aja kalian, kalian berdua udah makan? tanya bu mira


" udah bu, ? kata Ria sambung naya, " bu aku sama Ria berangkat kuliah dulu y? sambil tersenyum


" iya, yg pinter yah kalian berdua? tanya bu mira?


mereka berdua hampir tidak lupa bersalaman dengan ibu tercintanya itu, " kalo gitu aku sama Ria berangkat dulu y bu, assalamualaikum? kata Naya sambung Ria " assalamuaikum? katanya. bu mira menjawab salam anak-anaknya, " Waalaikum salam"? sambil terus menjahit pakaiannya.


Saat dikampus, saat mereka sedang berjalan menuju taman. semua orang disekitarnya melihat Ria terus, semua orang yg melihat Ria pada heran siapa yg ada disampingnya Ria itu. semua orang yg dikampus ini pada tergila-gila dengan kecantikan naya, dibanding Ria. mereka berdua duduk dikursi panjang, tempat biasa Ria dan Raka ngobrol.


" gimana kak seneng kuliah disini? tanya ria


" seneng banget, disini udaranya seger banget y. gk kayak dijakarta panas ?


saat mereka sedang mengobrol, tiba-tiba ada Raka datang menghampiri mereka berdua, " Hai ri nay? kata raka. " hai rak? kata Ria, mereka berdua lalu beranjak berdiri dari tempat duduknya.


" kamu kuliah disini juga y?


" iya ?


" sama dong, ? sambil tersenyum. dalam sejenak Raka ngomong lagi, " naya boleh temenin aku ke perpus. soalnya aku mau baca-baca gitu? katanya,


" boleh, sekalian juga aku mau baca buku? kata naya.


Dari raut wajahnya Ria, dia cemberut dia lalu membelalakan matanya. si raka ini baru saja kenal kemaren, sudah akrab saja sama naya. Ria yg tadinya diam dia ikut bicara juga,


" ee.. Rak gue ikut juga y?


" kn yg diajak naya bukan loh,? katanya. ayo nay ? kata Raka sambil menarik Tangannya Naya dengan lembut. lalu mereka berdua pergi, meninggalkan Ria yg sedang sendirian di taman. wajah ria kini memerah saking cemburunya, dia menendang- nendang Pohon yg ada disampingnya.


Cewek tomboy itu pergi ke kantin, karena perutnya sangat lapar. dan tadi pagi dia sarapan sedikit, saat dia sedang makan. datanglah devi temannya Ria, dia duduk semeja dengan Ria. lalu memesan Nasi goreng vaforitnya,


" tumben loh kesini, biasanya loh


nempel terus sama pacar loh ?


" jangan bahas itu, gue sebel?


" knp loh berantem ?


" iya, udah ah jangan bahas dia?


" bilang aja loh gk mau cerita ?


" gue lg sebel ri, bukannya gk mau cerita. udah-udah gue lg sebel?


5 menit kemudian makanan Devi sudah diantar, dia lalu memakan nasi goreng itu yg ada dipiringnya.

__ADS_1


" Ri si raka kemana tumben Gk sama loh? tanya Devi


" dia berubah?


" berubah....berubah gimana ?


" ya semenjak ada kakak gue, padahal kemaren mereka berdua baru kenal satu sama lain?


" jadi loh punya kakak?


" iya, emang knp?


" kok loh gk bilang, bentar...bentar.. jadi anak baru itu adalah kakak loh?


" iya, ?


" dia namanya siapa?


" Naya ?


" cantik gk orangnya?


" y jelas cantik, ?


" aduh gue kalah dong?


" mungkin loh udah ditakdirkan begini, loh harus terima Dev? kata Ria meledek,


" loh jelek dev?


" Riaaaaa ?


" iya, iya loh cantik puas?


Setelah selesai makan dikantin, Ria langsung pulang. karena hari ini dia tidak ada kelas, hari ini dia tidak naik angkutan umum. dia lebih berjalan kaki, bahkan Devi temannya sudah mengajak dia pulang bareng, tetapi Ria tidak mau dia menolak. dia lebih berjalan kaki daripada naik angkutan umum, padahal jarak kampus dan rumahnya sedikit jauh .


hari ini terik cuaca sangat panas sekali, matahari seperti membakar kulitnya yg putih itu. pikirannya tidak henti-henti memikirkan Raka dan naya yg begitu akrab, dia terus memikirkan hal itu dia tidak ingin Mereka jadian. dia juga tidak ingin sendirian seperti kemaren-kemarennya, itu yg Ria khawatirkan.


tidak butuh waktu lama, dia sampai kini mukanya memerah. keringat bercucuran dimuka dan lehernya, dia mengusapnya dengan baju hoddienya. sebenarnya dia tidak langsung pulang ke rumah, melainkan dia pergi ke taman biasa dia main. dia menaiki satu persatu anak tangga, saat didalam rumah pohonnya, cewek itu tidur. mungkin dia capek sepanjang perjalan dia berjalan kaki terus,


Sementara Raka sudah mengantarkan Naya ke rumahnya dengan selamat, Raka tidak peduli Ria itu dimana sekarang mungkin dia sedang pergi pikirannya begitu.


" Makasih y kamu udah, anterin aku ? kata naya sambil tersenyum.Raka membalas senyuman itu ke Naya,


" sama-sama, gimana kalo besok kita bareng aja berangkatnya. ya kalo kamu mau?


" gimana y?


" boleh gk putri cantik?

__ADS_1


" iya boleh?


" yes, ?


" ooh iya Ria dimana y kok dia belum pulang?


" palingan dia ditaman dirumah pohon?


" serius dia disana,?


" serius, percaya deh sama aku, kalo gitu aku pulang dulu y assalamulaikum?


" Waalaikum salam ?


Setelah itu Raka pergi, dia melajukan mobilnya dengan pelan. naya terus menatap Raka dari kejauhan, walaupun Raka sudah pergi hari ini dia hanya bisa senyum senyum sendirian. sepertinya dia sudah mulai suka nih sama Raka, dia lalu masuk ke rumahnya. dikamarnya juga dia terus memikirkan Raka yg ganteng itu, bahkan dia membayangkan suatu saat nanti dia menjadi pacarnya Raka.


" Aduhhh naya knp si kamu, kepikiran Raka terus. padahal kamu ini baru kenal ? kata dirinya sendiri


Raka adalah orang yg paling baik Naya kenal, dia hanya bisa senyum-senyum sendirian. tidak henti-henti memikirkan Raka si cogan itu, sosok seorang raka Dimata Naya. dia baik suka ngegombal ganteng, orangnya gk posesif. dan sebagainya, lama kelamaan mereka akan jatuh cinta suatu saat nanti. tak terasa Sudah sore saja, Ria yg ada dirumah pohon ketiduran sampai-sampai waktu sudah menunjukkan pkl 15.57.


Dan akhirnya Ria terbangun juga dari tidurnya, dia lalu kaget melihat jm yg ada tangannya. " buset gue ketiduran, ? kata dirinya sendiri, tiba-tiba hp Ria bunyu drt...Drt...Drt... Dia lalu menggangkat telepon itu dari kak naya,


" Hallo ada apa kak ?


" kamu tuh lg dimana si.. kok belum pulang ini udah sore loh?


" iya-iya aku pulang ?


Ria lalu mengakhiri telepon itu dari naya, dia lalu turun dari rumah pohon. menuruni satu persatu anak tangga, lalu Ria berlari kencang secepat kilat. 30 menit kemudian Dia sampai, dia masuk ke rumahnya dan tidak lupa mengucapkan salam. " Assalamualikum? lalu ada yg menjawab salam Ria yaitu Naya, dari dalam kamarnya. " Waalaikum salam? katanya,


naya keluar dari kamarnya melihat adiknya itu sedang duduk diruang tamu, dia menghampiri Ria dan duduk disebelahnya.


" kamu dari mana aja si Ri..? tanya naya


" ya dari rumah pohon,dari mana lg?


" kok gk pulang ke rumah dulu ?


" ya aku capek ketiduran... ibu mana?


" palingan lg antar baju ?


" ooh.. kak naya tadi pulang sama siapa?


" sama raka ?


tiba- tiba muka Ria cemberut lg mendengar naya diantar oleh Raka. Ria melihat wajah kakaknya itu senyum-senyum sendirian, dalam hatinya berkata " JANGAN-JANGAN KAK NAYA UDAH MULAI SUKA SAMA RAKA.? anak itu lalu beranjak berdiri dari tempat duduknya untuk masuk ke kamarnya, " Kamu mau kemana Ri ? tanya Naya. " ya ke kamar lah? kata Ria, lalu menutup pintu kamarnya dengan Rapat.


Ria tidak kuat melihat Wajahnya Naya senyum-senyum sendirian memikirkan Raka, Hari demi hari. Ria jarang ketemu Raka sahabatnya itu, dia tahu mungkin skrang ini dia sedang asik pergi berdua bersama naya. sebenarnya dia ingin sekali maen basket bareng kayak dulu lg sama Raka, dan sekarang raka sudah berubah sudah tidak bermain lg bareng Ria.

__ADS_1


dalam lubuk hatinya ria merasa sakit sekali, dia ingin sekali diposisi seperti naya. tapi entah knp Raka sukanya sama naya bukan sama Ria sibawel jahil dan usil itu.


__ADS_2