
RIA keluar dari kamar mandi dan dia masuk ke kamarnya untuk mengambil tas lalu, dia berjalan ke arah meja makan untuk sarapan pagi. ibunya bu mira sudah nunggu dimeja makan untuk sarapan bersama, anak itu lalu duduk dengan manis, dia melihat makanan dimeja banyak dan sepertinya enak-enak biasanya bu mira suka nyuruh Raka bareng makan disini, tapi dia lg pergi.
" ibu masak banyak banget, lg ada uang y bu? tanya ria sambil mengambil nasinya yg ada dimangkuk?
" iya ibu sengaja masak banyak, karena kemaren pelanggan banyak yg pesen baju jaitan ibu?
" tapi aku boleh minta kn bu?
"iya boleh, ?
Ria pun tersenyum, sepertinya hari ini dia akan diberi uang jajan lebih . bu mira membalas senyuman itu dari Ria,
" Raka kok tumben gk kesini?
" dia lg pergi ke rumah saudaranya om Farid sama tante herni juga ikut, terus nginep juga disana 2 hari?
" ooh?
" enak aja dia nitip absen ke aku selama dua hari, sebenarnya aku males nitip absen dia terus ? katanya sambil memakan makanan yg ada dipiringnya
" Ri jangan gitu, raka itu cuma nitip gk setiap hari kok cuma dua hari kn?
"iya si?
" Raka kn sahabat kamu dari kecil?
" iya aku minta maaf?
Setelah selesai makan Ria, berdiri lalu tidak lupa bersalaman kepada bu mira.
" bu aku berangkat dulu y?
" iya ati-ati, Eeh Ri nih buat kamu?
" banyak banget bu?
" gk papa buat kamu, selama seminggu?
Ria memasukan uang yg dikasih ibunya itu ke endong celananya.
__ADS_1
" makasih y bu, Assalamualakum?
" sama-sama. waalaikum salam?
Ria keluar dari rumahnya, Dari Raut wajahnya dia senang karena hari ini dia dikasih uang jajan lebih, itu berkat ibunya yg bekerja keras. menjadi seorang penjahit, tidak sia-sia dia bekerja untuk mencari uang. Dalam hati Ria berkata "KALAU DIKASIH UANG JAJAN LEBIH INI, BIASANYA GUE SUKA TRAKTIR RAKA. SEKARANG DIA LG PERGI, APA GUE SIMPEN AJA Y INI BUAT TRAKTIR RAKA IYA GUE SIMPEN AJA, EEH GUE KAN HARUS JAJAN JUGA. TERUS SISANYA BUAT TRAKTIR RAKA? KATANYA
Saat dikampus, Ria dan Devi temannya makan siang padahal Ria tadi pagi sudah makan, aaah anak itu kebiasaan banget. kali ini dia memesan spageti, dia sudah lama tidak memesan spageti yg begitu lezat dan ditambah daun bawang dan saos yg sedikit pedas. tidak seperti biasanya yaitu nasi goreng atau pecel, Devi melihat Ria begitu lahap memakan spageti yg ada dipiringnya. sementara dia sendiri memesan Nasi goreng,
" Ri... loh laper apa doyan? Tanya Devi
" dua-duanya? katanya sambil memakan spageti.
" loh lg banyak duit y?
" kok tau?
" ya jelas tau, orang loh mesen spageti?
" itu berkat kerja keras ibu gue, makanya gue baru makan ini?
" gue terharu Ri, sementara gue tiap hari pesen ini terus,?
" dev loh kok nangis knp?
" gue kasihan sama loh Ri.. loh?
" jangan dilanjutin lg y, gue yg gk punya aja gk nangis. udah loh jangan nangis lg?
" iya Ri,? katanya sambil mengusap air mata yg ada dipipinya?
" udah sekarang kita lanjutin makannya?
Devi temannya merasa kasihan melihat Ria baru sekarang pesan spageti itu, sampe-sampe dia meneteskan air mata karena. baru saja yg dia ceritakan barusan padanya berkat ibunya yg bekerja keras, jadi dia bisa lg pesan makanan seenak itu.
Dan Ria pun tidak lupa dia menyisahkan uangnya itu untuk traktir raka, dia sudah janji pada raka, dan dia tidak mau mengingkari janjinya. lalu disimpanlah uang itu ke dalam endong celananya lg,
Setelah pulang kuliah, Ria tidak pulang ke rumah karena dia ingin main dulu di rumah pohon yg kemaren dia cat dan hias bareng Raka. rumah pohon ini terasa sepi kalo tidak ada raka selama dua hari, dua hari aja kayak setahun.
" Sepi banget gk ada Raka biasanya kita suka maen basket skrang loh lg pergi.? gumamnya
__ADS_1
Tiba-tiba hp nya bunyi sepertinya Ada seseorang yg menelepon dirinya, dia lalu mengambil hpnya itu dari endong celana belakangnya. dia melihat ke hpnya ternyata Raka yg menelepon, Ria pun tersenyum karena Raka menelepon dirinya sepertinya dia kangen. " Hah Raka, Tumben dia telepon gue? katanya lalu dia mengangkat teleponnya dari Raka,
" Hallo?
" Hallo Rak, ada apa ?
" Ri gue kangen maen basket lg sama loh,?
" gue juga, skrang loh lg dirumah saudara om farid y?
" enggak lg ditaman, Ri taman ini bagus banget, kalo loh kesini loh pasti terkejut melihat taman yg penuh bunganya.?
" iya-yah, Rak loh skrang aja y pulang disini gue sendirian?
" sebenarnya gue mau si pulang tapi gk enak sama saudaranya bokap gue, maaf y kayaknya setelah dua hari gue baru pulang.?
" iya secepatnya loh janji kn?
" iya gue janji,loh lg dimana?
" biasa tempat kita main, kalo bukan di rumah pohon dimana lg?
" loh pasti sendirian y?
" iya, Rak kalo loh pulang gue mau traktir loh di tempat biasa kita makan sembari nongkrong ?
" widih lg punya uang nih?
" tapi ingat loh jangan sampai lupa, gue ngajak loh jm 15.00?
"iya gue gk lupa kok, ee.. Ri udahan dulu y teleponnya disini ada petir hujan lg takut kesamber ?
" iya loh baik-baik disana?
" iya, Assalamualaikum?
" Waalaikum salam?
Ria lalu menutup teleponnya dari Raka, dan hari ini dia hanya bisa senyum-senyum sendirian. karena tadi Raka bicara Ri gue kangen maen basket sama loh, dia tidak henti-henti tersenyum. bagaiman dia harus jujur tentang perasaanya pada raka, sementara bicara suka aja gk bisa seperti terkunci mulutnya.
__ADS_1
Mungkin dia gugup karena melihat wajah sahabatnya yg super ganteng itu, dan bawel kayak perempuan