SURAT UNTUK RAKA

SURAT UNTUK RAKA
KEJUTAN


__ADS_3

Ria suka menyebut Raka dengan sebutan, Anak mami karena si raka itu dikit-dikit Ri gue udah ganteng gk, dia itu anaknya sok pedean banget wajahnya emang tampan badannya bagus sama rambutnya yg , membuat banyak cewek kelepek-kelepek, itu yg membuat Ria ada rasa perasaanya sama si Raka.


Ria orangnya baik pintar, tomboy dan kalo ngomong suka ceplas-ceplos, sehari-harinya dia suka pake baju kaos ataupun jaket Hoddie celana jeans dan Topi, layaknya laki-laki, dia lebih suka pake baju kayak Laki-laki daripada pakaian Perempuan. sementara Kakaknya naya beda dengan Ria dia ingin pede seperti artis-artis yg diluar sana memakai pakaian perempuan,


Setelah pulang ke kampus, dijalan Ria mengajak Raka pergi ke toko cat dan tidak lupa untuk membeli hiasan lampu dan balon, yg nantinya akan ditempel di rumah pohon. anak itu emang suka menghias-hias rumah tua ataupun dikamarnya dia suka mengecet dingding temboknya,


kali ini Ria yg menyetir mobilnya Raka, dia katanya seru nyetir mobil yg mahal ini, " Gue baru pertama kali nyetir mobil mahal ini gila?


" loh seneng Ri, bisa nyetir mobil gue yg mahal ini?


" ya seneng Lah rak masa gk seneng, loh beli mobil ini dimana?


" rahasia?


" kok loh rahasia-rahasian sama sahabat loh ini, ayo lah rak kasih tau?


" Ri ini rahasia loh mau tau aja?


" tuh kn loh mah gitu sama temen?


Raka hanya bisa senyum-senyum melihat wajahnya Ria yg cemberut itu dan kesal.


Ria kesal karena Raka tidak memberitahu dia membeli mobilnya dimana, dia malah bilang rahasia. Ria melihat Raka yg sedang asik melihat rumah-rumah disepanjang jalan dari kaca mobilnya, " Gue kerjain loh rak ? gumamnya. saat Raka sedang asik melihat rumah-rumah disepanjang jalan, Ria mengerjai Raka dia menancapkan gas mobilnya dengan cepat secepat kilat. raka yg tadinya asik melihat rumah itu di kaca mobilnya dia kaget karena Ria terlalu ngebut nyetirnya,


" Ri loh ngebut si, bahaya Ri?


" biarin?


" Ri.... Ria bahaya nanti mobil gue rusak ketabrak mobil orang?


" gue gk mau?


" Ri gue mohon, jangan ngebut bahaya ntar mobil gue kenapa-kenapa?


"asalkan loh kasih tahu dimana loh beli mobil ini?


" iya-iya gue kasih tahu, di jakarta puas loh?


" nah gitu dong?


lalu Ria menyetirnya dengan sedang, karena Raka memberitahu dia beli mobil ini dimana.


" loh itu kepo banget jadi orang?


" eeh Raka jelek biasanya loh yg kepo banget sama gue?

__ADS_1


" iya juga si,? dalam sejenak Raka bertanya lg. " Ri gue udah bilang sama loh jangan panggil gue jelek gue ini ganteng?


" gantengan oppa-oppa korea?


" gantengan gue lah?


Kalau sudah bicara ganteng ke dirinya Ria malas banget, dia tidak mendengarkan apa yg dibilang Raka barusan.


" Ri sebenarnya loh mau ngajak gue kemana si?


"nanti aja liat jangan banyak cingcong loh?


Kelakuan mereka berdua kayak anak kecil, apalagi Raka tingkah lakunya yg aneh kayak gitu. padahal wajahnya begitu tampan sayangnya dia tidak punya pacar bahkan cewek-cewek yg dikampus tertarik melihat ketampanan dia, tapi Raka menolak semua cewek yg ada di kampusnya.


Tak lama kemudian mereka sampai di toko cat dan perhiasan, mereka berdua turun dari mobilnya. Raka bingung Buat apa Ria ngajak ke toko cat,


" Toko cat dan perhiasan, Ri...loh gk salah ngajak gue kesini?


" y enggak lah?


" Ri... buat apa kita kesini, kurang kerjaan banget kalo gitu tadi kita pulang aja?


" udah ikut gue ke dalem jangan banyak omong?


dari raut wajah Raka dia masih bingung buat apa Ria membeli barang sebanyak itu, Ria memasukan barang itu ke dalam keranjang dorongan, satu-persatu.


" Ri... ini semua cat buat apa loh banyak banget belinya,?


" Raka nanti aja loh tau sendiri, loh jangan nanya lg?


" iya-iya gue gk akan nanya lg, bawel?


30 menit kemudian mereka sampai ditaman, tempat biasa mereka main basket. mereka berdua lalu turun dari mobil, lalu mereka melangkah ke garasi mobil untuk mengambil kardus dan plastik yg berisinya cat dan perhiasan kain.


mereka lalu berjalan menuju rumah pohon, mereka meletakkan cat itu ke bawah. dalam hatinya Raka berkata, " Si Ria mau apa sih sebenarnya pake beli-beli cat perhiasan kain lampu hias mau apa sih dia?


" semua barang yg gue beli ini, buat rumah pohon kita, dan gue mau rumah satu-satunya ini dihias pake lampu yg gue beli tadi?


"ooh jadi itu loh beli barang sebanyak ini?


" iya,?


" ngomong dong dari tadi,jangan bikin gue bingung?


" gue cuma mau bikin loh kejutan, gue sengaja buat loh bingung?

__ADS_1


" Loh bener-bener Ri, tapi gk papa lupain aja yg tadi?


"udah sekarang kita cat aja rumah pohon ini, gue gk sabar?


"gue juga?


Mereka lalu naik ke rumah pohon dan membawa barang-barang yg ada dikardus dengan perlahan-lahan, supaya tidak jatoh. mereka memulai mengecet dinding kayu rumahnya, dengan warna yg begitu cantik nan indah. setelah dinding kayu dicat, setelah itu Ria mengecat Pagernya dengan warna merah bitu hijau kuning pink ungu dan lainnya. sementara Raka di bagiannya mengecet Atap,


Setelah beberapa jam mereka pun akhirnya selesai, Kali ini rumah pohon itu sangat bagus dan sudah dipasang lampu berkelap kelip. supaya bagus dilihat?


mereka berdua turun karena atap dinding dan pagar pembatasnya masih basah catnya. mereka duduk ditanah sambil meneduh


" Aduhhh akhirnya kelar juga?


" iya,?


" Ri... liat tuh rumah pohon kita berdua?


" bukan berdua bertiga?


" iya gue lupa, maaf?


" Rak... kalo dicat warna warni kayak gini bagus juga y?


"ya iyalah Ri...Ri...? dalam sejenak Raka menghela napas, " Ri besok gue gk bisa kuliah.?


"emangnya loh mau kemana?


" kerumah saudara sama nyokap dan bokap, biasa silatuh rahmi. dan gue disana nginep selama 2 hari?


" yah gue sendirian?


" gue gk bakal lama kok Ri?


" janji loh?


" janji, gue titip absen y,?


" iya masbro?


Malam harinya cewek tomboy itu terus memikirkan Raka sahabatnya. sambil terbaring ditempat tidurnya, karena besok dia tidak masuk kuliah karena nginep dirumah saudara papahnya. dia menginap selama 2 hari, itu yg membuat Ria pasti sepi tidak ada Raka.


padahal Ria sering ketemuan setiap hari, entah kenapa dia memikirkan Raka sahabatnya itu akan pergi ke rumah saudara papahnya. kini kedua matanya mulai ngantuk dan menguap, akhirnya dia tidur juga.


Angin tidak henti-henti kencang, hingga berhembus ke jendela kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2