
Peperangan sudah dimulai, semua kerajaan hadir untuk membantu kerajaan pedang. Para prajurit dari semua kerajaan maju sebagai garis depan pertempuran. dan pasukan dark mulai menyerang dengan segala kekuatan ratu pasukan dark bertarung melawan sang ratu dari kerajaan pedang.
"Kau tidak akan pernah mengalahkan ku, dengan kekuatan iblis yang telah aku kuasai" ucap sang ratu dark sambil bertarung
"Kita liat siapa yang akan kalah"
Violet yang kelelahan sedang di pulihkan oleh Lix, Lix adalah putri kerajaan melati, Lix memiliki kekuatan penyembuhan dan pemulihan kekuatan.
"Violet... "
"Iya ada apa Lix? "
"Apakah kita akan menang melawan pasukan dark, lihat saja pasukan dark semakin banyak saja? "
"Tenangkan hatimu, dan coba perintahkan tim pemulihan untuk memulihkan prajurit yang terluka"
"Baiklah Violet, Semuanya pulih kan prajurit yang terluka " Perintah Lix, Semua tim pemulihan terbang dengan sayapnya untuk mencari yang terluka
"Lihatlah semuanya bekerjasama demi keseimbangan alam untuk melawan sisi gelapmu dan kau akan kalah" Ujar sang ratu kerajaan pedang
"Hahaha... seberapa banyak pasukan mu membunuh pasukan ku, kau akan lihat pertambahan pasukan ku sangat cepat dan lebih kuat, sedangkan kau tidak. tanpa pedang naga dan pedang Phoenix kalian semua tidak ADA APA APA NYA" Jawab sang ratu dark penuh amarah
Guru leo yang melawan panglima dengan kekuatan asli yang sangat kuat, yang membuat sang panglima kewalahan menghadapi Guru Leo.
"Leo... kau memang kuat tapi lihat lah ini... " Guru leo yang menusuk perut panglima dengan pedangnya
"Apa yang harus aku lihat kalau kau sudah tertusuk pedang yang selama ini tidak pernah aku keluarkan"
"Hahahaha... Leo... Leo"
"Kenapa kau tertawa? " Guru leo yang heran melihat panglima, guru leo langsung menendang panglima.
"Hahaha... KEKUATAN KEGELAPAN MUNCUL LAH " Panglima yang mulai menggunakan kekuatan terkuat.
Panglima mulai berubah dan mengeluarkan pedang darah
Dari tubuhnya "Kau harus tau ini adalah kekuatan terhebat para pasukan dark, BERSIAPLAH LEO"
"Tak akan aku biarkan, PEDANG MENEMBUS GERBANG KEMATIAN"
Guru leo mengeluarkan kekuatan sang 7 pahlawan sehingga langit berubah menjadi kemerahan. Guru leo langsung melesat dan menebas jantung yang terbuka di badan panglima, tetapi "APA... TIDAK ADA PENGARUH NYA"
"Sudah aku bilang kekuatan ini tidak ada kelemahannya "
"Badan dia berubah... Apa apaan perubahan itu"
"Kau akan aku bunuh benar-benar akan aku bunuh Leo" Panglima melesat dan menebas beberapa kali tubuh Guru leo yang menyebabkan guru leo tidak ada pilihan lain.
"Kau membuat satu kesalahan besar panglima... Topeng merah dan zirah legendaris Muncul lah... "
"Tidak.... itu kan" Panglima sontak ketakutan melihat guru leo mengeluarkan kekuatan yang tiada tara.
"Akan Ku selesaikan semuanya... BLOOD MAKS "
Guru leo menebas panglima yang membuat suatu ledakan yang sangat besar. karena ledakan besar itu semuanya terdiam dan melihat ke arah pertarungan panglima dan guru Leo.
"Ledakan apa itu? " Tanya Violet
"Itu adalah ledakan pedang dari 7 pahlawan, Blood maks"
"Ayahanda... "
"Putriku Pergi cari keberadaan Riyu sekarang"
"Tapi ayah aku tidak bisa sendirian"
"Kami akan ikut bersamamu dan selalu di belakangmu "
"Bima... Zui... Zero"
"Semenjak anak manusia itu membantu panglima pengkhianat itu menolongnya, Aku mulai respect dengannya... dan kami bertiga yakin anak itu adalah harapan kita untuk menyeimbangkan ekosistem pulau peri ini"
"Siapa mereka putri? " tanya Lix
"Mereka bertiga adalah pendekar cakar, mereka adalah murid dari guru leo yang terhebat... Mereka keluar dan ikut pertempuran jika kerajaan terdesak dan setelah itu mereka akan bersembunyi dimana satu orangpun tidak tau keberadaan mereka, Terimakasih atas bantuan mu Lix"
"Putri berhati-hati lah dan selamatkan riyu"
"Ham... Riyu bersabarlah aku akan datang"
Mereka langsung ke garis depan dan menuju ke puncak menara.
"Violet... di setiap lantai akan ada monster yang sangat kuat, jadi jangan sampai lengah" kata zero
"Benar ada 3 lantai dan firasat ku mengatakan riyu si anak manusia itu ada di menara paling atas, dan di sana ada monster ular yang sangat besar yang pernah memecah 7 pahlawan, Kita akan melawannya bersama"
"Baiklah aku sudah pulih kekuatanku sudah mulai terkumpul"
Mereka bertiga memberikan jalan untuk Violet sampai ke depan dengan membunuh pasukan dark, supaya kekuatan violet tersimpan dan bertambah.
"Hahaha... pasukan dark selemah ini ternyata" zero
"Hahaha... iya sangat sangat lemah, seolah pedang ku semakin lapar dengan darah mereka " Kata Bima yang menebas pasukan dark dengan sekali ayunan pedang
"Jangan berbangga dulu ada yang menunggu kita di menara ini jadi kalian tetap harus berhati hati" Kata zui yang meningkatkan auranya
"Zui benar... walaupun kalian bertiga sangat kuat, Jangan lupakan keselamatan kalian sendiri" ucap violet
Guru leo yang mengeluarkan kekuatan terkuatnya menyadari 3 muridnya keluar dari persembunyian.
"Ham... " Guru leo yang tersenyum dan mengeluarkan uap putih di mulutnya
"Kenapa kau tertawa ha... " Tanya panglima dengan nada menantang guru leo
"Panglima kau dan pasukan kau akan kalah, Lihat 3 murid ku sudah keluar dari persembunyian mereka"
"Hahaha... mereka akan aku hadapi SETELAH KAU MATI, PEDANG BERSINAR LAH "
Guru Leo melesat dan menjauh dari pertempuran itu.
"Mau kemana kau ha... Leo, Tidak akan ku biarkan kau lari, kau harus aku bunuh... FAST DARK" Panglima langsung mengejar Leo
"Selamatkan Riyu zero... Zui... Bima... Violet... Hanya kalian lah yang bisa menyelamatkan sang penyeimbang" Guru leo yang menaruh harapan terhadap mereka berempat.
Guru Leo Tiba-tiba ditebas saat dia terbang oleh panglima, dan guru leo terjatuh.
"Kau mau lari kemana ha... "
"Ham... "
"Kau sekarang tidak bisa terbang dan melesat lagi, sayap yang kau miliki sudah aku tebas"
"Kau yang sudah di kelabuhi... BLOOD MAKS "
"Baiklah hahaha... "
Mereka bertarung habis habisan dan guru leo yang sudah mengeluarkan siapa dia sebenarnya sedangkan panglima memanggil " KEKUATAN NAGA HITAM MASUKLAH KE TUBUHKU"
"Huaaaaaaa.... SAATNYA KAU MENEMUI AJAL MU LEO... "
"Kita liat siapa yang akan duluan menemui ajalnya"
Pertarungan guru leo dan panglima membuat langit tak stabil, Petir dan hujan mulai turun seolah badai besar di tempat mereka bertarung.
"Hahaha... Ratu kerajaan pedang, kau akan aku bunuh sekarang juga" Ratu pasukan dark yang mendesak kekuatan ratu kerajaan pedang, sehingga kekuatan ratu kerajaan pedang sudah tidak ada lagi.
"Aku tidak akan menyerah" Ratu yang mulai melemah karena serangan sang ratu pasukan dark yang cukup kuat dan semua pasukan dark mulai kewalahan menghadapi pasukan dark.
"Sekarang lihat semua pasukan mu hampir terbunuh oleh pasukan ku, dan sekarang KAU AKAN MENEMUI AJAL MU WAHAI RATU" ratu dark mengayunkan pedang ke arah leher sang ratu pedang.
Tak lama datang Raja pedang menebas sang ratu dark sehingga tangan ratu dark putus oleh pedang sang raja.
"Suamiku.. "
"istriku beristirahat lah biarkan kami menuntaskan semuanya
Kedatangan sang raja dan ketiga Pahlawan legendaris membuat semuanya bersemangat.
" Res... Key... Teo... Bantu aku untuk menyelamatkan sang penyeimbang"kata sang raja
"Tentu... Pedang ini sudah lama tak menebas kegelapan" Ucap res
"Hahaha... benar Res pedang ku juga haus dengan darah para kegelapan"
Teo yang hanya diam dan tak berbicara sepatah katapun
"Teo... kalau kau bagaimana? " tanya sang raja
"Walaupun aku membenci pertarungan, aku akan membantumu raja, apalagi menyelamatkan sang penyeimbang, Pulau ini jika tidak ada penyeimbang, pulau ini akan di ambil alih oleh para kegelapan diluar sana, dan lebih baik kau berjanji untuk menjaga anak manusia itu kepadaku "
"baiklah kalau begitu... Mohon bantuannya" Kata sang raja
Raja yang terdengar suara ledakan besar yang berasal dari pertempuran Guru Leo dan Panglima.
"Suara apa itu? dan kenapa suara yang sejauh itu masih keras terdengar? " Tanya Res
"Itu adalah kekuatan Leo dengan Panglima, Leo yang mengeluarkan suara ledakan keras itu" Jawab sang ratu dengan nada lemah
"Jangan-jangan Leo.. " Ujar Teo
"Benar dia mengeluarkan Blood maks nya "
"Tidak biasanya Leo mengeluarkan kekuatan itu"
"DARKNES BLOOD DRAGON" Ratu pasukan dark mengeluarkan kekuatan puncaknya
"Itu bukannya kekuatan kegelapan yang tertinggi... " Ucap Ris
"Dia... "
"Yah... Dia adalah manusia yang di kendalikan oleh kegelapan dan salah satu dari kita... "
__ADS_1
"Dewi apakah itu kau? Kenapa kau jadi seperti ini sekarang? Sadarlah Dewi" teriak Teo
"Diam kau Teo... aku bukan dewi, Aku adalah ratu dark"
"Kau adalah teman dan sahabatku, dan kau memiliki anak seorang manusia juga... kau tidak ingin memeluk dan bertemu dengan dia lagi"
"Diam... aku bilang KAU DIAM, TEBASAN KEKUATAN KEGELAPAN" Ratu yang menebas ke arah mereka
"Violet kita sudah masuk ke menara... kenapa kosong ya? " Tanya Teo
"Zui gunakan kekuatan radar mu... " Bima
"Baiklah.... " zui yang menggunakan kekuatan radar nya untuk mendeteksi keberadaan musuh tetapi zui tidak mendapatkan keberadaan musuh
"Semuanya awas... " Violet yang melihat keatas...
"Hahahaha... aku sudah menunggu kalian akhirnya datang juga"
"Besar sekali..." Kaget Teo
"Perkenalkan aku adalah Monster Banteng panggil aku Buffalo"
"Monster ini bisa ngomong, waah monster yang unik" Kata Teo sambil menunjuk monster
"Sudahlah kita lawan sama sama, Ayo" Violet yang sudah bersiap untuk melawannya
"Tidak Biar aku saja melawan monster Banteng gemuk ini" kata Teo
"Gemuk kau bilang... " Buffalo yang mengamuk
"Ets... diam dulu monster gemuk, jika terlalu lama dan kau tidak sampai ke atas itu lebih merepotkan, dan juga kita butuh bantuan anak manusia itu" kata Teo
"Benar yang dikatakan Teo, kau harus sampai ke menara... kita tidak bisa melihat korban yang berjatuhan lagi" kata Bima
"Baiklah kalau begitu... Aku bergantung padamu Teo, dan jangan sampai kau tewas di tempat busuk ini" kata Violet
"Itu tenang saja... KELUARLAH KEKUATAN API EMAS PELINDUNG"
Mereka pergi ke lantai ke dua, Tinggal Teo dan Buffalo untuk bertempur.
"Ini saatnya aku mengeluarkan kekuatan terbesarku hibur aku wahai Monster gemuk... "
"Banyak omong dasar peri lemah"
Teo bertarung dengan Buffalo yang membuat Buffalo kewalahan.
"Hanya segini kekuatan monster gemuk"
"Hahaha... baiklah kalau kau memaksa, Kampak Petir kemari lah"
"Hiyaaa... "
"Hguaaaah"
Bima, zui, dan Violet sudah sampai ke lantai dua.
"Bima, Zui apakah tidak apa-apa meninggalkan Teo? "
"Jangan meragukan Teo, jika Teo sudah mengeluarkan zirah pelindung, berarti Teo sudah mulai serius" jawab Bima
"Lebih baik kau fokus saja ke lantai atas, biarkan kamu mengatasi " kata zui
Tiba-tiba Bima dihantam oleh monster sehingga Bima terlempar ke luar menara.
"Bima... " Teriak violet dan zui
"Sekarang tinggal kalian berdua. Tidak ada yang bisa menahan tinjuan kegelapan ku ini, Dan perkenalkan aku Si tinju besi, panggil saja hellios"
"Tidak ada yang bisa menahan pukulan mu... itu hanya sebuah mimpi belaka, Zirah Blood Red"
"Zirah Blood Red bisa menahan serangan 1000x lipat dirimu, jadi kau tidak akan bisa mengalahkan aku, Zui Violet naiklah ke lantai berikutnya "
"Tidak akan aku biarkan kalian naik, Pukulan maut"
"Rantai Darah, Cepat pergi biarkan ini menjadi musuhku"
"Rantai apa ini? "
"Rantai ini tidak akan bisa lepas dan tak akan terputus oleh apapun"
Mereka berdua segera menaiki lantai berikutnya.
"Rantai tak akan putus, Huwaaaa.... " monster itu menarik rantai itu dan memukul Bima
Bima yang terkena pukulan langsung mencoba untuk berdiri
"Ternyata aku salah, ternyata kau cukup hebat Hellios "
"Kau yang terlalu lemah wahai peri lemah"
Bima langsung melesat ke arah monster itu dan monster itu juga melesat dengan cepat.
"Dimana dia? " Bima yang mencari keberadaan monster itu
Disaat Bima bertarung zui melacak keadaan aura yang sangat jahat di lantai tiga.
"Ada apa zui...? " tanya violet
"Aku mengenal aurah jahat ini dia adalah... "
"Aku adalah Brok monster paling kuat di menara ini... apakah kau itu zui? "
"Yah.. ini aku Brok"
"Kau mengenal monster ini? " tanya violet yang heran
"Yah aku mengenalnya, sangat sangat mengenal nya"
Monster itu berjalan menuju zui, dan Violet ingin menyerangnya tapi di hentikan oleh zui.
"Violet berhenti... "
"Kenapa dia musuh kita kan? "
"Tidak dia adalah teman baikku"
"Zui... bertarung lah denganku"
"Apa... apa maksudmu"
"Aku sudah dirasuki oleh kekuatan kegelapan, tubuhku akan menyerang dengan sendirinya, semua monster terkuat di sini semuanya sudah di rasuki, mereka adalah monster yang menentang kegelapan " kata Brok
"Tapi aku tidak bisa melakukan itu, Dan kau adalah teman baikku brok"
Brok langsung menyerangnya dan menyuruh violet untuk pergi ke lantai paling atas.
"Kekuatan rainbow, Aku tidak bisa mengendalikannya, zui hanya itu satu satunya jalan, dan kau putri di atas ada ular kelemahan ya ada di atas kepalanya, jangan sampai kau terkena bisanya, karena bisanya membuat tenagamu sangat berkurang"
Violet pun berlari ke lantai atas.
"Brok.. " Zui yang tidak kuasa melawan brok
"LAKUKAN SEKARANG" ujar brok
"Zirah Dewi Laut muncul lah"
"Ternyata kau sudah besar ya... jadikan ini pertarungan terhebat ku, aku tidak akan marah dan tidak akan kecewa, malahan aku bangga terbunuh oleh teman terbaik ku dari pada mati sebagai monster kegelapan"
Zui yang melesat kearahnya sambil meneteskan air matanya
"Brok aku... " Zui yang terpukul oleh brok
"ZUI DENGARKAN AKU, AKU TIDAK BISA MENGENDALIKAN TUBUHKU, JADI LEBIH BAIK KAU SERANG AKU DENGAN SERIUS"
"TAPI AKU TIDAK BISA"
"kau pasti bisa, kau pasti bisa, kelemahan ku ada di area punggung kau serang dengan jarak jauh menggunakan sayatan ombak mu. aku sudah lama tidak melihat kekuatan itu"
Zui bertarung sambil mengenang saat bersama brok
"Brok... maafkan aku jika kau harus aku bunuh, Kau adalah monster yang berhari suci, Semua pendekar dan pahlawan legendaris mengenal siapa kau, Kalau tidak karena kau juga, pulau peri sudah di ambil alih oleh pasukan merah kegelapan. " Ucap zui dalam hati
"KAU JANGAN RAGU UNTUK MEMBUNUHKU" kata brok yang memaksa zui membunuh brok dengan cepat sebelum dia memakai kekuatan terbesarnya
"Aku tidak bisa membunuhmu karena aku menganggapmu sudah seperti abang ku sendiri, kau menjagaku sejak aku kecil dan kau juga mengajarkan aku bagaimana melindungi diri, dan karena kau juga aku bisa mendapatkan kekuatan Dewi laut ini. mana bisa aku membunuhmu"
"ZUI AKU YANG MEMBUNUH ORANG TUA MU SAAT KAU LAHIR, AKU YANG MEMOTONG KEPALA MEREKA, LIHAT LAH YANG ADA DI PINGGANG KU"
"Apa kau yang membunuh mereka? aku tidak percaya sama sekali"
"Lihatlah ini adalah kepala ratu dan raja, ayah dan ibumu"
"Tidak mungkin"
"Kalau kau tidak percaya... Ilusi dark zeus "
Zui yang tiba-tiba melihat terbunuhnya ayah dan ibunya oleh brok
"Ternyata kau yang membunuh ibu dan ayahku, kenapa kau membunuh mereka dan kenapa kau berbohong padaku? "
"Karena aku ingin memanfaatkan mu, dan menebas semua raja di pulau ini"
"Kau tidak akan aku ampuni"
"Yah seharusnya begitu pecundang"
zui yang marah mendengarkan kenyataan yang di berika brok, Zui langsung menebas tubuh brok
"Akhirnya aku sampai di lantai terakhir"
"Riyu... " Violet yang melihat keadaan riyu
__ADS_1
"Riyu kau... kau, aku akan menyelamatkan mu" Violet yang kaget melihat riyu penuh dengan darah
"Hahaha... Temanmu sedang dalam proses penyedotan kekuatan suci dan memberikan kekuatan kegelapan kepadanya"
"Siapa kau? "
Muncul lah monster ular, Monster itu muncul dari dasar laut
"Apakah itu monster ular yang di katakan itu" kata Teo yang sedang melawan monster
"Getaran apa ini? " Tanya Bima yang sedang bersembunyi dari monster itu
"ZUI CEPAT BUNUH AKU DAN BANTU TEMAN MU MELAWAN MONSTER KEGELAPAN ITU CEPAT"
Teo, Bima, dan Zui sudah mulia kehabisan kekuatannya "Tidak ada Pilihan lain lagi, Kekuatan 3 Bersaudara bangkitlah" Ucap Bima
"Sinar ini apakah... baik lah Bangkitlah" kata Teo
"Ternyata kau disana Keluarlah lawan aku peri lemah"
Teo keluar dan "Saatnya mengakhiri pesta ini"
"Sinar ini, Kau akan menyesalinya brok"
"HAYO LAH LAWAN AKU"
Ketiga bersaudara itu mulai menggunakan kekuatan terbesar mereka.
Guru leo melihat kekuatan 3 bersaudara bangkit dan lengah menghadapi panglima, Sehingga guru leo melemah.
"Aku sudah tidak kuat lagi"
"kenapa apakah kau sudah menyerahkan nyawamu Leo"
"Puing api pedang sinar... "
"itu kan aura penghisap jiwa, Jangan lakukan itu Leo"
"Kau harus aku bunuh sekarang juga"
"Tebasan sang api biru, API NAGA"
"TIDAAAAAAKKKKKK..... " Panglima yang di tebas oleh guru leo yang membuat Jiwa panglima terhisap kedalam pedang guru leo
Panglima tewas dengan sekali tebas oleh pedang Guru leo yang menyebabkan guru leo tidak bisa berdiri karna menggunakan kekuatan terlalu menguras banyak energi.
"Semuanya ku serahkan kepada kalian, aku benar-benar... " guru leo terjatuh dan disambut oleh Raja
"Kau sudah berjuang keras Leo"
"Raja... "
"Terima kasih leo, beristirahatlah, sebentar lagi kita akan kembali ke kerajaan"
"Baiklah raja" guru leo pingsan dan raja membawanya ke tim pemulihan
"Perkenalkan aku adalah adalah ratu ular dilautan merah, panggil aku Gezy"
"Inikah dia ular terhebat yang dikatakan itu? LEPASKAN RIYU"
"kalau kau mau lepaskan sendiri"
Violet langsung berlari ke arah riyu tapi Ular itu langsung menyerang Violet dengan ekornya sehingga violet terhempas jatuh dari menara yang paling tinggi.
"Violet... " teriakan sang ratu
"Raja lihat itu... itu bukannya putri raja? " Tanya Key
"Putriku... "
Tiba-tiba Ada seseorang yang menolong Violet dengan aura yang tak pernah terlihat.
"Itu aura darimana? "
"Itu adalah aura dari pedang naga yang telah berevolusi"
"Apa bukannya pedang itu hancur? " tanya sang ratu
tak lama kemudian pedang naga melesat melewati pertempuran.
"Itu lihat di langit, itu adalah pedang naga yang retak" kata sang raja pedang
"Jangan-jangan riyu menyelamatkan violet"
"Tidak itu adalah kekuatan batin yang sangat kuat, dari teriakan putri, bisa menyadarkan sang pangeran, lihat disana"
"Itu riyu tapi kenapa dia di keliling aura kegelapan, jangan jangan"
"Hahaha... sepertinya ular itu mengerjakan tugasnya dengan baik"
"apa yang kau lakukan? "
"Hanya memberikan kekuatan kegelapan dan merampas pulau peri dan dunia ini... Apa tidak mungkin? "
"Kenapa aura itu menghilang? " tanya sang ratu dark yang heran
"Hahaha... kau tidak akan bisa merubah sebuah takdir dimana di diri anak itu berada di aliran penyeimbang, kekuatan kegelapan akan di buat netral dan menghilang" Jawab guru Leo yang sudah sadarkan diri
"Aku tidak akan membiarkan semua orang terluka, gara-gara menyelamatkan ku kau akan aku bunuh ular bodoh"
"Dasar manusia bodoh"
"PEDANG NAGA BEREVOLUSI LAH"
"Sudah waktunya kau mati di tanganku ular bodoh " acam riyu
"Cobalah... "
"Hiyaaaaa..... "
Ular itu ingin mengigit riyu, dan memakan riyu.
"hahahaha... hanya omong kosong"
"Apa riyu...? " raja kaget apa yang dia lihat
"Riyu.... " teriak putri melihat riyu dimakan ular itu
"Aku merasa kenyang sekali memakan manusia penyeimbangan" kata ular itu sambil turun dari menara "APA" ular itu mengeluarkan ditubuhnya
"Sayatan pedang naga" Riyu yang memotong habis tubuh ular raksasa itu
"Pangeran di atas kepalanya ada permata hitam, pecahkan itu supaya ular itu mati" saat Bima memberitahukan kelemahan sang ular, ular pun menyerang Bima dengan ekornya yang telah putus.
Riyu yang melihat Bima terhempas langsung menangkap Bima dan membawa Bima ke tempat sang raja dan menatap sang ratu "Selanjutnya Kau yang akan aku bunuh pengkhianat" riyu pun terbang dan melesat ke ara ular itu.
"TIDAAAK JANGAN BAGIAN ITU" Teriak sang ular
Riyu menusuk permata hitam yang ada di atas kepala ular itu sehingga ular itu mati dan terjun ke dalam lautan yang sangat dalam. Dan riyu menggunakan kristal penyeimbang sehingga para prajurit dark menghilang.
"Kristal Penyeimbang , seimbangkan lah dan hapus pasukan dark sekarang" Kristal itu mulai terbang ke langit dan riyu melesat ke arah sang ratu dark
"Panah dia pasukan ku" kata sang ratu dark
Saat Riyu mau menebas sang ratu, Riyu Teringat dengan ibunya. Riyu berhenti di depan ratu dark.
"Ibu... " riyu yang melihat wajah ibunya
"Anakku tolong ibu sekarang, Hentikan itu Dewi kau bukan orang lemah lagi, Semua pasukan menghilang, kita mundur dan kau, akan aku ambil dan buang ingatanmu, Tidak jangan... jangan anakku, Tidak... "
Riyu di ambil dan di buang ingatannya tentang apa yang terjadi, dan kesadaran riyu sengaja dibuang oleh ratu dark supaya dia tidak bisa memakai pedang naga itu lagi.
Ratu dan pasukan dark nya menghilang disaat langit mulai cerah. Riyu hanya terwujud dan memiliki tatapan kosong.
"Riyu syukurlah kau tidak apa-apa" kata violet
"Kau siapa? " Tanya riyu dengan tatapan kosong
Pedang dan zirah riyu menghilang. Violet langsung memeluk riyu dan meyakini bahwa dirinya violet kekasih riyu, "aku benar-benar tidak mengenal kau dan kalian semua"
"Tidak mungkin"
"Ibu... ibu... ibu" hanya itu yang terucap oleh riyu
"aku tidak akan bisa membiarkannya lepas" ucap violet dan guru Leo langsung membuat violet pingsan
__ADS_1
***Pertempuran belum berakhir, riyu yang tidak sadar dengan keberadaan semuanya termasuk dirinya, dan riyu hanya duduk di kursi roda
...Bersambung***.... ...