
"Selamat pagi, Riyu" Ucap Violet
"Pagi-pagi" Balas riyu yang masih tidur
"Hei... Bangun kau sekarang" Violet berteriak dan menarik selimut Riyu
"Astaga... gw ga pakai baju, keluar sekarang"
"Ma-ma-maaf... ham... Aku bikinkan sarapan buat kamu ya" kata Violet yang malu
"Iya ya "
Tiba-tiba selang beberapa menit Violet berteriak dan Riyu langsung keluar dari kamar dengan menodong pedang ke dapur.
"Dimana... dimana monsternya? " tanya Riyu yang kaget dan siap siaga untuk melawan monster
"Monster?... mana ada monster" kata Violet
"Terus kenapa berteriak? " Tanya Riyu yang kebingungan
"Hahahah.... kecipratan minyak tangan aku"
"Kau membuat aku takut dan kaget "
Riyu langsung mengubati tangan Violet yang terkena minyak panas
"Sini aku obati tangan kamu" Riyu mengambil obat-obatan untuk meredakan luka karena minta panas itu dan mengobatinya
"Hamm... kamu sangat perhatian dan orangnya tulus juga, aku tidak menyangka manusia sifatnya lemah lembut dan tak kasar, walaupun dia sedikit ceroboh dan nekat. Aku merasa dia orang yang bisa aku percaya dalam soal perasaan, aku ngomong apaan sih... tapi memang iya aku benar-benar mencintainya" ucap Violet dalam hati
"Hei... kenapa pipi mu merah? " tanya Riyu
"Ha... apa merah gak gak, gak merah"
"Kau pasti memikirkan sesuatu yanga aneh-aneh? "
"Kau yang aneh, sudahlah aku mau masak lagi"
"Sudah sudah aku saja yang masak, kamu suka sarapan apa? " tanya Riyu
"Aku suka rensbor" jawab Violet
"rensbor itu apaan? "
"Itu makanan dari ulat yang terenak"
Riyu yang mendengarkan langsung mau muntah
"eh kamu kenapa? "
"gak gak hahah, Gini saja aku buat kamu nasi goreng yang terenak ya"
"Nasi goreng, bukannya nasi itu di rebus? "
"Haha... lihat dan rasakan nanti"
"Oke bahan-bahannya apa aja? "
"Biar aku jelasin sambil masak. Pertama kita membutuhkan 1 piring nasi, karena kita berdua, kita memerlukan 2 piring nasi putih"
"Oh... Oke aku ambilkan"
"Kedua... Kita butuh telur"
"Telur Kadal"
__ADS_1
"hah... bukan, Telur ayam"
"Oke... "
"Telur ayam ini kita masukkan ke wajan satunya lagi, dan di kasih garam sedikit saja"
"Segini... "
"itu satu sendok... kalau satu sendok ke asinan nanti... sini ambil pake jari"
"ham... kayak gini"
"Nah iya"
"Setelah itu kita tunggu sampai matang... sambil menunggu supaya tidak kelamaan masak kita lanjut ke cara yang ketiga... Cara yang ke tiga kamu iris tipis 1 batang daun bawang, Iris dengan tipis jangan tebal yaa"
"Oke chef "
"Oiya kamu siung juga 3 bawang merah dan 2 bawang putih ya... nah yang keempat... Nah setelah kamu iris tadi kamu masukkan bawang yang selalu bertengkar itu... "
"Hah... bertengkar? "
"Hahaha... kamu masukkan bawang merah dan bawang putih itu ke penggorengan dan jangan lupa daun bawang tadi"
"Oke... " Violet memasukkan 3 bahan ke penggorengan langsung lari ke belakang Riyu. Riyu langsung memegang tangan Violet
"Gak usah takut, kamu oseng-oseng terus sampai ada wangi yang paling enak"
"Ham... kamu mau kemana, aku mau ambil nasi dulu"
"Kan belum menanak nasi? "
"Nasi goreng itu memakai nasi yang kemarin bukan yang baru masak"
"Apa benar? "
"Eh Riyu wanginya bikin lapar ya? "
"Nah iya wangi dari bahan itu memang bikin lapar makanya nasi goreng sangat di minati manusia"
"Terus ngapain lagi? "
"masukkan nasi. Aduk hingga merata.Begitu sudah merata, tambahkan kecap manis, garam dan saus saori secukupnya. Aduk kembali. Jangan lupa cicipi untuk memastikan sudah pas dengan seleranya kamu"
"Ham... Oke Oke... Wah enak banget, apakah sudah boleh dimakan? "
"hei... belom sabar ya... "
"aduh aku sudah tidak sabar, perut aku sudah kelaparan karena aroma nasi goreng ini"
"Sebentar lagi kita akan makan kok sabar dan bertahanlah"
"Nah itu sudah matang, Setelah matang, sajikan di atas piring dan tambahkan kerupuk dan sayuran sesuai selera dan jangan lupa masukkan telor yang sudah matang tadi. "
"Oke selamat... "
"Tunggu "
"Apa lagi? "
"Sentuhan terakhir... Kita harus mempercantik makanan kita... nah Nasi goreng telur hasil masakan kamu telah jadi. "
"Boleh...? "
"Iya Iya manjanya... buka mulutnya" Riyu pun menyuapkan nasi goreng Violet tiba-tiba ada beberapa warga mengetuk pintu
__ADS_1
"Astaga apa lagi"
"Sebentar ada yang mengetuk pintu... " Riyu bergegas menghampiri warga itu
"Eh ternyata pangeran... maaf pangeran kami mengetuk pintu"
"Sudah panggil saja Riyu paman"
"Baiklah... nak Riyu kamu mencium aroma enak sehingga perut kami berbunyi, emangnya nak Riyu lagi masak apa? " tanya warga
"Ooo... itu nasi goreng, mau ikutan makan juga"
"Apakah boleh nak Riyu? "
"Gak ada salahnya kan ? hahah... Masuk masuk"
Tak berapa lama raja dan ratu datang menanyakan "Ada apa disini, kenapa pada ngumpul di rumah Pangeran? "
"Mohon ampun Raja, kami... " kata warga
"Maaf ayahanda warga mencium aroma sedap dari nasi goreng dan aku mempersiapkan warga untuk makan bersama aku dan violet, Jika ayahanda berkenan silahkan mencicipi atau ikut makan dengan kami "
"Iya ayahanda nasi goreng buatan kami berdua enak banget dan bikin nagih juga" kata violet yang tiba-tiba merangkul Riyu
"Oh begitu, bagaimana istriku, kamu bersedia ikut makan bersama mereka? " tanya Raja kepada sang Ratu
"Jika tidak enak kau harus di pasung Pangeran" Kata sang Ratu
" hah... tapi ibunda? " ucap violet yang kaget
"Hahaha... ibunda hanya bercanda... bagaimana ibunda menolaknya sedangkan ibunda sudah mencium aroma makanan itu"
Tak lama kemudian Raja, Ratu, Violet dan Warga memakan nasi goreng itu, Warga dan Violet berteriak karena enaknya nasi goreng itu tetapi Ratu dan Raja hanya diam.
"Ibunda, Ayahanda apakah nasi goreng itu tidak enak? " tanya Violet
Semuanya sontak tegang karena sang raja dan Ratu hanya diam dan berhenti menyuap nasi goreng.
"Ini adalah makanan terenak dan terbaik seumur hidup ku" kata sang Raja
"Iya apa nama makanan ini Pangeran? " Tanya sang Ratu
"Makanan ini namanya nasi goreng, Ibunda" jawab Riyu dengan penuh hormat
"Karena nasi goreng ini, kita bersama warga menjadi setara dan mengikat tali persaudaraan yang sangat indah, momen ini harus ada setiap tahunnya, maka pada tanggal 22 april kita akan merayakan hari nasi goreng " ucap sang raja
"Teruntuk semua warga yang paling kami cintai, besok kita akan melantik Riyu sebagai Pangeran di Kerajaan ini dan kita akan membuat festival besar dan seluruh Kerajaan akan hadir" kata sang raja
Semua warga langsung berteriak hore dan sangat senang mendengar apa yang diberitahukan oleh sang raja.
"Panggil panglima sekarang pengawal" perintah sang raja
"Baik Sang Raja"
tak lama kemudian Panglima datang
"ada apa Raja memanggil hamba"
"Aku perintahkan kau memanggil semua Kerajaan di pulau peri, kita akan mengadakan festival besar dan merayakan pelantikan Pangeran"
"Baik Sang Raja"
...BERSAMBUNG......
"SEMUA RENCANA JADI KACAU"
__ADS_1
"KAU KU USIR DARI KERAJAAN INI"