Sword Fairy

Sword Fairy
Pengkhianatan


__ADS_3

Pada malam hari Riyu dan Violet bercerita tentang pulau peri.


"Kita ke taman ini lagi? " tanya Riyu


"iya tapi ada tempat yang paling bagus sih" Jawab violet


"Dimana? "tanya Riyu penasaran


" Ham... jauh sih dari sini dan kita hari melewati bukit yang disana" Jawab violet sambil menunjuk ke bukit, dan bukit itu adalah tempat bersembahyang monster-monster kuat


"Kenapa kita tidak kesana saja"


"Disana banyak monster kuat, kamu mau ke sana? "


"Kayaknya lebih indah disini sih hahaha... "


Violet hanya tersenyum dan duduk di tengah taman


"Ham... Violet? "


"Iya... "


"Begitu cantik dan manisnya jika dia lembut dan menguncir rambutnya" kata Riyu dalam hati


"Riyu... riyu... " memanggil Riyu


"Hah... iya? "


"Apa yang mau kamu ucapkan tadi? "


"Oh hahaha... Gak... Anu jadi" ucap Riyu yang grogi


"Ucapkan saja apa yang mau kamu bilang"


"Anu... kamu terlihat cantik... eh maksud aku kau... ham kamu"


Violet langsung menutup mulut Riyu dengan jari telunjuk.


"Ssstt... Kamu terlihat lucu saat grogi yaa... hahaha.. "


"Hahaha... masa? "


"Jangan tinggalkan aku ya... dan jangan sakiti aku, aku benar-benar mencintaimu" Violet yang tiba-tiba memeluk Riyu


"Ah... iya aku berjanji tak akan meninggalkanmu aku janji, Aku juga mencintaimu" Riyu yang memeluk violet dengan tulus


Saat mereka pelukan, tiba-tiba ada angin yang membuat rambut Violet mengibas seolah sedang menari, dan kunang-kunang berterbangan seolah senang melihat mereka bahagia.


"Lihat itu... " Ucap Riyu


"Waaahhh... "


"Kunang-kunang itu seolah mengikuti perasaan kita, Ham... Violet disaat aku bertemu dengan ibuku nanti, aku akan mengatakan kamu adalah wanita yang akan mendampingi aku seumur hidup dan hidup bahagia selamanya sampai hayat memisahkan untuk sementara, dan kita akan bertemu lagi di kehidupan selanjutnya... Violet kenapa kau menangis? apakah aku menyakiti mu? "


"Hamm... Gak Riyu... Kau tak pernah menyakitiku, Dulu sebelum kita bertemu, aku tidak percaya akan adanya cinta dan bahagia karena cinta, tapi aku sadar cinta bahwa cinta itu ada dan indah"


"Cinta tak selalu bahagia saja Violet, Cinta sebenarnya tidak akan bisa sempurna jika tidak ada 2 insan yang menghiasi dengan bahagia, senang, dan duka"


"Bukan kah cinta itu buat kita bahagia? "


"Bukan hanya bahagia saja, Violet Bahagia dalam cinta adalah fase dimana itu hanya bumbu dalam perjuangan cinta, dan duka adalah fase dimana 2 insan belajar bagaimana kita menghadapi masalah yang datang. Jika kamu sudah mengenal cinta, kamu harus kenal dengan sahabatnya cinta"


"Sahabatnya cinta, Emang ada? "


"Ada Violet, Sahabatnya cinta adalah kekecewaan, dari 2 insan akan ada yang menyakiti satu sama lain" sambil mengusap kepala violet


"Terus bagaimana caranya kita menghindari kekecewaan? " tanya violet


"kita tidak akan bisa menghindari dari itu, tapi kita bisa menghadapinya"


"Caranya? "


"Caranya... kita harus saling percaya bahwa kekecewaan akan membuat hubungan kita menjadi lebih indah untuk kedepannya"


"Berarti kepercayaan diantara kita perlu juga ya? " tanya violet


"Bukan hanya perlu tapi sangat berperan penting Violet"


Tak lama kemudian Panglima datang dan mengajak putri violet untuk pulang.


"Wahai putri violet... mari kita pulang"


"Baiklah Panglima... Riyu yuk kita pulang! "


"Yaudah yuk"


"Pangeran sudah disediakan untuk dibelakang" Ucap Panglima


"Maksudmu apa, pangeran dibelakang? " kata Violet


"Karena kita berdua di depan"


"apa kau tak tau malu, memperlakukan Pangeran seperti itu... kau yang di belakang, Aku dan Riyu yang di depan"


"Tapi non "


"Jangan membantah"


"Baik non"


"Pangeran mari kita di depan"


"Dengan senang hati sang putri"


Mereka pulang menuju Kerajaan, panglima yang kesal melihat putri dan Pangeran berpelukan sehingga sesampai di Kerajaan panglima memberitahu sang raja.


"Yang mulia mohon ampun"


"Iya ada apa panglima"


"Mohon ampun sebelumnya, saya ingin memberitahu kalau putri dan Pangeran berpelukan layaknya orang yang memulai cinta"


"Terus kenapa Panglima? "


"ham... raja tidak menegur mereka, jika warga Kerajaan melihat hubungan mereka bagaimana? "


"Tidak perlu di cemaskan, semua warga sudah tau dan senang melihat sang putri dan Pangeran seperti itu, dan lagi pula aku dan istriku sudah merestui hubungan yang mereka jalani" kata sang raja


"Baiklah yang mulia".

__ADS_1


Panglima langsung pulang dengan rasa marah, karena Panglima suka dengan tuan putri.


Keesokan harinya, semua Kerajaan di pulau peri datang dengan bahagia, mereka memuji acara yang sangat besar dan membawa buah tangan untuk menyambut Pangeran Baru, nama Riyu sudah mulai di kenal di seluruh penjuru, dengan kejadian dia bertarung dengan monster, tapi sangat disayangkan raja tidak memberitahukan, karena mereka takut Riyu akan dicuri oleh para peri.


" Selamat datang di Kerajaan ini para raja dan Ratu dan semuanya di Kerajaan lain. dengan hormat saya senang kalian hadir di istana ini. Tanpa berlama-lama saya memperkenalkan kepada kalian semua, Pangeran Kerajaan ini yang bernama Riyu" ucap raja


"perkenalkan... " saat Riyu berbicara violet langsung menepis dan berbisik kepada Riyu.


"yang aku bilang semalem"


"Oh ok... ok... "


"Selamat datang raja dan Ratu dan rakyat yang saya cintai, perkenalkan hamba memperkenalkan diri dengan rasa hormat tinggi, saya Riyu Pangeran di Kerajaan ini. terimakasih atas ayahanda mengangkat saya sebagai Pangeran dan Terimakasih juga atas kepercayaan ibunda Ratu, Dan terimakasih juga Violet mendukung dan warga istana yang paling saya cintai. Aku Pangeran Riyu resmi membuka festival yang meriah mulai detik ini, dan silahkan menikmati hari-hari kalian. "


Semuanya bertepuk tangan, dan Violet berlari memeluk Riyu, semua peri melihat kemesraan Riyu dan violet.


"Mereka pasangan yang cocok ya" kata raja di Kerajaan merpati


"Iya sangat cocok sekali" jawab Ratu di Kerajaan teratai


Tak lama kemudian dari Kerajaan mawar bertanya kepada raja.


"Wahai sang raja, apakah Pangeran dan Putri ada hubungan atau adik kakak? maaf lancang sang raja"


"Hahaha... mereka memiliki hubungan spesial, selagi putri bahagia, kenapa tidak"


Semuanya memberi selamat dan bersorak bahagia.


"Pangeran? "


"iya putri? "


"Bolehkah aku menggandeng tanganmu? "


"Tentu putri dengan senang hati"


"Sebentar kenapa kamu tidak memanggil namaku? "


"karena kamu sudah menjadi Pangeran makanya mulai saat ini aku akan memanggilmu Pangeran, dan sampai tua nanti"


"Kayaknya aku harus terbiasa dipanggil Pangeran"


Putri tertawa kecil dan berlari "Pangeran kita makan cumi-cumi yuk"


"Baik tuan putri"


"Hihihi... let's Go"


Saat mereka memakan cumi-cumi mereka bertemu dengan Anak-anak dari Kerajaan lain.


"Kamu Violet dan... maksudku putri dan Pangeran Kerajaan pedang ini kan? " tanya Putri dari Kerajaan merpati


"Iya, eh kamu dari Kerajaan merpati, kalau tidak salah namamu adalah sukma kan"


"kok kamu tau"


"Siapa yang tidak tau, yang mengalahkan monster 12 kaki tingginya"


"Hahaha... kamu benar "


Semua Pangeran dan Putri dari Kerajaan berkumpul dan tertawa. sang raja terlihat bahagia melihat keakraban mereka.


"Suamiku indah ya perdamaian itu" kata sang ratu


Raja dan Ratu langsung melanjutkan perjalanannya. Selang beberapa waktu ada seorang warga berlari menuju ke arah putri.


"Putri, Pangeran To-to-tolong aku, ada monster mengamuk di sebelah utara dan mengobrak abrik tempat itu" Warga yang cemas meminta tolong


"Apa tiba-tiba, tak ada tanda-tandanya, kau sedang tidak berbohong kan? " tanya putri yang penuh curiga


"Tidak mungkin dia berbohong putri" jawab Riyu


"Tidak ada suara trompet dari penjaga" ucap putri violet ke Pangeran


"benar juga, Biar aku periksa"


"Jangan Pangeran... " Violet yang takut kejadian lama akan terulang kepada Riyu


"jangan cemaskan aku putri, Semua yang ada disini, pergi dan ikuti putri ke tempat paling aman di Kerajaan ini, dan kalian... " Riyu menyuruh warga dan Pangeran putri di Kerajaan lain untuk berlindung, tetapi mereka sudah mempersiapkan alat perang mereka


"Pangeran Riyu lebih baik kau selamatkan warga sipil bersama putri, biar kami yang mengulur waktu" kata Pangeran dari Kerajaan mawar


"Baiklah, Semuanya ikuti aku sekarang juga"


"Pangeran seperti ada yang aneh, apakah kamu merasakannya? " tanya putri violet


"Itu yang aku pikirkan"


Sesampai ditempat perlindungan, warga dari Kerajaan pedang masuk. Dan Riyu menyadari sesuatu.


"Putri jika monster datang seluruh belahan Kerajaan ini bakalan dikepung monster kan? " tanya Riyu kepada putri


"Memang begitulah parah monster, emang kenapa Pangeran"


"Berarti... ITU HANYALAH JEBAKAN"


"Tapi siapa yang menjebak semua Kerajaan seperti itu Pangeran? "


"Aku juga tidak tau... Lebih baik kita ke sana dan bertarung"


"KAU BENAR PANGERAN"


"SIAPA ITU? " Tanya Riyu


"Pangeran tolong aku, lepaskan aku sekarang juga"


"PUTRI... " Riyu kaget melihat Violet di tawan oleh segerombol orang, Riyu mengeluarkan pedang naga untuk menyelamatkan putri


"BERHENTI... LAWAN KAU BUKAN MEREKA TAPI AKU" ucap Panglima Kerajaan pedang


"Panglima... kau yang melakukan ini semua"


"JIKA KAU MAU PUTRI SELAMAT KAU HARUS MENJATUHKAN PEDANG NAGA ITU DAN RELA AKU LUKAI SECARA PERLAHAN"


"TAPI KENAPA PANGLIMA... KENAPA KAU BERBUAT SEKEJAM INI TERHADAP PUTRI"


"BUKAN PUTRI, TAPI KAU, KAU YANG MENGAMBIL PERHATIAN PUTRI DAN KAU JUGA MENGAMBIL HATI PUTRI DARI KU"


"APA? "

__ADS_1


"AKU MENCINTAI PUTRI DARI DULU DAN KAU DATANG KESINI MENGAMBIL PUTRI DARI KU"


"KITA BISA MEMBICARAKAN BAIK-BAIK PANGLIMA" ucap Riyu yang membujuk Panglima


"DAN KAU JUGA MENGAMBIL HATINYA SANG RAJA DAN RATU, DAN SEHARUSNYA AKU YANG MENJADI PANGERAN BUKAN KAU, AKULAH YANG ADA DI SAMPING PUTRI SEKARANG DAN MENIKAHINYA... JANGAN BERGERAK PANGERAN KALAU TIDAK MAU PUTRI KENAPA-KENAPA"


"PANGERAN JANGAN CEMASKAN AKU, AMBIL PEDANG MU SEKARANG JUGA"


"BERANI KAU MENGAMBIL PEDANG ITU, KAU TAK AKAN MELIHAT PUTRI LAGI"


"DASAR PENGECUT KAU PANGLIMA"


"PENGECUT HAHAHAHA.... PUTRI YANG AKU SAYANG, LIHAT INI" Riyu tiba-tiba ditebas di bagian lengan. Riyu berteriak kesakitan.


"PANGERAN... KAU SEPERTI MANUSIA YANG LEMAH" Panglima yang menyayat lengan Riyu. Riyu yang kesakitan berteriak lagi sehingga Riyu tak bisa menggerakkan lengannya lagi.


"PUTRI LIHAT INI... " Panglima menusuk perut pangeran dan tembus ke punggung Pangeran


"PANGERAN.... " Teriakan sang putri terdengar sampai ke telinga sang raja dan Ratu


"Bukankah itu teriakan putri kita suamiku" kata sang ratu


"Kita sudah dijebak, semua pasukan bertahan dan serang terus, dan para raja tolong ikuti aku sekarang" Perintah sang raja


"Baik raja" jawab raja di Kerajaan lain


Semuanya Raja menuju ke istana. sesampainya di sana Raja melihat Pangeran di tusuk oleh Panglima


"DASAR PENGHIANAT"


"ADA APA RAJA, RAJA INGIN MELINDUNGI ANAK MANUSIA INI? KETIMBANG PERI SEPERTIKU" Ujar Panglima


"Manusia... jadi Pangeran adalah manusia" Kata raja lain


"Manusia... "


Raja lain yang mulai terdiam karena raja Kerajaan pedang memiliki manusia yang hidup di pulau peri. pulau peri pernah hancur oleh seorang manusia perempuan sehingga kerjaan lain membenci adanya manusia.


"HENTIKAN PERTIMBANGAN AYAHANDA " Ujar Putri Kerajaan merpati


"Anakku kau membela anak manusia"


"Benar sekali apa yang dibicarakan putri yang mulia, anak manusia ini telah melindungi kerjaan ini dan dia sangat baik berbeda dengan Dia" kata warga


"Benar ayahanda"


Semua raja bingung. Tiba-tiba ada raja monster datang menyerang Panglima Kerajaan pedang, dan pedang yang tertancap di perut Pangeran terlepas sehingga Pangeran terjatuh lemas, Putri pun mengambil kesempatan melepaskan diri dan menyerang komplotan Panglima.


"Pangeran... " Putri yang melihat Pangeran terluka parah dan teringat kejadian disaat Pangeran sekarat melawan monster, sehingga putri berniat membunuh Panglima.


"Aku akan membalaskan lebih kejam dari yang kau lakukan pada Pangeran" kata putri penuh amarah


"Simpan amarahmu putri" kata Pangeran yang memegang tangan putri


"Pangeran... "


"Kita harus menyelamatkan Panglima sekarang juga, karena dia tak memakai senjatanya"


"Tapi dia telah mencoba membunuhmu tadi pangeran"


"Biarkan Raja yang menghukum Panglima putri, Semuanya bantu aku untuk menyelamatkan Panglima"


Semuanya hanya diam termasuk putri, dikarenakan perlakuan yang sangat kejam Panglima yang melukai Pangeran


"Lebih baik... " Pangeran yang terluka parah tidak mampu berdiri lagi


"Pangeran hentikanlah biarkan dia jadi santapan monster itu, lihat semuanya diam dan tak bergerak, Ini adalah hukuman bagi dia yang telah melukaimu pangeran" kata violet sambil membantu Pangeran


"Aku adalah seorang pangeran yang harus membantu peri mana pun. Walau dia telah melukaiku sekaligus... " Pangeran yang melihat kalung namanya bersinar dan bergetar langsung mengucapkan "Pedang naga " pedang naga itu langsung terbang ke arah pangeran dan Pangeran langsung menangkap pedang itu. Saat pedang itu sampai ditangan Pangeran. luka yang ada ditubuh Pangeran sembuh dengan cepat yang membuat semua orang kaget dan heran.


"Pedang naga tolong aku sekali lagi... " ucap Pangeran dan pedang naga itu mengeluarkan baju zirah legendaris.


Panglima yang hampir dimakan oleh monster diserang oleh Pangeran sehingga monster itu terhempas cukup jauh.


"Untung aku tempat waktu Panglima" Panglima yang pingsan langsung di bawa Pangeran ke tempat lebih aman dan Pangeran melanjutkan pertarungannya dengan raja monster. Monster yang langsung melihat kalung yang dipakai oleh Pangeran adalah kalung naga. Monster itu langsung lari dan bergegas untuk mundur, dikarenakan raja monster mundur semua monster yang berada di Kerajaan pedang melarikan diri.


Pangeran pun kembali dan melihat kondisi Panglima.


"Kenapa Pangeran, kenapa kau membantunya? " kata raja lain


"Kita tidak ada hak untuk melihat penderitaan orang dan kita tidak pantas akan hal itu"


"Jika dia mencoba membunuhmu? " kata putri di Kerajaan lain


"Yah... jika aku biarkan dia terbunuh oleh raja monster itu, aku tak ada bedanya dengan dia"


semua warga peri dan raja Kerajaan pedang tepuk tangan dan bersorak nama Pangeran.


"aku tidak salah tunjuk Pangeran" kata raja


"Kau membuka mataku Pangeran, yang membenci manusia selama ini, ternyata manusia tak semuanya jahat" kata Ratu di Kerajaan lain


Semenjak peristiwa itu terjadi semua raja di pulau peri memerintahkan semua warganya untuk membangun Kerajaan pedang dan semuanya terlihat menikmati festival itu kembali, dan Panglima dipenjarakan.


3 hari telah berlalu dan semua Kerajaan pulang ke Kerajaannya masing-masing. Dan raja marah terhadap Panglima.


"KAU MEMBUAT AKU MALU PANGLIMA"


"MAAFKAN AKU YANG MULIA"


"TAK ADA MAAF BAGIMU, SEKARANG KAU HARUS KELUAR DARI KERAJAAN INI DAN JANGAN KEMBALI"


"TAPI YANG MULIA"


"PERGI SEKARANG JUGA"


Panglima diusir dari Kerajaan. Pangeran dan Putri melihat raja yang marah langsung pergi dari istana dan menuju ke taman.


"KAU SEKALI LAGI MEMBUAT AKU CEMAS PANGERAN" ucap putri yang marah kepada pangeran


"Maafkan aku putri" kata Pangeran


Putri langsung memeluk Pangeran dan menangis.


"Berhentilah mempertaruhkan nyawamu demi peri lain Pangeran" ucap putri


"Aku tidak bisa melihat orang tersiksa putri" Ujar Pangeran


Tak lama kemudian putri menatap matanya Pangeran dan Pangeran mencium sang putri.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


"Ini bukan akhir tapi ini adalah awal aku mencari ibuku, tunggu aku ibu"


__ADS_2