Syakila Okta

Syakila Okta
BAB 1


__ADS_3

Di pagi hari cuaca yang sangat dingin seorang gadis masih terlelap dalam mimpi nya dengan di baluti selimut yang tebal.


"Syakila ayoo bangun ini sudah pagi, bukan kah hari ini kamu sedang ujian nak?." ucap zara sambil mengetuk pintu, sebagai ibunda syakila dan ansell.


"Iyaa buu bentar lagi syakila bangun." ucap syakila yang berteriak di dalam kamar nya.


"Yasudah jan sampai telatt yaa sayang." ucap zara.


"Okee buu." ucap syakila sambil membenarkan posisi nya.


Syakila pun mengumpulkan energi nya, setelah energi terkumpul syakila mengambil handuk dan menuju kamar mandi nya.


"Kakak dimana bu." ucap ansell.


"Lagi siap-siap sayang ayoo km sarapan dulu sambil menunggu kakak mu." ucap zara.


"Baik bu." ucap ansell.


"Selamat pagi untuk istri dan anakku yang ayah sanyangi." ucap angga yang baru saja datang dari kamar nya, sebagai ayah syakila dan ansell.


"Pagi mas." ucap zara, langsung menyiapkan sarapan untuk suaminya.


"Pagi yah." ucal ansell sambil tersenyum.

__ADS_1


"Dimana syakila mah." ucap angga, yang mencari anak pertama nya.


"Aku baru datang ayah, selamat pagi ayah ibu dan adikku." ucap syakila dengan tersenyum.


"Pagi sayang, ayo duduk cepat sarapan nanti km telat" ucap zara.


"Baik ibu ku." ucap syakila, dan duduk di samping ansell.


Angga, zara, syakila dan ansell pun menikmati sarapan pagi nya. Rumah yang sederhana hanya mempunyai kamar 5, kamar mandi 5, dapur 1, halaman belakang yang terlihat mini 1 dan garasi mobil. Usai sarapan angga mengantarkan syakila dan ansell ke sekolah nya.


Syakila dan ansell bersekolah di SMA NEGERI 1 yang ada di jakarta. Setelah sampai depan gerbang sekolah syakila dan ansell menyalami angga, Selesai mengantarkan syakila dan ansell angga pergi ke perusahaan yang bernama KREASI GROP.


"Ansell kakak akan ada tambahan pelajaran, nah km pulang aja duluan ya." ucap syakila sambil memegang bahu ansell.


"Dasar kamu." ucap syakila sambil menggelengkan kepala nya.


Syakila dan ansell pun terpisahkan karena mereka beda kelas dan beda ruangan, Syakila kelas 12 IPA (1) sedangkan Ansell kelas 12 IPA (2). Menurut sekolah jika kelas IPA (1) dan (2) adalah orang yang sangat pintar, bukannya memisahkan atau membedakan karna melihat dri kemampuan siswa/i nya. Berarti syakila dan ansell adalah siswa/i yang pintar dan rajin.


"Pagi ilaa." ucap sarah, viona dan sekar.


"Pagi semuanya." ucap syakila sambil tersenyum.


"Ilaa kan ini ujian ke-2 nah gimana kalau pulang sekolah kita belajar bareng buat ujian terakhir." ucap sekar.

__ADS_1


"Boleh banget, ide lo cukup memuaskan." ucap sarah sambil tertawa.


"Siapa dulu dong Sekar gtu loh, hahaha." ucap sekar dengan pedenya.


"Aku sih boleh aja mau dirumah siapa nih?." ucap syakila.


"Gmn kalau di rumah lo aja ilaaa." ucap viona.


"Boleh-boleh." ucap syakila sambil tersenyum.


***


"Tuh si ansell baru datang." ucap farid.


"Haii bro." ucap adam.


"hmm." ucap ansell.


"Keluar deh sikap dingin si ansell, kek di kutub aja lo." ucap iqbal.


Akhirnya bel sekolah pun berbunyi semua para siswa dan siswi memasuki kelas nya masing-masing yang memberi tahu bahwa jam ujian akan segera di mulai.


Jangan lupa untuk LIKE, VOTE AND KOMEN yaa kalau bisa sih sebanyak mungkinn. Bantu author untuk lebih semangat lagi.

__ADS_1


__ADS_2