Syakila Okta

Syakila Okta
BAB 3


__ADS_3

"Sa tunggu dulu bukannya itu si syakila ya, loh ko sama geng nya si ansell sih." ucap mutiara.


"**** banget sih lo ini ra, udh tau si syakila tuh kakak nya si ansell." ucap amanda.


"Udh-udh ngapain lo semua bahas si ansell sih, Ansell itu milik gue jadi jan bahas dia di depan gue. PAHAM!!." ucap sasa dengan nada yang tegas lalu meinggalkan amanda dan mutiara.


"Lo sih bikin gara-gara jadi sasa marah kan." ucap amanda lalu pergi mengusul sasa.


"Ihhh ko jadi aku sih yang di salahin, amanda sasa tunggu gue dong." ucap mutiara sambil lari ke arah amanda dan sasa.


***


"Yuu udh sampai nih." ucap syakila.


"Yuu." ucap sarah, sekar dan viona.


Syakila pun masuk ke dalam rumah bersama sekar, sarah, adam, farid dan iqbal.


"Lo cari apa?." ucap ansell yg masih duduk di setir mobil dengan wajah yg datar dan melihat viona dri kaca spion.


"Gue lgi cari handpone, tdi jatuh." ucap viona sambil melihat ke bawah.

__ADS_1


Ansell pun keluar dari mobil lalu pindah ke arah jok yang di belakang. Ketika ansell mengeluarkan ponsel nya untuk menyalakan senter akhirnya ketemu juga ponsel milik viona.


"Tuh ponsel gue." ucap viona dengan cepat mengambilnya lalu berbalik badan dengan cepat ingin bilang terima kasih tapi tidak sengaja mereka saling bertatapan, mata mereka beradu dan detak jantung viona pun berdebar dengan cepat.


"Shitt kenapa jantung gue kek gini, kenapa gk bisa di ajak kerja sama banget." gumam viona dalam hati.


"Ternyata mata viona itu indah, cantik, baik, dan pemberani." gumam ansell dalam hati.


Mereka cukup lama saling memandang tapi di sadarkan dengan ansell.


"Ayo masuk." ucap ansell dengan wajah yang datar lalu pergi meninggalkan viona yang sedang mematung di dalam mobil.


Mereka semua belajar bersama karena sudah menunjukkan pukul 13.00 waktu nya makan siang.


"Emm, illaa, sarah, sekar, adam, farid, iqbal dan ansell. Gue pamit pulang ya." ucap viona.


"Loh ko cepet banget na." ucap adam.


"Iya gue ada urusan keluarga, mendadak ini juga." ucap viona.


"Yaudahh gpp vio, oh iya km pulang sama siapa?." ucap syakila.

__ADS_1


"Aku pake grab aja ilaa." ucap viona, sambil berpamitan kepada temen dan sahabat nya lalu berpamitan kepada mamah nya syakila.


"Tante vio pulang dulu ya." ucap viona sambil menyalami tangan zara.


"Iya sayang hati-hati ya." ucap zara.


"Iya tante, semuanya aku pamit ya assalamualaikum." ucap viona sambil pergi ke luar rumah syakila dan ansell.


Ketika viona akan menghubungi papah nya cuman terhalang oleh ansell.


"Gue anterin." ucap ansell dengan wajah yg datar lalu membukakan pintu depan mobil untuk viona.


"Baiklah." ucap viona lalu masuk ke dalam mobil.


Mobil yang di tumpangi ansell dan viona pun sudah berjalan terdapat keheningan di antara mereka, namun ansell bersuara.


"Dimana rumah lo?." ucap ansell yang masih fokus melihat ke depan.


"Masuk aja ke perumahan yg di depan, nanti berhenti kalau udh ada pos 2." ucap viona.


"Oke." ucap ansell.

__ADS_1


__ADS_2