Syakila Okta

Syakila Okta
BAB 12


__ADS_3

"Untuk para maba silahkan kumpul di lapangan dan ambil jurusan kalian masing-masing, cepatt." ucap senior pria.


Para mahasiswa baru atau di sebut maba mereka berlalu lalang di lapangan dan mencari jurusan mereka masing-masing.


Brughh.


"Aww." ucap syakila.


"Sorry." ucap seorng laki-laki, ia pun menoleh ke arah syakila dan.


"Syakila." ucap iqbal. ya laki-laki itu adalah iqbal sahabat SMA ansell.


"Iqbal." ucap syakila yang kaget melihat iqbal disini.


"Heyy kalian berdua sedang apa disitu, cepatt kumpul bukannya mengobrol." ucap senior wanita.


Syakila dan iqbal pun langsung mengikuti arahan dari para senior, iqbal berbaris di jurusan hukum sedangkan syakila memasuki jurusan bisnis.


5 menit telah berlalu akhirnya para maba di ijin kan untuk pulang dan besok harus pergi pagi-pagi.

__ADS_1


Syakila pun pergi ke kantin karena ia ingin makan dulu.


"Ya ampun bekal aku ketinggalan lgi di rumah, aghh." ucap syakila.


Syakila pun pergi dari kantin menuju restoran maklum di luar negeri pasti tidak ada rumah makanan yang ada di jakarta.


Ketika masuk ke restoran syakila tidak sengaja beradu dengan seorang pria yang mau keluar dari restoran.


"Maaf, ehh e-m sorry." ucap syakila.


Pria itu pun menatap syakila dengan sinis nya menurut pria itu semua wanita sama hanya ingin modus di depan nya agar terlihat menarik.


"Kalau jalan itu pake mata." ucap kevin dengan nada yang sangat menyeramkan. Sambil berjalan bersama yunanda asisten kevin.


Di luar restoran.


"Seharusnya anda tidak boleh bersikap seperti itu kepada wanita yang tidak sengaja menabrak anda, tuan kevin putra albern." ucap seorang pengawal syakila yang tak lain ketua dari pengawal lainnya, yabg di percaya oleh angga.


Kevin pun mengerutkan dahi nya, kenapa pengawal tuan angga bersikap seperti itu kepada wanita tadi, padahal dari penampilan nya biasa saja. "Hmm." ucap kevin yang menanda kan dia paham.

__ADS_1


Kevin pun pergi ke kantor nya bersama yunanda, Setelah sampai di kantor kevin berkata.


"Selidiki wanita yang tadi menabrak saya, dan apa hubungannya dengan tuan angga." ucap kevin.


"Baik tuan." ucap yunanda sambil pergi dari ruangan kevin.


***


"Akhirnya kenyang, lebih baik aku pulang." ucap syakila dam berjalan ke arah kasir untuk membayar nya.


"Permisi, semuanya jadi berapa ya mba." ucap syakila dengan senyum manis nya. (Anggap saja pake bahasa inggris ya.)


"Nona tidak usah membayar, ini semua gratis untuk nona bahkan setiap hari jga." ucap pelayan dengan tersenyum.


"Emm, emang ada acara ya mba sampe-sampe makanan saya di gartis kan." ucap syakila.


"Maaf nona, kami tidak akan menagih uang kepada nona, nona bisa makan disini sepuasnya." ucap manager restoran itu.


"Baiklah." ucap syakila lalu pergi dari resotran itu dan menuju rumah nya.

__ADS_1


Syakila masih memikirkan kejadia di restoran itu, pertama dia baru bertemu dengan seorang pria yablng sangat dingin seperti es dan yabg kedua kenapa dia tidak usah membayar nya kan dia sudah makan artinya dia harus membayar.


Dipikiran syakila masih terbayang kejadian itu, apalagi bertemu dengan pria es. Wajah yang sangat tampan, berkharisma, tinggi, putih. Dan itu idaman para kaum hawa.


__ADS_2