Syakila Okta

Syakila Okta
BAB 14


__ADS_3

Malam pun telah tiba, sekar yang bersiap-siap akan makan malam bersama farid.


"Apa aku udh cantik?." ucap sekar sambil muter-muter di depan cermin.


"Sudah lah, yang penting aku tidak mengecewakan hati farid." ucap sekar sambil tersenyum, lalu menunggu farid di ruang tamu.


tinn... tin...


Suara mobil farid pun sudah sampai di depan apartemen sekar, lalu sekar pun berjalan ke luar apartemen dan menemui farid.


"Ayoo." ucap farid sambil mengulurkan tangan nya.


Sekar pun langsung menerima uluran tangan farid dan mereka pun masuk ke dalam mobil bersama.


selama perjalanan di dalam mobil farid sangatlah ramai karena sekar selalu membuat candaan, menurut farid sekar itu orang yang sangat unik, lucu, cantik, pintar, dan mampu membuat orang lain tertawa meski merasa sedih jga.


Beberapa menit sampai lah di depan rumah farid yang besar dan cukup mewah.

__ADS_1


"Kita makan malam di rumah lo?." tanya sekar.


"Iya di rumah gue, sekalian gue mau kenalin lo sama orang tua gue." ucap farid.


Ketika farid akan keluar dari dalam mobil tiba-tiba tangan nya tertahan oleh sekar.


"Gue deg-degan secara langsung gue bukan pacar lo rid." ucap sekar.


Farid pun ikut duduk kembali dan memegang tangan sekar lalu. "Raa gue tau kita gk pacaran, tapi gue mau langsung kenalin lo sebagai calon istri gue." ucap farid sambil tersenyum dan masih memegang tangan mungil sekar.


"Apa!!!, lo gk bercanda ridd?." ucap sekar.


Farid pun membawa sekar ke dalam rumah, karena farid tau sekar sedang deg-degan dia trus memegang tangan sekar dengan erat agar sekar bisa sedikit tenang.


"Malam pah, mah." ucap farid.


"Malem tante, om." ucap sekar sambil menyalami tangan orang tua farid.

__ADS_1


"Malam kalian berdua." ucap paula sambil tersenyum, karena melihat sekar yang begitu angun, cantik, dan juga pas di tipe paula.


"Ayo sayang kita makan malam." ucap paula sambil membawa calon menantunya.


"Tuh pah liat, mamah baru juga kenal sama sekar udh langsung main ambil aja." ucap farid sambil cemberut canda.


"Hahaha anak papah ini, papah dan mamah setuju jika kalian menikah. Sekarang kita makan malam dulu papah sudah lapar." ucap mario.


"Beneran pahh, wahh farid seneng banget yaudah pah ayo." ucap farid.


Farid dan papah nya berjalan menuju meja makan dimana calon istri dan mamah nya sedang menyiapkan makanan nya.


Ketika farid dan mario datang sekar langsung mengambilkan makanan untuk farid dan paula mengambilkan makanan untuk suaminya.


Farid senyum-senyum sendiri, andai waktu cepat berlalu dia akan cepat menikahkan sekar dan membangun rumah tangga bersama nya.


Ketika makan malam telah selesai paula mengajak mereka ke ruang keluarga untuk membahas masalah farid dan sekar sambil nyemil ringan.

__ADS_1


Ketika membahas, farid dan sekar di buat bahagia karena paula dan mario menyetujui nya dan juga mereka akan menikah setelah kuliah mereka beres. Paling di adakan tunangan terlebih dahulu baru menikah.


Sekar bahagia karena dia bisa membalaskan cinta farid dan juga bisa membuat orang tua nya menerima sekar apa adanya, itu lah yang membuat sekar bahagia dan sangat beruntung memiliki farid beserta keluarga nya yang baik dan juga ramah.


__ADS_2