
"Ansell kapan ya ayah sama ibu pulang." ucap syakila sambil memasak.
"Iya kak dihubungi juga gk aktif terus, perasaan ansell jadi gk enak kak." ucap ansell.
"Bagaimana kalau sudah sarapan kita pergi ke desa?." tanya syakila.
"Iya kak ansell setuju." ucap ansell.
Syakila dan ansell pun segara menghabiskan sarapannya, karena mereka akan pergi ke desa dimana orang tua mereka sedang ada di sana.
Ketika semua sudah siap syakila dan ansell pun pergi ke desa menggunakan mobil ansell, selama di perjalanan syakila sibuk menelepon orang tua nya sedangkan ansell fokus menyetir. Sudah 2 jam di perjalanan akhirnya mereka sampai di sebuah desa dan berhenti di sebuah rumah yang sangat sederhana seperti rumah zaman dahulu.
"Ayo kak." ucap ansell.
"Ayo." ucap syakila.
"Tunggu...." ucap seorang wanita paruh baya.
__ADS_1
Syakila dan ansell pun menoleh ke belakang melihat asal suara itu.
"Ibu mira." ucap syakila sambil menyalami ibu mira.
Ansell pun menyalami ibu mira.
"Ayo kita masuk ada yang mau ibu bicarakan." ucap ibu mira.
Syakila dan ansell pun saling pandang melihat tingkah ibu mira. "Baik bu ayo." ucap syakila.
"Illa dan ansell ini untuk kalian baca lah surat ini." ucap ibu mira sambil menangis karna tidak kuat menahan air matanya.
Syakila pun binggung dengan tingkah ibu mira yang tiba-tiba menangis, akhirnya Syakila pun membuka surat itu dan membaca nya dengan keras agar ansell dan ibu mira bisa mendegar nya.
*Surat untuk putri dan putra yang kami sanyangi.
sayang maafkan ayah dan ibu jika ayah dan ibu banyak salah kepada kalian, mungkin ayah dan ibu terpaksa melakukan ini sebelum ayah dan ibu meninggalkan kalian berdua di jakarta ayah sudah menyiapkan semua kebutuhan syakila dan ansell selama kalian di negara nya masing-masing.
__ADS_1
ayah dan ibu sangat sayang kepada kalian sangat cinta pula tapi ayah ingin kalian bahagia dan sukses, ayah dan ibu tidak ingin melihat kalian kesusahan.
dan untuk syakila jaga lah ansell seperti kau menjaga diri mu sendiri, mungkin km sekarang hanya punya ansell dan sebaliknya ansell hanya punya km sebagai kakak kandung nya.
dan untuk ansell jaga lah kakak mu karena kakak mu adalah seorang wanita sama seperti mamah kalian seorang wanita
Ayah yakin km dan ansell akan datang ke desa untuk melihat kami jika kalian ingin melihat kami datang lah ke TPU di dekat desa ini sayang.
Selalu ceria, bahagia dan semoga sukses di masa depan kalian berdua. Ayah dan ibu sangat sayang kepada syakila dan ansell.
pamit.
anggga dan zara*.
Syakila pun membaca surat ini sudah tak tahan, tangis pun pecah bagaimana bisa mereka di tinggalkan di jakarta selama 2 minggu dan mendapatkan kabar buruk, kabar kematian orang tua mereka tak hanya syakila yang menangis ansell dan ibu mira pun menangis.
Akhirnya syakila dan ansell pergi ke TPU yang ada di dekat desa, tangis syakila pun semakin pecah dia masih tidak menyangka akan di tinggalkan oleh kedua orang tua nya. syakila berpikir dia hanya punya ansell dan sebaliknya ansell hanya punya syakila.
__ADS_1