System Advantages

System Advantages
Chapter 23 Cahaya Berwarna Biru?


__ADS_3

"Perkenalkan nama aku Yuwen San, siapa nama kamu?" ucap Yuwen San memperkenalkan diri nya lalu bertanya siapa nama wanita itu.


"A-hh, perkenalkan nama aku Fan Resya, salam kenal Yuwen San" jawab wanita itu memperkenalkan diri nya.


"Salam kenal juga Fan Resya" ucap Yuwen San.


"Kenapa kamu jadi bisa sampai tersesat di hutan iblis ini?" tanya Yuwen San pada Fan Resya.


"Sebenar nya tadi aku cuma hanya sedang berjalan-jalan di sekitar hutan iblis ini, kerna aku sedikit tertarik dengan hutan iblis yang ditakuti oleh semua orang yang kata nya di hutan ini terdapat banyak monster nya!"


"Terus, ketika aku sedang berjalan-jalan di sekitar hutan iblis ini, aku malah melihat ada sebuah cahaya berwarna biru di dalam hutan ini yang membuat aku tertarik"


"Kerena aku tertarik dengan cahaya berwarna biru itu, aku pun lalu berjalan masuk ke hutan ini mengikuti cahaya tersebut, berniat ingin menghampiri cahaya berwarna biru itu!"


"Tapi, ketika aku sudah berada di dekat cahaya berwarna biru itu, cahaya itu malah menghilang dan aku malah tidak ingat jalan keluar dari hutan iblis ini!"


Ucap Fan Resya menjelaskan panjang lebar kepada Yuwen San.


'Cahaya berwarna biru?' ucap Yuwen San dalam hati nya merasa kebingungan.


"Begitu yah" jawab Yuwen San.


"Kalau kamu Yuwen San?"


"Kenapa kamu jadi bisa berada di hutan iblis ini dan tahu jalan keluar dari hutan iblis ini?"


Ucap Fan Resya bertanya pada Yuwen San.


"Kalau aku sih, aku hanya sering berjalan-jalan ke hutan iblis ini untuk melatih diri ku dengan cara mengalahkan para monster yang ada di hutan iblis ini!"


"Jadi, aku hapal jalan keluar dari hutan iblis ini"


Ucap Yuwen San menjawab pertanyaan Fan Resya sedikit berbohong.


"Ternyata begitu" jawab Fan Resya.


"Tapi, apakah kamu tidak takut akan mati ketika melawan monster-monster yang ada di hutan iblis ini?" tanya Fan Resya.


"Kalau rasa takut sih ada, cuman sedikit!"


"Tapi, rasa takut itu juga merupakan sebuah tentangan antara hidup dan mati"

__ADS_1


Jawab Yuwen San.


"Iya juga sih!" ucap Jingyi.


Setelah berjalan sekitar 40 menit, tidak terasa akhirnya Yuwen San dan Fan Resya sudah keluar dari hutan iblis tersebut.


Ketika Yuwen San dan Fan Resya sudah keluar dari hutan iblis, Fan Resya pun berkata.


"Terima kasih Yuwen San sudah menunjukkan jalan keluar dari hutan iblis ini" ucap Fan Resya berterima kasih kepada Yuwen San.


"Sama-sama" jawab Yuwen San.


"Baiklah, aku kembali ke rumah ku dulu, semoga lain kali kita akan bertemu" ucap Fan Resya lalu melangkahkan kaki nya berjalan pergi meninggalkan Yuwen San sambil melambaikan tangan nya.


"Iya" jawab Yuwen San singkat.


'Sebenar nya seperti apa cahaya berwarna biru yang dimaksud Fan Resya tadi?' ucap Yuwen San dalam hati nya merasa penasaran dengan cahaya berwarna biru yang dikatakan Fan Resya tadi.


"Iya sudahlah, sekarang aku harus pulang dulu agar Yu Meiling tidak merasa khawatir" ucap Yuwen San sambil memikirkan Yu Meiling yang sedang berada di rumah.


Setelah berkata begitu, Yuwen San lalu melangkahkan kaki nya berjalan masuk ke dalam hutan iblis untuk kembali ke rumah nya.


Di tengah perjalanan nya, Yuwen San malah bertemu dengan sekelompok monster. Sekelompok monster tersebut bernama monster ebony, kira-kira sekelompok monster tersebut berjumlah sekitar 20 ebony. Monster ebony adalah monster yang berelemen kayu yang tinggi tubuh nya kira-kira hanya 1 meter saja.


'Wuah!'


'Seperti nya hari ini adalah hari keberuntungan ku,hari ini banyak sekali monster yang aku temui!'


Ucap Yuwen San dalam hati nya merasa bahagia.


"Kerna kalian sudah menemui aku, maka bersiaplah kalian untuk menemui ajal kalian!" ucap Yuwen San lalu melangkahkan kaki nya berjalan menuju sekelompok monster ebony tersebut.


Disaat Yuwen San sedang berjalan menuju sekelompok monster ebony itu, ia pun mengeluarkan kedua pedang nya dan berkata.


"Seperti monster yang aku temui kali ini lumayan kuat!"


"Jadi, aku akan melakukan percobaan kombinasi kedua pedang ku yang selanjutnya kepada para monster ini saja!"


Ucap Yuwen San sambil melangkahkan kaki nya berjalan menuju sekelompok monster ebony itu.


Ketika Yuwen San sudah berada di dekat sekelompok monster ebony itu, ia pun berkata.

__ADS_1


"Terimalah seranganku!" teriak Yuwen San sambil berlari menuju sekelompok monster ebony yang ada di depan nya.


Setelah berkata begitu, Yuwen San lalu melesetkan kedua pedang nya kearah sekelompok monster ebony itu. Tapi, ketika Yuwen San melesetkan kedua pedang nya kearah sekelompok monster ebony itu, ternyata sekelompok monster ebony itu bisa mengindari serangan nya dengan cepat.


Ketika Yuwen San melihat sekelompok monster ebony itu bisa menghindari serangan nya, ia pun berkata.


"Ternyata gerakan sekelompok monster ebony ini lumayan cepat juga yah!" gumam Yuwen San.


Setelah berkata begitu, Yuwen San lalu menggunakan skill shadow skill nya untuk menjadikan diri nya menjadi bayangan agar bisa mengelabuhi sekelompok monster itu.


'Shadow skill diaktifkan!' ucap Yuwen San dalam hati nya.


Setelah mengaktifkan skill shadow skill nya, Yuwen San pun lalu kembali menyerang sekelompok monster ebony itu dengan cara melesetkan kedua pedang nya dengan sangat cepat kearah sekelompok monster ebony tersebut. Tapi, dengan tubuh yang tidak terlihat dan hanya bayangan nya saja yang terlihat.


Kerna sekelompok monster ebony itu memiliki penglihatan yang kurang tajam, mereka pun jadi tidak bisa melihat bayangan Yuwen San dengan sangat jelas dan pada akhirnya sekelompok monster ebony itu pun tidak bisa menghindari serangan dari Yuwen San.


Ketika sekelompok monster ebony itu tidak bisa menghindari serangan dari Yuwen San, 10 monster ebony itu pun akhirnya mati.


Sistem pun berdering!


[ Selamat! Tuan mendapatkan poin exp sebanyak 25.000 kerna telah berhasil membunuh 10 ebony ]


Ucap sistem


Ketika para monster ebony yang tersisa melihat teman mereka mati begitu saja, mereka menjadi sangat marah lalu menyerang Yuwen San menggunakan elemen kayu milik mereka.


Pada saat Yuwen San melihat sekelompok monster ebony yang tersisa itu menyerang nya menggunakan elemen kayu milik mereka, ia pun langsung menghindar. Untung saja gerakan Yuwen San sangat cepat, jadi Yuwen San masih bisa mengindari serangan dari 10 monster ebony yang tersisa itu.


Setelah Yuwen San berhasil menghindari serangan dari sekelompok monster ebony yang tersisa itu, ia pun berkata.


"Terimalah serangan terakhir ku!" teriak Yuwen San lalu melesetkan kedua pedang nya kearah sekelompok monster ebony yang tersisa.


Yuwen San bergerak dengan sangat cepat sambil melesetkan kedua pedang nya kearah sekelompok monster ebony yang tersisa itu untuk membunuh sekelompok monster tersebut. Tapi, ketika Yuwen San bergerak dengan sangat cepat sambil melesetkan kedua pedang nya kearah sekelompok monster ebony yang tersisa itu, ternyata sekelompok monster ebony yang tersisa itu bisa mengindari serangan dari nya dengan cara membuat dinding pelindung dari kayu.


Bersambung!


----------------------------------------------------------------------------


Author: Terima kasih buat teman-teman yang sudah membaca novel karya aku, jika ada kesalahan mohon bimbingan dan saran/kritikan nya, tolong tulis saran/kritikan teman-teman di dalam kolom komentar🙏


Jangan lupa untuk teman-teman yang mau mendukung Author, bisa dengan cara klik favorit, like, comen, saran yang mendukung, vote dan rate nya 😇

__ADS_1


Terima kasih juga buat teman-teman yang udah mendukung Author dengan cara memberi like dan vote nya❤


Buat teman-teman yang udah memberi like tapi tidak memberi comen aku juga sangat berterima kasih walau aku tidak tau siapa kalian🙏❤


__ADS_2