
Pada saat cahaya yang menyilaukan itu muncul, para penonton semakin penasaran dengan siapa yang menang dan siapa yang akan kalah. Hingga akhirnya terdengar suara teriakan yang menggema di seluruh penjuru area lapangan pertandingan.
"AAHHH!!!"
Terdengar suara teriakan kesakitan dari Chou Ling yang menggema di seluruh penjuru area lapangan pertandingan.
Suara teriakan kesakitan dari Chou Ling tersebut membuat semua orang yang sedang menonton menjadi keheranan.
"Apa yang sedang terjadi?"
"Bukankah itu suara teriakan Chou Ling?!"
"Kenapa Chou Ling malah berteriak kesakitan?"
Ucap orang-orang yang sedang menonton acara pertandingan merasa keheranan sambil bertanya-tanya apa yang sebenarnya sedang terjadi.
Setelah beberapa saat, cahaya yang menyilaukan itu mulai meredup dan menampakkan dua sosok orang yang salah satu nya kehilangan tangan kanan nya.
Orang yang kehilangan tangan kanan nya tidak lain adalah Chou Ling yang tangan kanan nya telah diubah Yuwen San menjadi debu yang berterbangan hanya dalam sekejap dengan menggunakan skill spit fire milik nya.
Orang-orang yang sedang menonton acara pertandingan tersebut menjadi terpana dan tercengang sekaligus merasa terkejut dan tak percaya dengan apa yang mereka lihat.
Hong Ling yang dari tadi diliputi rasa cemas, khawatir, dan takut, sekarang malah tak menyangka anak nya akan kehilangan tangan kanan nya. Apa yang terjadi dihadapan nya benar-benar membuat dia tidak bisa percaya dengan apa yang dia lihat.
"Ini tidak mungkin?!" ucap Hong Ling merasa tak percaya dengan apa yang dia lihat.
Begitu juga dengan para penonton yang melihat kejadian tersebut, mereka juga ikut tercengang dan terkejut serta merasa tak percaya dengan apa yang mereka lihat.
"Apa?!"
"Chou Ling kehilangan kehilangan tangan kanan nya?!"
"Bagaimana mungkin?!"
Ucap para penonton yang sedang menonton acara pertandingan merasa tercengang dan terkejut.
Sedangkan di dalam area pertandingan, Chou Ling hanya terus berteriak kesakitan seperti memilih lebih baik mati dari pada hidup dan Yuwen San hanya berdiri tegak diam dan tak bergerak sedikitpun dari tempat nya sambil memandang Chou Ling yang sedang berteriak kesakitan.
Pada saat Yuwen San memandang Chou Ling, ia pun berkata.
'Skill spit fire dinonaktifkan!' ucap Yuwen San dalam hati.
Setelah Yuwen San menonaktifkan skill spit fire nya, ia pun berkata.
"Terima saja kekalahanmu!" ucap Yuwen San sambil memandang Chou Ling yang sedang berteriak kesakitan.
"Tidak!"
"Aku belum kalah, kamu yang harus mati Yuwen San!"
Ucap Chou Ling berteriak histeris.
"Baiklah kalau memang itu keinginanmu" ucap Yuwen San memandang rendah Chou Ling.
Setelah berkata begitu, Yuwen San lalu mengaktifkan skill spit fire nya lagi.
'Skill spit fire diaktifkan!' ucap Yuwen San dalam hati nya.
Sewaktu itu juga muncul lagi sebuah api yang lebih kecil dari pada sebelum nya di telapak tangan Yuwen San. Setelah api itu muncul, Yuwen San lalu langsung mengarahkan api yang di telapak tangan nya itu kearah Chou Ling.
Pada saat Yuwen San mengarahkan mengarahkan telapak tangan nya yang dialiri skill spit fire nya ke arah Chou Ling, terdengar suara teriakan kesakitan histeris dari Chou Ling menggema di seluruh penjuru area pertandingan.
"AAKHHH!!!"
"SAKIT!!!!"
"AYAH... TOLONG!!!"
Ucap Chou Ling berteriak kesakitan, yang suara nya menggema di seluruh penjuru area lapangan pertandingan.
Ketika Chou Ling berteriak histeris kesakitan, seketika itu juga tubuh nya perlahan-lahan mulai terbakar. Chou Ling seperti dibakar hidup-hidup oleh Yuwen San.
Yuwen San mengeluarkan skill spit fire nya lebih kecil dari sebelum nya kerena ia ingin memperlambat proses terbakarnya Chou Ling menjadi debu. Sebab Yuwen San ingin agar orang-orang menyaksikan dan mendengarkan suara teriakan histeris kesakitan dari Chou Ling.
Ketika Hong Ling, ayah nya Chou Ling mendengar suara teriakan histeris kesakitan dari Chou Ling, spontan ia terkejut. Hong Ling tak menyangka, sakali lagi ia mendengar suara teriakan histeris kesakitan dari anak nya setelah menerima serangan dari skill yang dimiliki Yuwen San.
Pada saat Hong Ling melihat tubuh anak nya perlahan-lahan mulai terbakar, ia pun berkata.
"Apa?!"
"Tubuh anakku perlahan-lahan terbakar?!"
"Ini tidak mungkin!"
Ucap Hong Ling ketika ia melihat tubuh anak nya yang perlahan-lahan terbakar.
Begitu juga dengan orang-orang yang melihat kejadian tersebut, sekali lagi mereka tercengang dan terkejut serta merasa tak percaya dengan apa yang mereka lihat.
__ADS_1
"Tubuh Chou Ling terbakar?!"
"Bagaimana mungkin Yuwen San bisa membakar tubuh Chou Ling?"
Ucap orang-orang yang sedang menonton acara pertandingan sekali lagi merasa tercengang dan terkejut.
Pada saat Yuwen San merasa sudah muak mendengar teriakan kesakitan histeris dari Chou Ling, ia pun lalu mengeluarkan skill spit fire nya yang lebih besar dari sebelum nya.
'Skill spit fire ditambahkan!' ucap Yuwen San dalam hati nya.
Seketika itu juga muncul lagi sebuah api di telapak tangan Yuwen San yang lebih besar dari pada sebelum nya. Setelah api itu muncul, Yuwen San lalu langsung mengarahkan api yang di telapak tangan nya itu kearah Chou Ling.
Pada saat Yuwen San mengarahkan mengarahkan telapak tangan nya yang dialiri skill spit fire nya ke arah Chou Ling, terdengar lagi suara teriakan kesakitan histeris dari Chou Ling yang terakhir kali nya menggema di seluruh penjuru area pertandingan.
"AKHH!!!!"
"TIDAK!!!"
"AYAHH!!!"
Ucap Chou Ling berteriak kesakitan, yang suara nya menggema di seluruh penjuru area lapangan pertarungan.
Setelah Chou Ling berteriak histeris kesakitan yang terakhir kali nya, tubuh Chou Ling pun lalu menghilang dan digantikan dengan debu yang berterbangan akibat dari hembusan angin.
Sistem pun berdering!
[ Selamat! Tuan mendapatkan poin exp sebanyak 1.500 poin dan poin tukar sebanyak 100 poin kerna telah berhasil membunuh 1 orang kultivator tingkat Pembersihan Tubuh level 2 ]
Ucap sistem.
Setelah mendengar pemberitahuan sistem, Yuwen San pun berkata.
'1.500 poin exp?!'
'Sedikit sekali!'
Ucap Yuwen San dalam hati nya merasa kecewa dengan apa yang ia dapatkan.
Bagaimana mungkin Yuwen San tidak merasa kecewa? 1.500 poin exp itu sudah tidak ada artinya lagi untuk tingkat kultivasi Yuwen San yang sekarang.
Pada saat orang-orang yang sedang menonton acara pertandingan melihat tubuh Chou Ling menghilang dan digantikan dengan debu yang berterbangan, spontan mereka terkejut. Hal yang terjadi di hadapan mereka itu membuat logika mereka berhenti sejenak.
"Tubuh Chou Ling digantikan dengan debu?!"
"Apakah ini nyata?"
Ucap orang-orang yang sedang menonton acara pertandingan sekali lagi merasa tercengang dan terkejut hingga membuat logika mereka berhenti sejenak.
Para penonton yang awal nya mengira Yuwen San yang akan mati, sekarang menjadi sangat terkejut kerna bukan Yuwen San yang mati, melainkan Chou Ling yang mati.
Pada saat ayah nya Chou Ling melihat Chou Ling berubah menjadi debu yang berterbangan, ia membelalakkan mata nya marasa tak percaya dengan apa yang ia lihat. Di dalam hati nya sekarang hanya dipenuhi rasa amarah dan rasa benci yang membara terhadap Yuwen San seperti gunung berapi yang ingin meletus mengeluarkan lava nya.
"Akan kubunuh kau Yuwen San!" teriak Hong Ling yang suara menggema di seluruh penjuru area pertandingan sambil berjalan menuju Yuwen San.
Sedangkan ayah nya Yuwen San, dia hanya diam dan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya. Kerena Yuhanran tidak bisa mengeluarkan kata-kata nya lagi sebab ia selalu dikagetkan dengan kekuatan yang dimiliki oleh anak nya.
Begitu juga dengan selir Xue, selir Qiaran, Yufeng Li, dan Yukuanro, pemikiran mereka sama seperti pemikiran Yuhanran.
Sedangkan Yu Meiling, dia hanya diam dan tak mengeluarkan kata sepatah kata pun dari awal, kerena yang lebih tau diantara yang lain tentang kekuatan yang dimiliki Yuwen San hanyalah Yu Meiling.
Sesampainya ayah Chou Ling, yaitu Hong Ling di depan Yuwen, ia pun berkata.
"Berani nya Yuwen San kau membunuh anakku!" ucap Hong Ling berteriak pada Yuwen San.
"Kalau saja kekuatanku tidak sekuat Chou Ling, apakah sekarang aku masih hidup?" sahut Yuwen San.
"Apa maksudmu?" tanya Hong Ling pada Yuwen San.
"Kamu sudah pasti tau jelas apa yang aku maksud" jawab Yuwen San.
"Baiklah kalau bagitu, kerna sekarang aku yang lebih kuat dari kamu, berarti sekarang aku yang akan membunuhmu!" ucap Hong Ling yang hati nya dipenuhi rasa amarah dan rasa benci terhadap Yuwen San.
Setelah berkata begitu, Hong Ling lalu mengeluarkan pedang nya.
Pada saat Yuwen San melihat Hong Ling mengeluarkan pedang nya, ia pun berkata.
'Skill god eye diaktifkan!' ucap Yuwen San dalam hati nya.
Status!
Nama: Hong Ling
Level: 34/ Kelahiran level 4
Ras : Human
Age : 68 tahun
__ADS_1
Mp: 34.000
Hp: 17.000
Skill : Death kick Lv 24, Three slap fist Lv 22, Super speed Lv 26, Nimble movements Lv 25
Sihir : Destructive magic Lv 1
Senjata: Bintang 5/Pedang Deadly sword
Status: Kepada keluarga dari keluarga Ling
Kondisi: Sehat
Pekerjaan: Menjabat sebagai kepada keluarga dari keluarga Ling
Setelah Yuwen San melihat status perkembangan Hong Ling, ia pun berkata.
'Skill god eye dinonaktifkan!' ucap Yuwen San dalam hati nya.
Setelah Yuwen San menonaktifkan skill god eye nya, ia pun berkata.
'Ternyata dia adalah lawan yang sangat kuat untuk tingkat kultivasiku yang sekarang!' ucap Yuwen San dalam hati nya sambil memperhatikan Hong Ling.
Memang benar Hong Ling adalah lawan yang sangat kuat untuk tingkat kultivasi Yuwen San yang sekarang. Apalagi dari segi kekuatan dan skill yang dimiliki oleh Hong Ling, itu sudah sangat jauh lebih kuat dari pada kekuatan dan skill yang dimiliki Yuwen San.
Akankah Yuwen San kali ini bisa menang melawan Hong Ling?
Setelah Hong Ling mengeluarkan pedang nya, dia lalu berlari kearah Yuwen San dengan menggunakan skill super speed nya untuk membuat kecepatan nya bertambah.
Pada saat Yuwen San melihat Hong Ling berlari kearah nya dengan sangat cepat sambil membawa pedang deadly sword bintang 5 yang ia miliki, ia pun lalu juga ikut mengeluarkan pedang double edged sword bintang 5 yang ia miliki.
Ketika Yuwen San mengeluarkan pedang double edged sword bintang 5 yang ia miliki, orang-orang yang ada di lapangan pertandingan jadi membelalakkan mata mereka seakan mata mereka ingin keluar merasa sangat tak percaya dengan apa yang mereka lihat kali ini.
Yuwen San yang awal nya adalah orang yang cacat serta tidak bisa berkultivasi sekarang sudah bisa berkultivasi dan berada di tingkat Pembersihan Tubuh level 2 serta memiliki kekuatan dan skill yang luar biasa saja, sudah membuat orang-orang yang melihat hal tersebut mengentikan logika mereka berpikir sejenak tentang bagaimana caranya Yuwen San bisa mendapat semua itu.
Ditambah lagi sekarang mereka malah melihat dan menyaksikan langsung Yuwen San mengeluarkan pedang double edged sword bintang 5 yang ia miliki, yang seharusnya hanya bisa dimiliki oleh keluarga bangsawan saja.
Bagaimanakah lagi cara orang-orang yang melihat hal tersebut mencerna apa yang mereka lihat?
"Pedang bintang 5?!"
"Bukankah pedang bintang 5 hanya dimiliki oleh keluarga bangsawan saja?"
"Tapi, kenapa Yuwen San yang hanya berasal dari keluarga biasa saja bisa mendapat pedang bintang 5 itu?"
Ucap orang-orang yang sedang menonton acara pertandingan merasa sangat bingung bagaimana caranya Yuwen San bisa mendapat pedang bintang 5 itu.
Begitu juga dengan Hong Ling, pemikiran dia sama seperti pemikiran para penonton.
ketika Hong Ling sudah berada di depan Yuwen San, Hong Ling langsung mengayunkan pedang nya ke arah Yuwen San dengan menggunakan skill nimble movements miliki nya untuk membuat gerakan nya menjadi lebih lincah.
Pada saat Yuwen San melihat Hong Ling mengayunkan pedang nya kearah nya, ia pun langsung menghindar dan mengaktifkan skill god at hiding dan skill very fast milik nya untuk membuat dia bisa bersembunyi dan bergerak sangat cepat.
'Skill god at hiding diaktifkan!'
'Skill very fast diaktifkan!'
Ucap Yuwen San dalam hati nya.
Ketika Hong Ling tepat berada di depan Yuwen San ingin melesetkan pedang nya ke tangan kanan Yuwen San, Yuwen San malah menghilang dari harapan nya bergerak dengan cepat untuk menghindari serangan dari nya. Pada saat itu juga Hong Ling berkata.
'Ternyata anak ini bisa bergerak dengan cepat juga yah' ucap Hong Ling dalam hati nya.
Pada saat Yuwen San menghindari serangan dari Hong Ling, Yuwen San bergerak dengan cepat menuju ke belakang Hong Ling untuk membunuh Hong Ling menggunakan pedang double edged sword yang dialiri skill spit fire nya sama seperti ketika Yuwen San membunuh para monster waktu dia berada di hutan iblis.
'Skill spit fire diaktifkan!' ucap Yuwen San dalam hati nya.
Ketika Yuwen San sudah berada di belakang Hong Ling bersiap ingin menyerang Hong Ling, spontan Hong Ling terkejut.
'Apa?!'
'Anak ini sudah berada di belakangku?!'
Ucap Hong Ling dalam hati nya merasa terkejut pada saat Yuwen San tiba-tiba sudah berada di belakang nya.
Bersambung!
----------------------------------------------------------------------------
Author: Terima kasih buat teman-teman yang sudah membaca novel karya aku, jika ada kesalahan mohon bimbingan dan saran/kritikan nya, tolong tulis saran/kritikan teman-teman di dalam kolom komentar🙏
Jangan lupa untuk teman-teman yang mau mendukung Author, bisa dengan cara klik favorit, like, comen, saran yang mendukung, vote dan rate nya 😇
Terima kasih juga buat teman-teman yang udah mendukung Author dengan cara memberi like dan vote nya❤
Buat teman-teman yang udah memberi like tapi tidak memberi comen aku juga sangat berterima kasih walau aku tidak tau siapa kalian🙏❤
__ADS_1