System Cultivator Modern

System Cultivator Modern
Emma


__ADS_3

pagi hari disekolah


" wahhhh.....bukanya itu mobil edisi terbatas ya " ucap salah satu murid dengan takjub.


" he' emmm....ini memang mobil yang kamu maksud " jawab murid lain.


" pasti yang punya mobil ini orangnya sangat kaya " ucap murid lain .


" kira kira siapa pemilik mobil ini".


suara para murid yang takjub terus terdengar seperti tak akan berhenti.


" ahhh...akhirnya aku kembali sekolah " ucap Toya keluar dari mobil dengan meregangkan badanya,ia belum menyadari bahwa dirinya sedang di perhatikan oleh murid murid sekolahnya.


setelah meregangkan badan nya ia memejamkan matanya dan mengambil nafas dalam dalam untuk mengingat suasana di sekolahnya.


" ehhh......ada apa ini " ucap Toya terkejut setelah ia membuka matanya,ia melihat semua murid sedang menatap dirinya dengan mata berbintang bintang.


" anoo...etooo. siapa ..kamu " ucap Emma bertanya,ia adalalah sahabat Toya sekaligus bunga sekolah


" ehh....Emma apa kamu tidak mengenal ku" ucap Toya bertanya kepada Emma dengan tatapan bingung sambil menunjuk dirinya sendiri.


" mmmmm" gumam Emma yang mencoba mengingat siapa sosok didepannya ini.dengan tangan memegang dagu ia berpikir dengan keras.


" maaf...aku benar benar tidak tau siapa kamu " ucap Emma setelah berpikir dengan senyum canggung di wajahnya.


" Emma beneran kamu tidak tau siapa aku " ucap Toya memastikan jawaban Emma.


" ehemm" balas Emma dengan anggukan.

__ADS_1


" ini aku Toya " ucap Toya dengan wajah yang masih kebingungan.


" ehhhhhhh....KA..kamu Toya,mitsuzuki Toya yang ceroboh itu " ucap Emma yang terkejut setelah mengetahui siapa yang berdiri didepannya.


bibir Toya berkedut setelah mendengar ucapan Emma sahabatnya yang mengatakan bahwa dirinya itu ceroboh,akan tetapi ia tidak marah karena ia juga mengakui bahwa dirinya sedikit ceroboh


" emmm" jawab Toya


Emma langsung berlari dan memeluk Toya seketika.ia menangis di pelukan Toya,Emma memang dari dulu sudah menyukai Toya,akan tetapi ia tidak berani mengungkapkan perasaannya itu.


" anooo Emma kenapa kamu menangis " ucap Toya panik ketika ia mengetHu bahwa Emma menangis.


" bodoh...Toya bodohh... kemana saja kamu selama ini " ucap Emma yang masi menangis di pelukan Toya.


" anoo bisa lepaskan pelukanmu , akunmalu dilihatin banyak orang " ucap Toya dengan senyum canggung


Emma tidak melepaskan Toya malah ia memeluk Toya lebih erat.toya hanya bisa pasrah ia hanya bisa menunggu Emma untuk melepaskan pelukannya itu.


" kamu harus memberiku penjelasan bakaa"


ucap Emma dengan wajah cemberut.


Toya yang melihat Emma hanya bisa mengiyakan,lalu ia mengajak Emma ke kelas,ia mengatakan akan menjelaskan setelah pulang sekolah.


-


'


'

__ADS_1


'


pulang sekolah


' kringgg '. bel sekolah berbunyi.para murid segera bersiap siap untuk pulang.


tampak Toya dan Emma yang berjalan beriringan,ia menjelaskan apa yang telah ia alami selama ini sehingga membuat ia tidak masuk sekolah.


" maaff kan aku Toya , aku tidak membantu mu saat itu " ucap Emma menunduk sedih.


" tidak apa lagian memang diriku tidak memberi tahukan apa yang aku alami ke kamu " ucap Toya menenangkan Emma. Toya yang masih melihat wajah sedih Emma dengan air mata bingung untuk membuatnya agar tidak bersih lagi.


"anoo. Emma ayo main ke rumahku " ucap Toya mencoba memecahkan suasana sedih itu.


Emma yang mendengar itu mulai tampak tersenyum walau masih ada air mata yang membasahi pipinya.ia hanya mengangguk saja untu menjawab ajakan Toya.


Toya yang melihat perubahan pada Emma tersenyum dan ia menyeka air mata Emma dengan ibu jarinya.emma yang kaget langsung mundur satu langkah


" ehh Emma kamu tidak apa apakan " tanya Toya yang melihat Emma mundur.


" a..aku tidak apa apa " jawab Emma gugup dengan wajah yang memerah.


" baiklah ayo pulang sekarang ". ucap Toya yang membukakan pintu mobil untuk Emma.


Emma yang melihat Toya membukakan pintu mobil untuknya,semakin memerah wajahnya ia segera masuk ke mobil Toya dengan tatapan muka menunduk untuk menutupi wajahnya.


diperjalanan pulang hanya ada suasana canggung saja baik Toya maupun Emma terdiam ,mereka tidak memiliki ide untuk mengisi kecanggungan saat ini.


sesampai didepan villa,mobil yang ditumpangi Toya dan Emma berhenti.

__ADS_1


" anoo Toya inii....


__ADS_2