
" iss. ayahhh.. ayo bangun, ayah lupa ya" ucap seorang gadis kecil membangunkan ayahnya
" hemmm...., apa sih sayang " jawab ayah gadis itu
"ayah gak lupa kan " ucap gadis itu menatap tajam ayahnya.
" a...aayah gak lupa kok sayang cumann...gak inget saja " jawab ayah gadis itu dengan gugup ketika melihat reaksi anaknya itu.
" isshh...itu sama saja lupa ayahhhh" ucap gadis itu memarahi ayahnya.
" sekarang ayah buruan mandi sebentar lagi kak Emma mau ke kesini " jelas gadis itu yang bernama Ellie yang tidak lain adalah adik dari Emma,
' ishh...gak ibuk gak anak semuanya galak ' gerutu ayah Emma yang bernama Johan sambil berjalan menuju kamar mandi setelah ia mengingat bahwa Emma akan pulang kerumah.
Ellie yang melihat ayahnya memasuki kamar mandi langsung keluar kamar ia menuju ke dapur untu membantu ibunya memasak masakan kesukaan kakaknya.
" ibuu...katanya kak Emma, nanti kak Emma pulang berniat mau ngenalin calon suaminya " ucap Ellie yang diberitahu Emma lewat telpon tadi pagi.
" ehhh....Emma udah menemukan calon suaminya kok ibu gak dikasih tau sih " sewot ibu Emma yang bernama margaret.
" kan nanti kak Emma baru kesini buat jelasin ,gimana sih ibu " ucap Ellie menanggapi ibunya yang sewot.
" iya...juga ya ,kenapa ibu kok gak kepikiran" ucap Margaret mengakui kesalahannya.
" paling ibu kaget aja atau ibu belum rela kalau kak Emma mau diambil dari ibu " ucap Ellie
" gak, ibu rela kok asal kakak kamu bahagia ibu rela kok,dan kamu kok udah paham sih masalah beginian " ucap Margaret membantah argument Ellie,ia bingung kenapa Ellie yang baru berumur 10 tahun kok pemikirannya sudah dewasa,jika anak seumurannya sibuk dengan permainannya,ini anaknya malah sibuk ngurusin kehidupan orang lain.
"Yau dah bantuin ibu nyiapin makanan ini,taroh di meja ibu mau membersihkan diri dulu" lanjut Margaret .
" iya iya... mending ibu cepetan bersihin diri gih ibu bau " ucap Ellie
" ishh. mulutmu itu ya pedes banget tiru siapa sih " ucap Margaret kesal mendengar ocehan Ellie .
" ya niruh ibunya lah biru siapa lagi " jawab Ellie gak mau kalah
__ADS_1
"ishhh dasar anak gak tau diri '" balas Margaret berjalan ke arah kamarnya sambil mencibir anaknya.
" gitu ngomongin anak nya mulut pedes gak nyadar mulutnya sendiri juga pedes " cibir Ellie ketika ibunya pergi ke kamarnya sambil mencibir dirinya.
" dah lah mending aku cepet cepet bawa makanan ini ke meja makan " ucap Ellie mulai membawa makanan ke meja makan.
" ahhh...aku tidak sabar pengen liat calon kakak ipar ku " lanjutnya ketika sedang menata makanan di meja makan.
-
-
-
" akhirnya sampai juga " ucap Toya lega.
" kenapa kamu senyum senyum sendiri " ucap Emma.
" ihhh. emang gak boleh " balas Toya
" mulut mulut ku kenapa gak boleh senyum " balas Toya
" udah udah kok malah jadi adu mulut sih jadi gak nemuin orang tua Emma " ucap meiyin menengahi adu mulut antara Toya dan Emma.
" jadilah yang gak sayang " ucap Toya tersenyum romantis sambil mengandeng tangan Emma dan meiyin.
Emma dan meiyin yang melihat sifat Toya yang langsung berubah menggelengkan kepalanya dan mengikuti Toya berjalan menuju rumah Emma.
" aku pulang " ucap Emma masuk ke dalam rumah diikuti oleh Toya dan meiyin.
Ellie yang mendengar suara Emma langsung bergegas menemui kakaknya itu.
" kakak akhirnya kamu pulang sudah lama kakak tidak pulang terakhir liburan musim panas " ucap Ellie memeluk emma.memang Emma jarang pulang kerumah karena para siswi di sekolahnya di haruskan untuk tinggal di asrama agar mudah dipantau alasannya.
"ya ya kakak kan di asrama jadi ya gak bisa pulang kerumah terus " ucap Emma menjawab adiknya dalam pelukannya sambil mengelus kepala adiknya itu.
__ADS_1
" sebentar kak apa ini calon kakak ipar Ellie yang akan kakak kenalkan ke kita " tanya Elli melirik kearah Toya sambil berbisik ke telinga Emma
" i...iya ini calon kakak ipar mu " jawab Emma gugup karena pertanyaan adiknya yang tiba tiba.
" halo calon kakak ipar *" ucap Elli menyapa Toya.sambil melambaikan tangannya.
" halo gadis imut.." jawab Toya sambil mengelus kepala Ellie.
Ellie yang menerima kelakuan Toya pipinya memerah.
" tu..tunggu sebentar kak a..aku mau manggil ibu sama ayah dulu " ucap Elli berlari ke kamar orang tuanya dengan muka gugup.
Toya ,Emma dan meiyin yang melihat kelakuan Ellie hanya menggelengkan kepalanya saja
" ishh kamu nih gadis kecil pun kamu goda" ucap Emma mencubit perut Toya
" Awww. sakit sayang ,siap yang goda adik mu aku cuman mengatakan kenyataanya saja ya kan meiyin " ucap Toya membela dirinya.
" udah udah jangan di perpanjang " ucap meiyin menengahi mereka berdua. sifat meiyin terlihat lebih dewasa diantara mereka bertiga.
--
-
" ayah ibu cepetan kak Emma sudah datang " ucap Ellie memanggil ayah dan ibunya dari kamar.
" bentar sayang " balas margaret membukakan pintu kamarnya
" lama amat sih,dandannya udah tua masih aja lama dandanya " sindir Ellie kepada ibunya
" itu mulut kagak ada filternya apa " ucap margart yang gak terima di bilang tua.
" udah udah kok malah jadi bertengkar sih " ucap Johan yang baru keluar dari kamar.
" cihhh. sok Sokan bijak " ucap Ellie dan Margaret bersamaan ,berjalan keruang tamu untuk menemui kakaknya.
__ADS_1
" apa salah ku "